iQOO Z11 Lite mulai menampakkan diri ke publik lewat Geekbench, dan kemunculan ini memberi petunjuk kuat soal arah produk yang sedang disiapkan iQOO. Ponsel dengan nomor model I2510 itu tercatat membawa chipset MediaTek Dimensity 6300, sehingga sasaran pasarnya tampak jelas mengarah ke kelas entry-level atau menengah bawah.
Hasil benchmarknya juga ikut memberi gambaran awal performa perangkat. Di Geekbench, iQOO Z11 Lite meraih 549 poin pada pengujian single-core dan 1.776 poin pada multi-core.
Bocoran spesifikasi awal dari Geekbench
Data di Geekbench menunjukkan perangkat ini memakai prosesor octa-core dengan konfigurasi dua inti berkecepatan 2,40GHz dan enam inti lainnya 2,00GHz. Informasi itu sejalan dengan keberadaan GPU Mali-G57 MC2, yang menjadi ciri khas dari Dimensity 6300.
Selain chipset, RAM 8GB juga terungkap dalam daftar tersebut. Kapasitas ini tergolong besar untuk kelas harga yang dibidik dan akan membantu aktivitas multitasking harian.
Menariknya, perangkat ini disebut menjalankan Android 16. Detail itu cukup menonjol karena memberi kesan bahwa iQOO menyiapkan perangkat ini dengan perangkat lunak yang relatif baru di kelasnya.
Sinyal peluncuran semakin kuat
Kemunculan di Geekbench bukan satu-satunya jejak yang muncul. Sebelumnya, model yang sama juga terdeteksi di database Bluetooth SIG dan sertifikasi itu mengonfirmasi nama komersial iQOO Z11 Lite.
Perangkat ini juga sudah mengantongi sertifikasi BIS di India. Kehadiran dua sertifikasi tersebut memperkuat sinyal bahwa peluncuran, terutama untuk pasar India dan kawasan Asia Selatan, tinggal menunggu waktu.
Selain identitas produk, basis data sertifikasi itu juga mengungkap dukungan pengisian daya kabel cepat 44W. Fitur ini menjadi salah satu nilai jual penting karena memberi daya tarik tambahan di segmen ponsel terjangkau.
Posisi di pasar dan perkiraan harga
Secara spesifikasi mesin, iQOO Z11 Lite tampak masih dekat dengan pendahulunya, iQOO Z10 Lite 5G, yang juga memakai SoC serupa. Dengan karakter tersebut, perangkat baru ini diperkirakan tetap bermain di jalur harga kompetitif untuk pengguna yang mencari performa stabil tanpa biaya tinggi.
iQOO Z10 Lite sendiri meluncur dengan harga mulai dari Rs 9.999 atau sekitar Rp 1,9 jutaan. Karena itu, banyak pihak menilai iQOO Z11 Lite kemungkinan tidak akan jauh berbeda dari kisaran tersebut.
Jika skema harga itu dipertahankan, iQOO Z11 Lite berpotensi ikut meramaikan persaingan smartphone murah dengan bekal RAM besar dan pengisian daya cepat. Kombinasi itu membuatnya cukup relevan bagi pengguna yang mengutamakan efisiensi, daya tahan penggunaan harian, dan spesifikasi yang terasa aman di kelasnya.






