Samsung disebut akan memangkas harga sejumlah ponsel Galaxy di India sepanjang Mei 2026. Informasi ini menarik perhatian karena datang saat beberapa merek lain justru menaikkan harga ponsel mereka di awal bulan yang sama.
Kabar tersebut muncul dari unggahan pembocor informasi @yabhishekhd di X. Menurut bocoran itu, potongan harga tidak hanya menyasar model kelas menengah, tetapi juga lini flagship Samsung.
Periode promo yang disebut dalam bocoran itu berlangsung dari 3 Mei 2026 hingga 27 Mei 2026. Dalam rentang tersebut, pelanggan disebut bisa mendapatkan diskon lebih dari 4.000 rupee pada beberapa model Galaxy populer.
Besaran potongan harga yang beredar bahkan mencapai lebih dari 5.000 rupee pada beberapa perangkat. Untuk model tertentu di lini premium, nilainya disebut bisa menembus 9.000 rupee.
Model yang disebut mendapat potongan harga
Lini yang paling menonjol dalam bocoran ini adalah seri Galaxy S26 dan Galaxy A-series. Daftar yang beredar mencakup varian memori berbeda, sehingga cakupan promosinya terlihat cukup luas.
Galaxy S26 varian 12/256GB disebut akan mendapat diskon 8.000 rupee. Galaxy S26 12/512GB juga dilaporkan memperoleh potongan harga 8.000 rupee.
Untuk kelas yang lebih tinggi, Galaxy S26 Ultra 12/256GB disebut akan turun 9.000 rupee. Potongan yang sama juga disebut berlaku untuk Galaxy S26 Ultra 12/512GB dan Galaxy S26 Ultra 16/1TB.
Di segmen menengah, Galaxy A37 8/128GB dikabarkan mendapat diskon 5.000 rupee. Potongan 5.000 rupee itu juga disebut berlaku untuk Galaxy A37 8/256GB dan Galaxy A37 12/256GB.
Galaxy A57 juga masuk dalam daftar yang beredar. Galaxy A57 8/256GB dan Galaxy A57 12/256GB masing-masing disebut akan memperoleh potongan harga 7.000 rupee.
Berbanding terbalik dengan tren pasar
Arah kebijakan harga ini terlihat berbeda dibanding kondisi pasar India pada awal Mei 2026. Sejumlah merek ponsel ternama disebut justru menaikkan harga produk budget, menengah, hingga flagship mereka mulai 1 Mei 2026.
Beberapa nama yang disebut dalam konteks kenaikan harga itu antara lain OnePlus dan Realme. Kenaikan tersebut dikaitkan dengan krisis memori yang sedang berlangsung akibat lonjakan kebutuhan industri AI.
Dalam situasi seperti itu, langkah Samsung yang dikabarkan memilih menurunkan harga bisa menjadi strategi yang menonjol. Potongan harga di beberapa segmen sekaligus dapat memperkuat daya tarik merek di tengah pasar yang sedang sensitif terhadap harga.
Potensi dampak bagi penjualan
Bocoran tersebut menyebut potongan harga ini berpotensi mendorong penjualan Samsung, terutama untuk A-series dan S-series di pasar India. Efeknya diperkirakan paling terasa di kanal ritel fisik dan penjualan offline.
Meski begitu, harga promo yang sama disebut kemungkinan juga akan tersedia melalui situs resmi Samsung. Artinya, konsumen berpeluang menemukan penawaran serupa baik di toko maupun secara online.
Jika informasi ini akurat, Samsung akan menyasar dua kelompok pembeli sekaligus. Pembeli yang mencari flagship bisa melirik seri Galaxy S26, sedangkan pengguna yang lebih fokus pada value for money dapat melihat seri Galaxy A.
Besarnya potongan pada seri premium juga membuat bocoran ini menonjol. Diskon 8.000 hingga 9.000 rupee pada model flagship biasanya cukup untuk memengaruhi keputusan beli, terutama ketika pesaing sedang menaikkan harga.
Di sisi lain, potongan 5.000 hingga 7.000 rupee pada lini menengah dapat memperlebar jangkauan promosi. Kombinasi ini memberi Samsung posisi yang kuat di beberapa lapisan pasar secara bersamaan.
Karena sumbernya masih berupa bocoran dari media sosial, rincian akhir tetap perlu menunggu pengumuman resmi. Namun daftar model, periode promo, dan nilai diskon yang beredar sudah memberi gambaran cukup jelas bahwa Mei 2026 bisa menjadi momen penting bagi calon pembeli ponsel Samsung di India.
