OPPO Find X9 Ultra Bikin Samsung Galaxy S26 Ultra Tertekan, Baterai dan Kamera Jadi Senjata Utama

Persaingan OPPO Find X9 Ultra dan Samsung Galaxy S26 Ultra langsung menarik perhatian karena keduanya sama-sama memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5. Tetapi kesamaan itu hanya ada di pondasi, karena arah pengembangan keduanya justru sangat berbeda.

OPPO datang dengan pendekatan yang agresif pada hardware, sementara Samsung menonjolkan ketahanan jangka panjang, ekosistem, dan pengalaman pakai yang lebih matang. Duel ini bukan sekadar soal siapa yang paling kencang, melainkan siapa yang paling masuk akal untuk dipakai sehari-hari.

Desain dan layar: berbeda karakter sejak awal

OPPO Find X9 Ultra memilih material eco leather yang memberi kesan premium sekaligus lebih nyaman digenggam. Pendekatan ini membuatnya terasa lebih berani dan punya karakter yang kuat di tangan.

Samsung Galaxy S26 Ultra tetap membawa bahasa desain industrial yang rapi dan tegas. Bingkai Armor serta kehadiran S Pen yang tersembunyi di bodi memberi nilai fungsi yang tidak ditawarkan OPPO.

Di sektor layar, OPPO tampil lebih agresif dengan panel LTPO AMOLED, refresh rate 144Hz, dan puncak kecerahan 3600 nit. Hasilnya terasa sangat mulus dan lebih menggoda untuk game maupun pemakaian di bawah matahari langsung.

Samsung membalas lewat lapisan anti-pantul yang lebih unggul dan akurasi warna yang lebih terkontrol. Pendekatan itu membuat tampilannya terasa lebih nyaman untuk penggunaan panjang dan lebih konsisten di berbagai situasi.

Performa dan daya: OPPO paling menonjol

Kedua ponsel memang memakai chipset yang sama, tetapi Samsung punya sedikit keunggulan lewat clock speed inti utama dan GPU yang lebih tinggi. Keunggulan itu lebih terasa pada optimasi beban kerja berkelanjutan daripada penggunaan harian biasa.

OPPO tetap tidak kalah karena tuning performanya dibuat lebih agresif. Dalam skenario seperti gaming atau membuka banyak aplikasi sekaligus, perangkat ini terasa lebih responsif dan cepat bereaksi.

Bagian yang paling mencolok justru ada pada baterai dan pengisian daya. OPPO Find X9 Ultra membawa baterai 7050 mAh, jauh di atas baterai 5000 mAh milik Samsung.

Dukungan pengisian kabel 100W dan nirkabel 50W membuat OPPO terlihat sangat unggul untuk pengguna berat. Samsung tidak menawarkan kecepatan isi daya dan kapasitas sebesar itu, meski punya nilai lebih pada dukungan software hingga 7 tahun pembaruan besar.

Kamera: ambisi besar lawan konsistensi

OPPO mengambil jalan yang lebih ekstrem di sektor kamera. Dua sensor 200MP, termasuk kamera periskop 10x optik, membuatnya sangat fleksibel untuk memotret dari jarak dekat hingga jauh.

Samsung tetap mengandalkan kamera utama 200MP dengan zoom 5x. Pendekatannya lebih mengutamakan konsistensi hasil dan kekuatan komputasi fotografi, meski tidak sejauh OPPO dalam urusan zoom.

Untuk kamera depan, OPPO membawa sensor 50MP yang menawarkan detail lebih tajam. Samsung memakai sensor 12MP dengan fokus pada hasil yang natural dan stabil.

Dengan kombinasi itu, OPPO terlihat lebih unggul dalam spesifikasi dan fleksibilitas fotografi. Samsung lebih aman bagi pengguna yang menginginkan hasil jepretan yang konsisten tanpa terlalu banyak eksperimen.

Harga dan nilai: selisih yang terasa besar

OPPO Find X9 Ultra dibanderol sekitar Rp 19,5 juta berdasarkan kurs Rp 190 per INR. Samsung Galaxy S26 Ultra berada di kisaran Rp 26,6 juta, sehingga selisihnya lebih dari Rp 7 juta.

Dengan harga yang lebih rendah, OPPO menawarkan paket hardware yang sangat kuat di banyak lini, terutama baterai, pengisian daya, dan kamera. Samsung membenarkan harga lebih tinggi lewat dukungan software yang panjang, merek yang kuat, serta fitur seperti S Pen dan DeX.

Bagi pengguna yang mengejar spesifikasi terbaik saat ini, OPPO terlihat lebih menguntungkan. Namun, bagi yang memandang ponsel sebagai investasi jangka panjang, Samsung masih punya alasan yang sulit diabaikan.

OPPO Find X9 Ultra tampak seperti ponsel untuk pengguna yang menginginkan inovasi hardware paling berani. Samsung Galaxy S26 Ultra lebih cocok untuk mereka yang mengejar perangkat matang, stabil, dan didukung ekosistem yang lengkap.

Source: telset.id

Terkait