Bocoran harga iPhone Fold kembali menarik perhatian karena perangkat lipat pertama Apple itu disebut akan masuk kelas ultra-premium. Informasi yang beredar menyebut harga awalnya berpotensi menembus USD 2.000, atau sekitar Rp. 34,4 jutaan, sehingga posisinya jauh di atas lini iPhone Pro saat ini.
Jika rumor tersebut tepat, iPhone Fold bisa menjadi salah satu produk paling mahal di ekosistem iPhone. Bocoran yang muncul juga menunjukkan bahwa Apple tidak hanya menyiapkan harga tinggi, tetapi juga membawa sejumlah spesifikasi yang diarahkan untuk segmen flagship terbaik.
Harga bocoran dan varian penyimpanan
Sumber yang dikutip MacRumors menyebut iPhone Fold akan hadir dalam tiga pilihan kapasitas penyimpanan. Varian yang beredar meliputi 256B, 512GB, dan 1TB, meski penulisan kapasitas 256B tampak mengikuti sumber asli yang menyebut demikian.
Perkiraan harganya adalah sebagai berikut.
- iPhone Fold ROM 256B: USD 2.320 atau sekitar Rp. 39,9 jutaan.
- iPhone Fold ROM 512GB: USD 2.610 atau sekitar Rp. 44,9 jutaan.
- iPhone Fold ROM 1TB: USD 2.900 atau sekitar Rp. 49,9 jutaan.
Bocoran ini membuat harga iPhone Fold terlihat melampaui banyak smartphone flagship lain di pasaran. Bahkan, pada varian tertinggi, nilainya disebut bisa mendekati Rp. 50 jutaan.
Desain lipat ala buku dengan layar ganda
Rumor yang beredar menyatakan iPhone Fold akan memakai desain lipat seperti buku dengan rasio aspek 4:3. Apple disebut menyiapkan layar luar OLED 5,5 inci dan layar dalam 7,8 inci untuk mendukung pengalaman penggunaan yang lebih luas saat perangkat dibuka.
Ketebalan perangkat juga menjadi salah satu sorotan utama karena diperkirakan hanya 4,5 mm ketika dilipat. Angka itu menunjukkan bahwa Apple kemungkinan mengejar bodi yang tipis agar tetap nyaman dibawa, meski formatnya lebih kompleks dibanding iPhone biasa.
Chip A20 dan dukungan RAM 12GB
Di sektor performa, iPhone Fold dirumorkan menggunakan chipset A20 yang dibangun dengan proses 2nm TSMC. Bocoran tersebut menyebut prosesor itu dapat menghadirkan performa hingga 15% lebih cepat dan efisiensi hingga 30% lebih tinggi dibanding A19 Pro pada iPhone 17 Pro Max.
Chip itu disebut akan dipadukan dengan RAM 12GB, kapasitas yang juga dikaitkan dengan iPhone 18 Pro Series. Kombinasi ini diperkirakan disiapkan untuk memperkuat kinerja Apple Intelligence dan mendukung aktivitas multitasking pada perangkat lipat.
Bocoran kamera dan kemungkinan fokus pada fotografi
Sektor kamera juga ikut terungkap dalam bocoran tersebut. iPhone Fold disebut akan membawa kamera utama 48MP dan lensa ultra-wide 48MP, yang menegaskan bahwa Apple masih memberi perhatian besar pada kualitas foto.
Untuk kamera depan, perangkat ini diperkirakan memakai kamera punch-hole di layar luar dan kamera 24MP under-display di bagian dalam. Konfigurasi tersebut mengarah pada pendekatan yang memadukan desain bersih dengan fungsi kamera yang tetap relevan di dua sisi layar.
Jadwal peluncuran masih belum pasti
Sejumlah laporan menyebut iPhone Fold atau iPhone Ultra akan meluncur pada akhir tahun ini. Perangkat lipat Apple itu juga dikabarkan akan diperkenalkan bersama jajaran iPhone 18 Pro pada Apple Event bulan September 2026 mendatang, meski tanggal pastinya belum diketahui.
Dengan harga yang disebut bisa mencapai Rp. 49,9 jutaan, iPhone Fold jelas diposisikan sebagai perangkat yang menyasar pengguna premium. Bocoran yang muncul memperlihatkan bahwa Apple tampaknya tengah menyiapkan kombinasi desain lipat, performa tinggi, dan kamera modern untuk memperkuat langkah perdananya di kategori ponsel lipat.
