Di kelas ponsel ultra-flagship, Vivo X300 Ultra dan Huawei Pura 90 Pro Max datang dengan filosofi yang berbeda. Vivo mengejar spesifikasi maksimal lewat chipset Snapdragon terbaru, baterai besar, dan sistem kamera ambisius, sementara Huawei menonjolkan pengalaman flagship yang lebih seimbang dengan desain rapi, HarmonyOS, dan harga yang jauh lebih rendah.
Perbedaan itu membuat perbandingan keduanya tidak sekadar soal angka spesifikasi. Pembeli yang mengejar kamera, daya tahan, dan performa mentah akan melihat keunggulan yang berbeda dibanding pengguna yang lebih mementingkan value, pengisian nirkabel, dan ekosistem perangkat.
Performa dan baterai jadi pembeda utama
Vivo X300 Ultra memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 berbasis 3nm dengan Android 16 dan OriginOS 6. Kombinasi ini menempatkannya di posisi yang lebih kuat untuk gaming berat, pemrosesan AI, dan multitasking dibanding Huawei Pura 90 Pro Max yang mengandalkan Kirin 9030S dan HarmonyOS 6.1.
Huawei tetap menawarkan pengalaman yang terasa mulus untuk penggunaan harian. Namun dari sisi tenaga mentah dan kemampuan GPU yang berkelanjutan, Vivo diposisikan lebih unggul untuk pengguna yang memang mencari performa kelas atas tanpa kompromi.
Keunggulan Vivo berlanjut di sektor daya. X300 Ultra dibekali baterai 6600mAh atau 6400mAh, tergantung varian, sedangkan Pura 90 Pro Max membawa baterai 6000mAh.
Keduanya sama-sama mendukung pengisian kabel 100W. Namun Huawei membalas dengan pengisian nirkabel 80W, jauh di atas Vivo yang berada di 40W, sehingga lebih menarik bagi pengguna yang sering mengandalkan charging wireless.
Huawei juga mencantumkan reverse wired dan wireless charging 18W. Vivo mendukung reverse wired dan wireless charging, tetapi kecepatan spesifik reverse charging tidak dirinci.
Kamera: adu ambisi hardware lawan fleksibilitas fotografi
Sektor kamera menjadi medan tempur paling menarik di antara keduanya. Vivo X300 Ultra membawa kamera utama 200MP, kamera periskop telefoto 200MP dengan 3,7x optical zoom, dan ultrawide 50MP.
Vivo juga menambahkan gimbal OIS dan opsi lensa zoom Zeiss. Paket ini membuat X300 Ultra terlihat sangat agresif untuk pengguna yang mengejar fleksibilitas zoom dan pendekatan fotografi yang lebih teknis.
Huawei Pura 90 Pro Max memilih konfigurasi berbeda. Kamera utamanya 50MP dengan variable aperture, ditemani telefoto 200MP dengan 4x optical zoom dan ultrawide 40MP.
Di atas kertas, Vivo unggul pada resolusi kamera utama dan ultrawide. Namun Huawei punya nilai jual pada variable aperture dan sedikit keunggulan di pembesaran optik telefoto, yang bisa berguna untuk kebutuhan pemotretan dalam kondisi cahaya berbeda.
Untuk video, Vivo kembali lebih lengkap. X300 Ultra mendukung perekaman hingga 8K 30fps dan 4K 120fps, sedangkan Huawei disebut mendukung video 4K.
Kamera depan juga memberi keunggulan tambahan untuk Vivo. X300 Ultra memakai kamera selfie 50MP autofocus dengan dukungan video 4K 60fps, sementara Pura 90 Pro Max membawa kamera depan ultrawide 13MP autofocus dengan video 4K.
Layar dan desain premium, tapi fokusnya berbeda
Vivo X300 Ultra mengusung layar LTPO AMOLED 6,82 inci dengan refresh rate 144Hz, resolusi 1440 x 3168, HDR10+, dan Dolby Vision. Kombinasi ini membuatnya lebih menonjol untuk gaming, streaming, dan konsumsi multimedia.
Huawei Pura 90 Pro Max memakai panel LTPO OLED 6,9 inci dengan refresh rate 120Hz, resolusi 1308 x 2880, dan HDR Vivid. Layarnya memang sedikit lebih besar, tetapi Vivo menawarkan ketajaman lebih tinggi dan dukungan HDR yang lebih luas.
Kedua model berada di kelas premium dengan bodi belakang kaca, frame aluminium, serta sertifikasi IP68/IP69. Perbedaannya, Huawei memakai Kunlun Glass dengan lapisan anti-reflektif yang memberi keuntungan saat digunakan di bawah cahaya terang, sementara Vivo menggunakan Armor Glass.
Di sisi keamanan biometrik, Vivo memakai pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar. Huawei memilih sensor sidik jari yang dipasang di sisi bodi.
Konektivitas, memori, dan fitur tambahan
Kedua ponsel tersedia hingga 1TB penyimpanan dan RAM 16GB. Dalam hal memori, tidak ada selisih berarti karena konfigurasi tertingginya setara.
Untuk konektivitas, Huawei membawa Bluetooth 6.0, sedangkan Vivo menggunakan Bluetooth 5.4. Namun Vivo unggul di port USB Type-C 3.2 dengan dukungan DisplayPort, sementara Huawei hanya disebut memakai USB Type-C.
Fitur satelit juga menunjukkan pendekatan yang berbeda. Vivo menyediakan Emergency SOS via satellite, sedangkan Huawei menawarkan BDS satellite calling dan messaging yang lebih maju untuk komunikasi dua arah.
Harga menjadi faktor penentu value
Vivo X300 Ultra diperkirakan dibanderol sekitar $1500 atau ₹1,25,000. Huawei Pura 90 Pro Max berada di kisaran $950 atau ₹89,000, menciptakan selisih harga yang cukup besar di kelas premium.
Selisih itu sejalan dengan posisi masing-masing produk. Vivo menawarkan chipset lebih kencang, layar lebih tajam, refresh rate lebih tinggi, baterai lebih besar, dan sistem kamera yang lebih ambisius.
Huawei justru tampil kuat sebagai opsi yang lebih rasional untuk banyak pembeli. Dengan harga lebih rendah, Pura 90 Pro Max tetap membawa kamera telefoto 200MP, variable aperture, pengisian nirkabel 80W, desain premium, dan pengalaman HarmonyOS yang lebih matang untuk penggunaan sehari-hari.
