Subnautica 2 resmi meluncur di Windows dan Xbox Series X/S pada 14 Mei 2026 dengan peningkatan visual yang jelas lebih berat dari pendahulunya. Kabar baiknya, gim ini masih bisa dimainkan stabil di 1080p pada PC kelas bawah jika pengaturan grafisnya disusun dengan tepat.
Pendekatan paling aman untuk perangkat berspesifikasi terbatas adalah menekan hampir seluruh opsi kualitas ke level rendah, lalu memanfaatkan teknologi upscaling. Kombinasi ini ditujukan untuk menjaga keseimbangan antara ketajaman visual, frame rate, dan kelancaran eksplorasi bawah laut.
Secara umum, kebutuhan sistem gim ini tergolong menengah. Namun lingkungan yang lebih detail, pencahayaan yang lebih maju, dan ekosistem yang lebih padat membuat beberapa penyesuaian jadi penting, terutama bagi pengguna GPU lawas atau entry-level.
Acuan paling sederhana ada pada kartu grafis minimum yang disebutkan, yaitu GeForce GTX 1660 atau Radeon RX 5500 XT. Keduanya sama-sama memiliki VRAM 6 GB, yang menjadi patokan penting untuk pengalaman bermain yang lebih layak di 1080p.
Dengan ukuran VRAM tersebut, beberapa GPU lain juga masuk kategori yang masih relevan. Di kubu Nvidia, contoh yang disebut mencakup GTX 1060, RTX 2060, dan RTX 3050, sementara dari AMD ada Radeon RX 5600 XT.
Setelan utama untuk 1080p
Untuk tampilan, mode layar penuh menjadi pilihan yang disarankan. Resolusi sebaiknya tetap di 1920 x 1080 agar kualitas gambar tidak turun terlalu jauh sekaligus tetap menjaga performa.
Batas frame rate yang direkomendasikan adalah 60 fps. Opsi Vertical Sync disarankan dimatikan, bersama Motion Blur dan Underwater Blur, agar beban pemrosesan dan efek visual yang tidak terlalu penting bisa ditekan.
Pada bagian upscaling, pilihan yang dianjurkan adalah Nvidia DLSS atau AMD FSR sesuai kartu grafis yang digunakan. Untuk DLSS, mode kualitas yang direkomendasikan adalah Performance.
Frame Generation juga disarankan dalam konfigurasi ini. Opsi tersebut dinilai sangat membantu meningkatkan performa, meski ada konsekuensi kecil pada kualitas visual.
Semua pengaturan kualitas grafis utama disarankan berada di level Low. Ini mencakup Global Illumination, Shadows, View Distance, Textures, Shading, Foliage, Effects, Reflections, Post Processing, Landscape, dan Clouds.
Kenapa 1080p tetap jadi pilihan paling aman
Resolusi 1080p disebut sebagai titik terbaik untuk menjaga visual dan performa tetap seimbang. Naik ke resolusi lebih tinggi akan menambah beban GPU, sementara turun terlalu jauh bisa membuat tampilan kurang nyaman untuk gim yang sangat mengandalkan detail lingkungan.
Karena itu, strategi yang dipakai bukan menurunkan resolusi dasar secara agresif, melainkan memadukan 1080p dengan upscaling. DLSS atau FSR membantu meringankan kerja grafis sambil tetap menjaga hasil gambar lebih baik dibanding sekadar memangkas resolusi mentah.
Preset Low juga menjadi kunci karena menekan banyak komponen berat sekaligus. Pada gim dengan dunia bawah laut yang padat efek, pencahayaan, dan vegetasi, menurunkan satu-dua opsi saja biasanya tidak cukup untuk menghasilkan peningkatan yang konsisten.
Catatan untuk pengguna PC yang sedikit lebih kuat
Bagi pengguna PC yang masih masuk kategori bawah, tetapi berada di sisi atas spektrum itu, ada ruang untuk eksperimen terbatas. Opsi pertama yang bisa dicoba adalah mematikan Frame Generation demi kualitas visual yang lebih bersih.
Namun langkah itu hanya masuk akal jika performa dasar sudah cukup stabil. Jika frame rate mulai goyah, menyalakan kembali Frame Generation akan lebih masuk akal daripada menaikkan detail grafis lain.
Vertical Sync juga tidak selalu wajib dimatikan dalam semua kondisi. Opsi ini baru disarankan untuk diaktifkan jika monitor yang digunakan tidak mendukung Nvidia G-Sync atau AMD FreeSync.
Artinya, pengguna monitor dengan teknologi sinkronisasi adaptif bisa tetap membiarkan VSync nonaktif untuk respons yang lebih ringan. Sebaliknya, pada monitor biasa, VSync dapat membantu mengurangi gejala visual tertentu meski bukan pilihan utama untuk konfigurasi performa.
Rangkuman setelan yang direkomendasikan
Berikut susunan pengaturan yang disarankan untuk 1080p di PC kelas bawah:
| Kategori | Rekomendasi |
|---|---|
| Window Mode | Fullscreen |
| Resolution | 1920 x 1080 |
| Frame Rate Limit | 60 |
| Vertical Sync | Off |
| Motion Blur | Off |
| Underwater Blur | Off |
| Upscaling Method | Nvidia DLSS atau AMD FSR |
| DLSS Upscaling Quality | Performance |
| Frame Generation | On |
| DLSS Frame Generation Mode | On |
| Quality Preset | Low |
Untuk opsi detail grafis, seluruhnya disarankan tetap di Low. Ini meliputi pencahayaan global, bayangan, jarak pandang, tekstur, shading, foliage, efek, refleksi, post processing, landscape, dan awan.
Dengan susunan ini, Subnautica 2 diarahkan agar tetap nyaman dimainkan pada perangkat yang tidak terlalu kuat tanpa mengorbankan tampilan secara berlebihan. Fokus utamanya bukan mengejar visual maksimal, melainkan menjaga eksplorasi dan navigasi bawah laut tetap mulus di 1080p.
Source: tech.sportskeeda.com





