Laptop Gaming 18,9 Mm Ini Tawarkan Tenaga Kelas Berat, Cocok Buat Kerja Dan Main Sekaligus

Author: Qoo Media

Acer kembali mendorong pasar laptop gaming ke arah yang lebih ringkas lewat Predator Helios Neo 16S AI. Perangkat ini menonjol karena membawa performa kelas berat dalam bodi tipis 18,9 mm, sehingga lebih mudah dibawa tanpa mengorbankan kemampuan untuk bermain dan bekerja.

Langkah ini menarik karena kebutuhan pengguna kini tidak lagi terbatas pada game saja. Laptop juga dituntut mampu menangani streaming, editing, dan aktivitas kreatif lain dalam satu perangkat yang sama.

Performa untuk game dan kerja kreatif

Predator Helios Neo 16S AI ditenagai Intel Core Ultra Series 3 dan GPU hingga RTX 5060 115 W. Kombinasi ini ditujukan untuk menjalankan game AAA dengan frame rate stabil sekaligus menjaga kinerja saat banyak aplikasi aktif.

Acer juga membekali laptop ini dengan kemampuan AI hingga lebih dari 50 TOPS. Dukungan tersebut membuat proses editing berbasis AI berjalan lebih cepat dan responsif, terutama bagi pengguna yang membutuhkan workflow kreatif yang efisien.

Kemampuan multitasking menjadi salah satu nilai jual utamanya. Gaming, streaming, dan editing dapat dijalankan bersamaan tanpa penurunan performa yang berarti.

Layar OLED yang dipakai untuk gaming dan color grading

Di sisi visual, perangkat ini membawa layar OLED dengan dukungan HDR dan sertifikasi Calman Verified. Paket ini diarahkan untuk memberikan akurasi warna tinggi, yang penting bagi kebutuhan editing dan color grading.

Layar tersebut juga menawarkan refresh rate hingga 165 Hz serta dukungan G SYNC. Hasilnya, tampilan tetap mulus saat digunakan untuk game kompetitif maupun konten visual dengan gerakan cepat.

Kombinasi kualitas warna dan kecepatan panel membuat laptop ini tetap relevan untuk dua kelompok pengguna sekaligus. Satu sisi bisa dipakai menikmati konten, sisi lain dapat mendukung pekerjaan visual yang menuntut detail.

Pendinginan disiapkan untuk beban kerja tinggi

Untuk menjaga performa tetap stabil, Acer menyematkan teknologi Liquid Metal dan AeroBlade 3D Fan generasi terbaru. Sistem pendingin ini dirancang agar suhu tetap terkendali meski perangkat bekerja dalam beban tinggi.

Pendinginan yang baik penting karena laptop tipis biasanya lebih rentan mengalami throttling. Pada Predator Helios Neo 16S AI, stabilitas suhu membantu performa tetap terjaga saat gaming, streaming, dan editing berlangsung bersamaan.

Pendekatan ini membuat perangkat lebih cocok digunakan dalam waktu lama. Pengguna tidak hanya mendapat tenaga besar, tetapi juga konsistensi performa yang dibutuhkan pada sesi kerja atau bermain yang panjang.

Tipis, portabel, dan tetap lengkap

Dengan ketebalan 18,9 mm, Predator Helios Neo 16S AI masuk kategori laptop gaming yang lebih tipis dari biasanya. Desain ini memberi fleksibilitas lebih bagi pengguna yang sering berpindah tempat.

Acer tetap menanamkan baterai 92 Wh untuk membantu daya tahan penggunaan harian. Laptop juga membawa konektivitas modern seperti Thunderbolt 4 dan Wi Fi 7, yang mendukung transfer data lebih cepat serta memudahkan penyusunan setup kerja maupun gaming.

Untuk perlindungan perangkat, Acer menyertakan garansi suku cadang dan servis selama tiga tahun, termasuk layanan onsite dalam periode yang sama. Ada pula Accidental Damage Protection yang memberi rasa aman tambahan bagi pengguna.

Harga dan ketersediaan

Predator Helios Neo 16S AI mulai tersedia di Indonesia pada 1 Mei 2026 melalui jaringan offline Acer di seluruh Indonesia. Harga jualnya dimulai dari Rp34.999.000.

Matius John Tirtawirya, Product Manager Acer Indonesia, mengatakan bahwa lewat Predator Helios Neo 16S AI, perusahaan ingin menghadirkan perangkat yang benar-benar relevan dengan cara pengguna bekerja dan bermain saat ini. Informasi produk lebih lanjut tersedia melalui situs resmi Acer Indonesia.

Source: www.idntimes.com
Terbaru