DJI mulai memperlihatkan Osmo Pocket 4P, sebuah varian baru dari lini kamera genggam ringkasnya yang langsung menarik perhatian karena membawa kamera telefoto. Kehadiran model ini penting karena menjawab spekulasi soal versi yang lebih tinggi setelah Osmo Pocket 4 reguler meluncur tanpa edisi Pro.
Konfirmasi itu datang langsung dari DJI melalui video teaser di kanal YouTube globalnya. Video pendek tersebut tidak hanya menampilkan desain perangkat dari berbagai sudut, tetapi juga memastikan adanya sistem kamera ganda pada Osmo Pocket 4P.
Fitur yang paling menonjol ada pada kamera keduanya. DJI memperlihatkan bahwa lensa tambahan yang dipasang adalah lensa telefoto dengan kemampuan zoom optik hingga 3x.
Langkah ini membuat Osmo Pocket 4P berbeda dari versi reguler. Penambahan kamera telefoto membuka peluang pemakaian yang lebih luas, terutama untuk pengambilan objek dari jarak lebih jauh tanpa harus terlalu mengorbankan detail.
Kamera ganda jadi pembeda utama
Sistem kamera ganda menjadi sorotan utama pada Osmo Pocket 4P. Rumor yang sebelumnya beredar kini terkonfirmasi, dan titik paling pentingnya adalah hadirnya lensa telefoto sebagai kamera kedua.
Lensa ini akan bekerja bersama kamera utama. Dengan pendekatan tersebut, perangkat diharapkan bisa menawarkan fleksibilitas lebih tinggi untuk perekaman video maupun pengambilan gambar dalam bodi yang tetap ringkas.
Untuk kamera utama, Osmo Pocket 4P diyakini memakai spesifikasi yang sama dengan Osmo Pocket 4 reguler. DJI disebut tetap mengandalkan sensor besar 1 inci untuk menjaga kualitas hasil tangkapan gambar dan video.
Pemakaian sensor 1 inci menjadi konteks penting karena ukuran ini selama ini identik dengan kualitas gambar yang lebih baik pada perangkat mungil. Dengan kombinasi sensor besar dan lensa telefoto, Osmo Pocket 4P diposisikan sebagai model yang lebih serius untuk kebutuhan kreator.
Tagline mengarah ke kemampuan jarak jauh
DJI juga menyematkan tagline khusus untuk perangkat ini, yakni “See More. Tell More.”. Kalimat tersebut memberi petunjuk jelas soal arah pengembangan Osmo Pocket 4P yang menekankan kemampuan melihat lebih jauh dan menangkap lebih banyak detail.
Tagline itu dinilai selaras dengan hadirnya kamera telefoto. Fokusnya bukan sekadar menambah jumlah kamera, tetapi memperluas sudut pengambilan dan opsi framing dalam skenario perekaman sehari-hari.
Bagi pasar kamera pocket, tambahan telefoto menjadi pembaruan yang menonjol. Fitur seperti ini dapat membantu pengguna ketika ingin merekam subjek yang tidak mudah didekati, sambil tetap mempertahankan tampilan yang lebih rapat dibanding kamera utama standar.
Peluncuran global mulai disiapkan
DJI belum merilis seluruh spesifikasi resmi Osmo Pocket 4P. Namun, teaser yang sudah dipublikasikan menjadi sinyal kuat bahwa peluncuran global perangkat ini tinggal menunggu waktu.
Hal itu juga menandai perubahan dari sikap DJI yang sebelumnya belum menghadirkan varian lanjutan saat Osmo Pocket 4 diumumkan pada April lalu. Kini perusahaan mulai membuka detail inti produk, terutama pada sektor kamera yang menjadi nilai jual utamanya.
Meski begitu, sejumlah hal penting masih belum diungkap. Salah satu yang paling dinanti publik adalah harga resmi perangkat ini saat masuk pasar global.
Pertanyaan soal harga menjadi wajar karena Osmo Pocket 4P membawa komponen tambahan di sektor kamera. Kehadiran sistem kamera ganda, terutama lensa telefoto optik 3x, berpotensi membuat jarak harga dengan versi standar menjadi perhatian utama calon pembeli.
Sampai saat ini, belum ada informasi resmi mengenai seberapa besar selisih harga antara Osmo Pocket 4P dan Osmo Pocket 4 reguler. Aspek ini diperkirakan akan menjadi faktor penentu, terutama bagi pengguna yang sedang mempertimbangkan apakah peningkatan fitur telefoto layak ditebus dengan biaya lebih tinggi.
Osmo Pocket 4P sendiri muncul pada saat pasar perangkat kreator semakin menuntut fleksibilitas dalam bodi yang kecil. Dengan membawa sensor utama 1 inci dan tambahan lensa telefoto 3x, DJI tampaknya ingin menawarkan kombinasi portabilitas dan jangkauan pengambilan yang lebih lengkap dalam satu perangkat.
Source: inet.detik.com






