Pasar robot vacuum di Indonesia makin ramai dengan kehadiran model yang tidak hanya menyedot debu, tetapi juga mengepel dan membersihkan kain pel secara otomatis. Pilihan harganya pun lebar, mulai dari kisaran Rp 2 jutaan hingga belasan juta rupiah.
Fitur cuci mop otomatis menjadi sorotan karena memangkas pekerjaan yang biasanya masih harus dilakukan manual setelah robot selesai bekerja. Di kelas produk terbaru yang beredar di Indonesia, kemampuan ini mulai hadir bersama navigasi pintar, daya hisap besar, dan stasiun pembersihan multifungsi.
Robot vacuum jenis ini ditujukan untuk pengguna yang ingin membersihkan lantai lebih praktis dalam satu perangkat. Selain menyapu dan menyedot debu, beberapa model juga sudah dilengkapi stasiun yang bisa membersihkan serta mengeringkan kain pel setelah dipakai.
Di pasar Indonesia, ada lima model yang menonjol dengan kombinasi fungsi sapu dan pel otomatis. Harga termurah datang dari Modena, sementara performa dan fitur paling tinggi ditemui pada model premium dari Dyson dan DJI.
Pilihan harga mulai Rp 2 jutaan
Modena RV 3452 ITWA menjadi salah satu opsi paling terjangkau di daftar ini dengan harga sekitar Rp 2,7 juta. Perangkat ini mendukung fungsi vacuum dan wet mop untuk membersihkan debu sekaligus mengepel lantai secara otomatis.
Robot vacuum ini memakai teknologi LiDAR untuk navigasi dan pemetaan ruangan agar pergerakannya lebih presisi. Modena juga membekalinya dengan daya hisap 2.600 Pa dan tingkat kebisingan sekitar 70 dB.
Tangki debunya berkapasitas 300 ml dan diklaim dapat menampung hasil pembersihan hingga tujuh minggu. Untuk daya tahan, perangkat ini disebut mampu menjangkau area sampai 200 meter persegi dengan waktu pembersihan hingga 160 menit.
Modena RV 3452 ITWA juga dapat dikendalikan lewat aplikasi smartphone. Pengguna bisa mengatur jadwal pembersihan otomatis langsung dari ponsel.
Dreame F20 hadir sebagai pilihan lain di kelas lebih terjangkau dengan harga sekitar Rp 3,7 juta. Model ini mendukung fungsi menyapu dan mengepel dalam satu perangkat dengan navigasi pintar untuk membersihkan area rumah secara otomatis.
Dreame membekali F20 dengan daya hisap 20.000 Pa yang diklaim sanggup menangani remah makanan, rambut manusia maupun hewan, serta partikel debu dan kotoran. Sikat samping juga disiapkan untuk membantu menjangkau tepi dan sudut ruangan.
Untuk daya, perangkat ini memakai baterai 3.200 mAh. Dreame menyebut robot vacuum ini bisa beroperasi hingga 150 menit untuk membersihkan ruangan seluas 140 meter persegi.
Model dengan stasiun pembersih otomatis
Xiaomi Robot Vacuum H50 series dipasarkan di Indonesia dengan harga sekitar Rp 5 juta. Model ini menjadi salah satu pilihan menarik karena sudah menggabungkan fungsi vacuum dan mop otomatis dengan stasiun pembersihan mandiri.
Stasiun tersebut dapat membersihkan dan mengeringkan kain pel bawaan perangkat tanpa perlu campur tangan pengguna. Dengan begitu, proses setelah bersih-bersih menjadi lebih ringkas karena pengguna tidak perlu mencuci mop secara manual.
Xiaomi membekali H50 dengan daya hisap 10.000 Pa. Perangkat ini diklaim mampu membersihkan debu halus, rambut rontok, pasir kucing, hingga remahan makanan dalam sekali hisap.
Untuk mengepel, Xiaomi memakai sistem pengepel ganda yang dapat berputar hingga 180 rpm. Dukungan ini diklaim membantu mengangkat noda membandel di lantai.
Navigasinya mengandalkan sistem laser untuk memetakan ruangan secara lebih akurat. Sistem ini juga membantu robot bergerak saat menjalankan pembersihan otomatis.
Di kelas premium, DJI Romo dijual sekitar Rp 14,8 juta. Robot vacuum ini membawa teknologi navigasi turunan drone DJI untuk pemetaan ruangan dan navigasi otomatis di dalam rumah.
DJI juga melengkapinya dengan docking station multifungsi yang dapat mencuci mop otomatis setelah dipakai lalu mengeringkannya kembali sebelum sesi pembersihan berikutnya. Fitur ini menempatkannya di segmen pengguna yang menginginkan proses pembersihan lebih mandiri.
Daya hisap DJI Romo mencapai 25.000 Pa. Angka itu dihasilkan dari motor proprietary dengan 9 bilah kipas logam dan jalur udara yang dirancang untuk memaksimalkan aliran udara.
Robot ini juga membawa AI recognition untuk mengenali jenis kotoran di lantai, seperti pasir kucing atau remah makanan. Kapasitas baterainya 5.000 mAh dengan klaim waktu kerja sekitar tiga jam dalam sekali isi daya.
DJI menambahkan dukungan fast charging 55 watt. Pengisian penuh disebut bisa dicapai dalam sekitar 2,5 jam.
Opsi premium dengan AI dan kamera
Dyson Spot+Scrub AI hadir sebagai model premium lain dengan harga sekitar Rp 18,8 juta. Produk ini mengandalkan teknologi AI untuk mendeteksi noda dan jenis kotoran di lantai.
Dyson membekalinya dengan kamera HD serta sistem sensor yang dapat mengenali berbagai objek rumah tangga. Kombinasi ini ditujukan untuk membuat proses pembersihan lebih presisi.
Salah satu fitur utamanya adalah kemampuan mencuci mop secara otomatis di docking station setelah pembersihan selesai. Docking station itu juga mendukung pengisian ulang air dan pengosongan debu otomatis.
Untuk performa, Dyson Spot+Scrub AI memiliki daya hisap hingga 18.000 Pa untuk menghisap debu kering maupun basah. Perangkat ini juga dilengkapi sistem navigasi cerdas serta durasi pembersihan hingga 200 menit untuk area sekitar 240 meter persegi per sekali pengisian.
Melihat daftar ini, pasar robot vacuum Indonesia kini tidak lagi hanya soal kemampuan menyedot debu. Persaingan mulai bergeser ke fitur yang mengurangi pekerjaan lanjutan pengguna, terutama pada model yang sudah bisa mengepel, mencuci mop, dan mengeringkannya sendiri setelah dipakai.
