Unboxing Infinix GT 50 Pro, Saat Ponsel Gaming Ini Pamer Pendingin Cair dan Trigger Bahu

Author: Qoo Media

Infinix GT 50 Pro langsung mencuri perhatian lewat konsep unboxing yang menonjolkan identitas ponsel gaming premium. Perangkat ini hadir dengan fokus kuat pada performa, sistem pendingin, dan aksesori magnetik yang menjadi pembeda utama dari kebanyakan ponsel di kelasnya.

Dari paket penjualannya, Infinix menyertakan perlengkapan yang tergolong lengkap untuk pemakaian awal. Di dalam boks terdapat charger 45W, kabel USB, serta casing dengan cincin magnet di bagian belakang.

Cincin magnet tersebut bukan sekadar elemen desain tambahan. Komponen itu disiapkan untuk mendukung penggunaan aksesori MagCharge Cooler 2.0 yang diperkenalkan bersama GT 50 Pro.

Isi boks dan aksesori pendukung

Saat unboxing, perhatian tidak hanya tertuju pada ponselnya, tetapi juga pada ekosistem yang dibawa. Kehadiran casing dengan magnet menunjukkan bahwa Infinix sudah menyiapkan pengalaman penggunaan yang terhubung dengan aksesori tambahan sejak awal.

MagCharge Cooler 2.0 dipasang secara magnetik ke bagian belakang ponsel. Aksesori ini disebut mampu memberikan pengisian daya nirkabel 15W sekaligus pendinginan termolektrik atau TEC sebesar 12W.

Infinix menyebut kombinasi fungsi tersebut sebagai yang pertama di industri. Selain itu, tersedia pula opsi wireless bypass charging yang menyalurkan daya langsung ke motherboard saat bermain gim.

Fitur bypass charging ini penting untuk perangkat gaming. Skema tersebut dapat membantu mengurangi beban panas pada baterai ketika ponsel digunakan untuk sesi permainan yang panjang.

Varian, warna, dan harga

Infinix GT 50 Pro tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu Black Abyss, Red Blaze, dan Silver Glacier. Untuk konfigurasi memori, ponsel ini ditawarkan dalam varian 12/256GB dan 12/512GB.

Harga awalnya dipatok dari IDR 6,499,000. Informasi dari artikel referensi juga menyebut penjualan dimulai besok setelah pengumuman perangkat dilakukan.

Varian warna Red Blaze menjadi salah satu yang paling mudah menarik perhatian saat perangkat dibuka dari boks. Tampilan ini dipadukan dengan desain serba datar yang memberi kesan modern dan lebih tegas.

Spesifikasi inti yang dibawa

Dari sisi performa, GT 50 Pro menggunakan chipset Dimensity 8400. Infinix membekalinya dengan prosesor all-big core untuk mendukung kebutuhan komputasi yang lebih agresif, terutama pada skenario gaming.

Ponsel ini dipadukan dengan RAM 12GB LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1. Kombinasi tersebut menempatkan GT 50 Pro pada kelas perangkat yang menonjolkan kecepatan baca tulis data serta respons sistem.

Untuk layar, Infinix memakai panel AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate 144Hz. Tingkat kecerahannya disebut dapat mencapai 4.500 nits, sehingga menjadi salah satu angka yang menonjol pada lembar spesifikasinya.

Kapasitas baterai disebut tersedia dalam dua versi, yaitu 6.500mAh atau 6.150mAh. Dukungan pengisian dayanya meliputi 45W wired charging, 30W wireless charging, dan 10W reverse wired charging.

Berikut ringkasan spesifikasi utama yang terungkap dari unboxing:

  1. Chipset: Dimensity 8400
  2. RAM: 12GB LPDDR5X
  3. Penyimpanan: 256GB atau 512GB UFS 4.1
  4. Layar: 6,78 inci AMOLED, 144Hz
  5. Kecerahan puncak: hingga 4.500 nits
  6. Baterai: 6.500mAh atau 6.150mAh
  7. Pengisian daya: 45W kabel, 30W nirkabel, 10W reverse wired

Fokus pada pendinginan dan fitur gaming

Salah satu elemen paling unik yang terlihat saat perangkat ditinjau lebih dekat adalah sistem RGB dinamis di bagian belakang. Tata cahaya ini terintegrasi dengan sistem pendingin cair HydroFlow yang disebut mencakup area 6.437 mm².

Artikel referensi menekankan bahwa pendingin cair tersebut benar-benar aktif secara visual. Saat sakelar diaktifkan, cairan pendingin disebut dapat terlihat bergerak di bagian belakang ponsel.

Pendekatan ini membuat sistem pendingin tidak hanya bekerja di balik panel, tetapi juga menjadi bagian dari identitas visual perangkat. Meski efek visual mencolok, fungsi utamanya tetap ditujukan untuk membantu pengelolaan suhu di sekitar SoC.

Infinix juga menambahkan shoulder trigger untuk kebutuhan gaming. Tombol ini bukan tombol fisik konvensional, tetapi memanfaatkan haptic feedback agar tetap terasa seperti tombol tekan.

Shoulder trigger tersebut menawarkan 10 tingkat sensitivitas tekanan yang bisa diatur. Selain itu, ada 8 titik mapping yang dapat digunakan sesuai kebutuhan kontrol dalam gim.

Fungsinya tidak dibatasi hanya untuk bermain. Trigger ini juga bisa dipakai untuk membuka aplikasi dan mengatur level zoom pada aplikasi kamera.

Dari pengalaman unboxing, Infinix GT 50 Pro menonjol bukan hanya karena spesifikasi tinggi, tetapi juga karena cara perusahaan membangun ekosistem penggunaan sejak isi boks, aksesori magnetik, hingga sistem pendingin dan trigger yang diarahkan untuk kebutuhan gaming serta penggunaan harian.

Source: www.gsmarena.com
Terbaru