Jartatel Resmi Dibentuk, Dorong Tekanan Baru untuk Biaya Jaringan Telekomunikasi

Author: Qoo Media

Asosiasi Penyelenggara Jaringan Tetap Telekomunikasi atau Jartatel resmi hadir sebagai wadah independen baru bagi pelaku usaha telekomunikasi. Pembentukannya langsung diarahkan untuk mengawal regulasi dan mempercepat pembangunan infrastruktur digital nasional yang masih menghadapi banyak hambatan di lapangan.

Di tengah naiknya biaya relokasi jaringan dan persoalan pemanfaatan ruang publik bersama, kehadiran Jartatel menjadi sinyal bahwa industri ingin memperkuat posisi tawar. Asosiasi ini juga ingin menekan beban investasi yang selama ini dinilai menggerus efisiensi operator.

Tekanan pada biaya dan regulasi

Ketua Umum Jartatel, Raymond Hubertus, menilai sektor infrastruktur jaringan tetap membutuhkan institusi yang independen, profesional, dan berdaulat penuh untuk memperjuangkan kepentingan anggotanya. Ia menyebut dinamika di lapangan kerap menurunkan efisiensi investasi korporasi secara agregat.

Dalam deklarasi Jartatel di Jakarta, Jumat (10/6/2026), Raymond mengatakan asosiasi ini ingin menjadi mitra strategis pemerintah. Menurut dia, kolaborasi, standardisasi, efisiensi investasi, dan pemerataan konektivitas menjadi kunci untuk mempercepat pembangunan infrastruktur telekomunikasi nasional.

Melalui sinergi dengan kementerian terkait, Jartatel berharap hambatan regulasi di tingkat lokal bisa diurai. Sasaran lain yang ditekankan adalah penekanan beban investasi pembangunan jaringan dan penguatan fondasi kedaulatan konektivitas digital Indonesia.

5 misi utama Jartatel

Untuk membangun ekosistem digital yang efisien, adil, berdaya saing, dan berkelanjutan, Jartatel menetapkan lima misi utama. Kelimanya dirancang sebagai panduan organisasi dalam memperjuangkan kepentingan anggota sekaligus mendukung transformasi digital nasional.

Nomor Misi
1 Melindungi kepentingan anggota secara profesional
2 Mendukung pembangunan dan pemerataan infrastruktur jaringan tetap telekomunikasi di Indonesia
3 Menerapkan tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel
4 Meningkatkan kompetensi dan standar teknis para anggota
5 Mendukung penuh percepatan transformasi digital nasional

Empat prinsip dasar organisasi

Jartatel mengusung motto “Dari Anggota, Oleh Anggota, Untuk Anggota” sebagai identitas kelembagaan. Operasionalnya ditopang empat prinsip dasar yang ingin menjaga arah organisasi tetap sejalan dengan kepentingan para anggota.

Prinsip Penjelasan
Independen Bebas dari dominasi kepentingan pihak mana pun
Profesional Menjunjung integritas tinggi
Akuntabel Menjaga tata kelola keuangan
Beraulat di tangan anggota Menempatkan kendali organisasi pada anggota

Raymond menegaskan Jartatel tidak dibentuk sekadar sebagai organisasi pelengkap. Lembaga ini diposisikan sebagai rumah bersama bagi seluruh penyelenggara jaringan tetap telekomunikasi di Indonesia untuk menyatukan langkah dalam menyelesaikan hambatan makroekonomi maupun operasional di lapangan.

Dalam pemberitaan www.liputan6.com, salah satu isu yang paling disorot adalah lonjakan biaya relokasi jaringan yang membebani ruang fiskal operator. Di sisi lain, tata kelola pemanfaatan ruang publik bersama juga dianggap belum berkeadilan dan transparan, sehingga menjadi perhatian utama asosiasi baru ini.

Source: www.liputan6.com
Terbaru