Samsung memperluas distribusi One UI 8.5 ke luar lini flagship. Setelah lebih dulu hadir lewat versi beta di model andalan, kini ada tambahan 20 perangkat Galaxy lain yang masuk daftar pembaruan stabil dalam waktu dekat.
Langkah ini membuat update Samsung terasa lebih luas dari biasanya. Fokusnya bukan hanya pada ponsel mahal, tetapi juga pada perangkat kelas menengah dan flagship lama yang masih punya basis pengguna besar.
One UI 8.5 membawa lebih dari sekadar perubahan tampilan. Samsung menyisipkan optimasi kecerdasan buatan yang lebih agresif, dengan perhatian utama pada efisiensi daya dan respons perangkat.
AI dan baterai jadi sorotan utama
Salah satu fitur yang menonjol adalah Contextual AI. Sistem ini mempelajari kebiasaan pengguna secara real-time untuk memprioritaskan aplikasi yang paling sering dipakai, sehingga waktu muat bisa lebih singkat.
Samsung juga menambahkan Smart Battery Saver 2.0. Fitur ini diklaim mampu memperpanjang masa pakai baterai hingga 15% lebih lama dibandingkan versi sebelumnya.
Peningkatan tersebut menjadi penting bagi pengguna yang mengandalkan ponsel untuk aktivitas harian. Di saat yang sama, Samsung juga menargetkan pengalaman yang lebih responsif pada perangkat yang usianya tidak lagi muda.
Kamera ikut mendapat sentuhan baru
Pembaruan ini tidak hanya menyentuh performa dan daya tahan baterai. Sektor kamera juga mendapat pembaruan lewat algoritma pemrosesan gambar terbaru.
Untuk 20 perangkat tambahan ini, Samsung menghadirkan peningkatan pemotretan di kondisi minim cahaya. Foto low-light diklaim bisa terlihat lebih jernih tanpa harus mengandalkan perangkat keras kamera baru.
Pendekatan ini menarik karena memberi nilai tambah pada perangkat yang sudah beredar di pasar. Pengguna tidak selalu perlu membeli model baru untuk merasakan peningkatan yang terasa di penggunaan sehari-hari.
Daftar perangkat meluas ke berbagai lini
Ekspansi One UI 8.5 mencakup beragam kelas produk. Daftarnya meliputi seri S yang lebih lama, seri A, seri M, hingga beberapa tablet Galaxy Tab S.
Di antara perangkat yang dikonfirmasi masuk daftar tambahan adalah Galaxy S22 series, Galaxy A54, Galaxy A34, serta sejumlah tablet Galaxy Tab S. Kehadiran update di seri A dan M juga menjadi perhatian karena seri ini punya pengguna besar di pasar Asia, termasuk Indonesia.
Keputusan Samsung ini memperlihatkan pola dukungan perangkat lunak yang makin panjang. Bagi pengguna kelas menengah, pembaruan semacam ini memberi akses ke fitur yang biasanya identik dengan ponsel premium.
Pembaruan digulirkan bertahap
Samsung menyebut pembaruan akan digulirkan secara bertahap lewat OTA mulai akhir bulan ini. Pengguna disarankan menyiapkan ruang penyimpanan setidaknya 3GB hingga 5GB agar proses instalasi berjalan lancar.
Karena distribusinya bertahap, jadwal penerimaan update bisa berbeda pada tiap perangkat dan wilayah. Pengguna dapat memeriksa menu Software Update di pengaturan perangkat untuk melihat ketersediaan pembaruan.
Ekspansi One UI 8.5 menunjukkan bahwa Samsung tetap menempatkan dukungan software sebagai bagian penting dari ekosistemnya. Dengan tambahan 20 perangkat Galaxy, update ini tidak lagi hanya menjadi kabar baik bagi pemilik flagship, tetapi juga bagi pengguna ponsel mid-range dan tablet yang ingin merasakan fitur lebih segar tanpa ganti perangkat.
