OpenAI Tak Lagi Cuma Jual ChatGPT, Kini Masuk Jasa AI yang Bisa Mengusik Konsultan TI

Author: Qoo Media

OpenAI memperluas bisnisnya di luar penjualan model AI dengan membentuk unit jasa baru untuk membantu perusahaan mengadopsi kecerdasan buatan secara langsung. Langkah ini menandai perubahan penting karena OpenAI kini tidak hanya menawarkan teknologi seperti ChatGPT, tetapi juga masuk ke layanan konsultasi dan implementasi AI untuk korporasi.

Perubahan strategi itu muncul ketika kebutuhan perusahaan terhadap AI terus meningkat dan menuntut dukungan yang lebih praktis. Di saat yang sama, OpenAI juga bergerak mengikuti arah yang mulai diambil Anthropic, rivalnya, yang lebih dulu mengumumkan pembentukan bisnis jasa AI serupa.

Menurut Reuters, unit baru tersebut bernama OpenAI Deployment Company. Bisnis ini didukung investasi awal lebih dari 4 miliar dollar AS.

OpenAI juga mengakuisisi perusahaan konsultasi AI bernama Tomoro untuk memperkuat ekspansi tersebut. Tomoro memiliki sekitar 150 engineer dan spesialis implementasi AI.

Akuisisi ini memberi OpenAI kemampuan operasional yang lebih siap untuk masuk ke lingkungan kerja perusahaan besar. Tomoro sebelumnya diketahui menangani klien seperti Mattel, Red Bull, Tesco, hingga Virgin Atlantic.

Dari penjual model ke pelaksana di lapangan

Melalui unit baru ini, OpenAI akan menempatkan engineer AI langsung ke perusahaan pelanggan. Tugas mereka adalah membantu mengidentifikasi area bisnis yang bisa diotomatisasi atau ditingkatkan dengan AI.

Model kerja seperti ini membuat OpenAI bergerak mendekati wilayah yang selama ini dikuasai perusahaan konsultan teknologi dan integrator sistem. Fokusnya bukan lagi hanya menjual model AI atau API, tetapi memastikan teknologi itu benar-benar terpasang dan bekerja di operasi perusahaan.

Reuters menyebut pendekatan ini mirip strategi Palantir. Dalam model tersebut, engineer ditempatkan langsung di lingkungan operasional pelanggan agar integrasi AI dengan sistem perusahaan berjalan lebih cepat.

Langkah itu menunjukkan persaingan di industri AI mulai bergeser. Perusahaan pengembang model kini tidak cukup hanya menyediakan teknologi, tetapi juga ingin menguasai proses penerapannya di lapangan.

Anthropic lebih dulu bergerak

OpenAI bukan satu-satunya pemain yang masuk ke jalur ini. Beberapa hari sebelumnya, Anthropic juga mengumumkan pembentukan perusahaan jasa AI baru dengan dukungan investasi sekitar 1,5 miliar dollar AS.

Anthropic menyatakan permintaan perusahaan terhadap AI Claude tumbuh terlalu cepat untuk ditangani hanya dengan model bisnis biasa. Kondisi itu memperlihatkan bahwa klien korporasi kini tidak hanya membutuhkan akses ke model AI, tetapi juga bantuan nyata untuk mengintegrasikan teknologi tersebut ke proses bisnis mereka.

Menurut analis industri, tren ini menandai fase baru dalam persaingan AI. Para pengembang model besar mulai merambah bisnis implementasi langsung, bukan sekadar menjadi pemasok teknologi dasar.

Perubahan itu berpotensi mengubah peta persaingan di sektor jasa teknologi informasi. Perusahaan jasa TI tradisional seperti Accenture, Infosys, TCS, hingga Wipro dinilai bisa menghadapi ancaman baru dari ekspansi pemain AI murni.

Pasar besar, tetapi risikonya juga nyata

Dorongan ke bisnis jasa AI tidak lepas dari besarnya peluang pasar. Pasar jasa implementasi AI diperkirakan mencapai 600 miliar dollar AS tahun ini.

Nilai pasar tersebut menjelaskan mengapa OpenAI dan Anthropic sama-sama mempercepat langkah. Bagi perusahaan AI, implementasi langsung memberi peluang pendapatan tambahan sekaligus memperdalam hubungan dengan pelanggan korporasi.

Namun, strategi ini juga membawa risiko. Sejumlah analis menilai langkah tersebut bisa memicu benturan dengan mitra konsultan dan integrator yang selama ini membantu menjual serta mengimplementasikan produk AI dari OpenAI maupun Anthropic.

Jika pengembang model mulai mengambil peran implementasi sendiri, hubungan dengan mitra lama bisa berubah. Mitra yang sebelumnya berfungsi sebagai jembatan ke pelanggan kini dapat melihat OpenAI dan Anthropic sebagai pesaing langsung.

Di sisi lain, perusahaan pelanggan bisa memandang model ini lebih menarik karena proses adopsi menjadi lebih terpusat. Mereka tidak hanya membeli teknologi, tetapi juga memperoleh dukungan engineer yang memahami model AI dari sumbernya secara langsung.

Arah baru yang diambil OpenAI menunjukkan bahwa persaingan AI semakin bergeser dari perlombaan membuat model terbaik menjadi perlombaan menanamkan AI ke operasi bisnis nyata. Dengan dukungan investasi besar dan akuisisi tim spesialis implementasi, OpenAI kini menempatkan diri bukan hanya sebagai penyedia teknologi AI, tetapi juga pelaksana transformasi AI di tingkat korporasi.

Source: tekno.kompas.com
Terbaru