Meta mulai memperkuat perlindungan akun remaja di Instagram lewat dua pengaturan konten baru yang dirancang untuk membatasi paparan materi yang tidak sesuai usia. Pembaruan ini memakai standar rating film PG-13 sebagai acuan utama, lalu menambahkan opsi limited content bagi orang tua yang menginginkan penyaringan lebih ketat.
Kepala Kebijakan Publik Meta di Indonesia, Bernie Moestafa, mengatakan pengaturan baru itu membuat pengalaman remaja di Instagram secara default mengikuti batasan konten setara film usia 13 tahun ke atas. Ia menyebut pendekatan tersebut memudahkan orang tua memahami apa yang boleh dan tidak boleh tampil di akun remaja karena merujuk pada sistem rating yang sudah dikenal luas.
Pengaturan baru berlaku di banyak bagian Instagram
Batasan berbasis PG-13 tidak hanya menyentuh satu fitur, tetapi berlaku di seluruh pengalaman akun remaja. Artinya, aturan ini menjangkau Stories, rekomendasi konten, pencarian, komentar, pesan langsung, sampai pengalaman yang menggunakan kecerdasan buatan.
Meta menekankan bahwa pengaturan ini dibuat agar remaja tetap bisa memakai Instagram sesuai usia mereka. Pada saat yang sama, perusahaan berusaha menjaga agar konten yang muncul tidak melampaui batas yang umumnya dianggap aman bagi pengguna muda.
Opsi yang lebih ketat untuk orang tua
Selain pengaturan PG-13, Meta juga menambahkan limited content sebagai pilihan yang lebih restriktif. Fitur ini ditujukan untuk orang tua yang menilai batasan PG-13 masih terlalu longgar bagi anak mereka.
Bernie menjelaskan, “Bagi sebagian orang tua, standar film 13 tahun ke atas mungkin masih terlalu dewasa. Karena itu, di Instagram kami juga mengadakan pengaturan baru yang lebih ketat bernama Limited Content yang mem-filter lebih banyak konten dalam pengalaman akun remaja.”
Kehadiran opsi ini memberi ruang bagi orang tua untuk menyesuaikan tingkat perlindungan sesuai kebutuhan masing-masing keluarga. Dengan begitu, pengawasan tidak berhenti pada satu standar, melainkan bisa dibuat lebih ketat jika memang diperlukan.
Sudah lebih dulu hadir di beberapa negara
Meta menyebut dua pengaturan konten tersebut sebelumnya telah diumumkan pada Oktober 2025. Sebelum masuk ke Indonesia, fitur ini lebih dulu diterapkan di Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan Kanada.
Di Indonesia, fitur baru ini melengkapi sekitar 50 pengaturan perlindungan yang sudah tersedia untuk akun remaja, terutama bagi pengguna berusia 13–15 tahun. Kehadiran lapisan perlindungan tambahan ini menunjukkan fokus Meta pada upaya membangun pengalaman digital yang lebih aman bagi remaja.
Meta berharap pengaturan baru ini membantu orang tua memiliki kendali yang lebih baik dalam memantau aktivitas anak di media sosial. Di sisi lain, remaja tetap diharapkan bisa menggunakan Instagram secara aman, dengan akses konten yang lebih terarah dan sesuai usia.
