Huawei Pura X Max Melawan Tren, HP Lipat Wide Book Style Pertama yang Beda Sendiri

Author: Qoo Media

Huawei resmi memperkenalkan Pura X Max sebagai ponsel lipat bergaya buku dengan format layar lebar yang disebut sebagai first in the world untuk kategori wide book style. Perangkat ini hadir dengan desain yang berbeda dari kebanyakan foldable saat ini, karena Huawei memilih pendekatan rasio layar yang terasa lebih menyerupai lembaran kertas.

Langkah ini menempatkan Pura X Max sebagai salah satu model lipat paling unik di pasar, terutama di saat kebutuhan layar besar untuk produktivitas dan hiburan semakin meningkat. Huawei juga membekali perangkat ini dengan kombinasi spesifikasi tinggi, fitur AI, dan sistem kamera XMAGE untuk memperkuat posisinya di kelas premium.

Desain layar yang jadi pembeda

Huawei mengadopsi rasio aspek √2:1 pada layar luar dan layar dalam, sehingga pengalaman visual tetap konsisten saat perangkat dibuka maupun dilipat. Pendekatan ini menjadi ciri utama Pura X Max dan membedakannya dari ponsel lipat lain yang umumnya memakai bentuk memanjang.

Layar luar berukuran 5,4 inci dengan tingkat kecerahan puncak hingga 3.500 nits. Sementara itu, layar dalam menggunakan panel 7,7 inci dengan kecerahan hingga 3.000 nits.

Kedua panel sudah memakai teknologi LTPO dengan refresh rate adaptif 1–120Hz. Kombinasi ini membantu efisiensi daya sekaligus menjaga tampilan tetap mulus saat dipakai untuk navigasi, membaca, atau bermain gim.

Tampilan premium dan pilihan warna

Dari sisi desain, Huawei membawa konsep “Geometric Aesthetic” pada Pura X Max. Modul kameranya juga mendapat sentuhan bezel keramik untuk memberi kesan mewah dan berbeda dari ponsel lipat lain di kelasnya.

Huawei menyediakan lima pilihan warna, yakni Midnight Black, Zero White, Interstellar Blue, Olive Gold, dan Vibrant Orange. Opsi ini memberi ruang bagi pengguna yang menginginkan karakter desain lebih formal maupun yang ingin tampil lebih berani.

Kamera XMAGE dan fitur AI

Di sektor fotografi, Pura X Max mengandalkan sistem kamera XMAGE. Susunannya terdiri dari kamera utama 50 MP, lensa periskop telefoto 50 MP, lensa ultra-wide 12,5 MP, serta sensor warna generasi kedua.

Huawei juga menempatkan kecerdasan buatan sebagai salah satu nilai jual utama perangkat ini. Pura X Max berjalan dengan HarmonyOS 6.1 dan membawa pembaruan Xiaoyi Smart Brain yang terintegrasi dengan aplikasi seperti Baidu Maps, Didi, dan DingTalk.

Fitur berbasis AI lain yang disiapkan mencakup AI Note-taking, alat penyuntingan foto pintar, dan Time Machine. Kehadiran fitur-fitur ini menunjukkan bahwa Huawei menargetkan perangkat ini bukan hanya sebagai ponsel lipat, tetapi juga alat kerja dan produktivitas.

Chipset, engsel, dan dukungan stylus

Untuk performa, Huawei membekali Pura X Max dengan chipset Kirin 9030 Pro. Salah satu kemampuan yang disorot adalah dukungan real-time ray tracing untuk menghadirkan pengalaman grafis yang lebih realistis.

Huawei juga memperbarui sistem lipat lewat Basalt Waterdrop Hinge. Teknologi ini diklaim meningkatkan ketersediaan ruang layar sebesar 16 persen dan menaikkan ketahanan benturan hingga 33 persen.

Layar internalnya turut dilindungi struktur berlapis, termasuk kaca UTG atau Ultra-Thin Glass. Selain itu, Huawei memperkenalkan M-Pen 3 Mini yang mendukung air gestures, memiliki mikrofon terintegrasi, dan tombol pintas menuju asisten Xiaoyi.

Harga Huawei Pura X Max

Huawei Pura X Max tersedia dalam dua kategori varian. Berikut rincian harganya:

  1. Edisi Standar RAM 12GB, penyimpanan 256GB: 10.999 Yuan
  2. Edisi Standar RAM 12GB, penyimpanan 512GB: 11.999 Yuan
  3. Collector’s Edition RAM 16GB, penyimpanan 512GB: 12.999 Yuan
  4. Collector’s Edition RAM 16GB, penyimpanan 1TB: 13.999 Yuan

Struktur harga ini menegaskan bahwa Pura X Max diposisikan sebagai perangkat premium dengan fokus pada desain inovatif, layar besar, dan fitur kelas atas. Dengan pendekatan wide book style, Huawei menghadirkan alternatif baru di pasar foldable yang selama ini didominasi bentuk lipat konvensional.

Source: www.liputan6.com
Terbaru