Dimensity 9600 Pro Makin Garang, Bocoran 2 Nm dan Mode Gaming 120 FPS Mulai Terkuak

MediaTek mulai menjadi sorotan menjelang peluncuran seri Dimensity 9600, karena lini ini disebut akan membawa perubahan besar pada peta persaingan chipset flagship. Bocoran yang beredar menunjukkan bukan hanya ada Dimensity 9600 standar, tetapi juga Dimensity 9600 Pro yang diposisikan sebagai varian dengan peningkatan jauh lebih agresif.

Kabar ini penting karena MediaTek disebut tidak lagi sekadar mengejar, melainkan mencoba menempel ketat para pemain teratas di kelas premium. Persaingan diperkirakan makin panas karena Qualcomm juga disebut menyiapkan versi “Pro” dari Snapdragon 8 Elite Gen 6 pada periode yang berdekatan.

Fokus utama: varian Pro disiapkan sebagai lompatan besar

Sejauh ini, Dimensity 9600 Pro menjadi model yang paling banyak menarik perhatian. Bocoran menyebut chip ini bisa hadir dengan fabrikasi 2 nm TSMC dan kecepatan puncak CPU sekitar 5,0 GHz, sebuah kombinasi yang menandakan target performa sangat tinggi untuk ponsel generasi berikutnya.

Dimensity 9600 versi reguler juga disebut akan meluncur pada periode yang sama, kemungkinan sekitar September. Namun, posisi model standar tampak lebih ditujukan untuk menjaga keseimbangan performa dan biaya, sementara varian Pro diarahkan sebagai ujung tombak baru MediaTek.

Spesifikasi yang beredar sejauh ini

Menurut detail yang telah muncul, kedua chip akan sama-sama membawa struktur CPU baru dengan pendekatan berbeda dari desain lama. Dimensity 9600 disebut memakai konfigurasi 2 inti prime, 3 inti performance, dan 3 inti efficiency, sedangkan Dimensity 9600 Pro dikabarkan menggunakan 2 inti prime, 3 inti performance, dan 3 inti performance tambahan.

Jika bocoran ini akurat, perubahan itu menunjukkan MediaTek mendorong komposisi inti yang lebih berani untuk beban kerja berat. Untuk model Pro, puncak frekuensi CPU disebut berada di kisaran 5,0 GHz, sementara model standar berada di kisaran 4.X GHz.

Nama inti CPU yang beredar juga menarik perhatian. Dua inti Ultra pada versi Pro disebut berbasis Arm Cortex C2-Ultra dengan nama sandi “Canyon”, sementara inti performanya dikaitkan dengan nama “Gelas-B” dan “Gelas”.

Node fabrikasi dan tanda tanya pada model standar

Dimensity 9600 Pro dilaporkan akan menggunakan node TSMC 2 nm generasi N2P. Teknologi ini disebut berpotensi memberi peningkatan performa 10–15% dan efisiensi daya 25–30% dibanding generasi sebelumnya.

Namun, situasi untuk Dimensity 9600 standar belum sepenuhnya jelas. Ada kemungkinan model ini tetap memakai 2 nm dalam versi binning lebih rendah, tetapi ada juga skenario bahwa MediaTek memilih node 3 nm untuk menekan biaya dan menyesuaikan pasokan.

Ketidakpastian itu muncul di tengah tingginya permintaan chip performa tinggi. Pasokan node paling mutakhir menjadi faktor penting, sehingga strategi MediaTek untuk membagi lini reguler dan Pro tampak masuk akal dari sisi bisnis maupun teknis.

GPU baru dan fokus kuat pada gaming

Pada sisi grafis, kedua chip disebut akan memakai arsitektur GPU Arm Immortalis “Magni”. Varian Pro diyakini memiliki jumlah inti lebih tinggi, dan keduanya dikabarkan sudah mendukung ray tracing.

Peningkatan ini tidak berhenti pada spesifikasi dasar. Digital Chat Station menyebut chip tersebut bisa membawa blok hardware khusus untuk menangani tugas gaming berat, termasuk frame insertion di level hardware agar game 60 FPS dapat ditingkatkan secara mulus ke 120 FPS atau lebih tinggi.

Bocoran yang sama juga menyebut GPU Magni mendukung upscaling resolusi secara native. Jika benar diterapkan seperti yang disebutkan, pendekatan ini bisa mengurangi ketergantungan pada trik perangkat lunak dan memberi ruang bagi performa game yang lebih stabil.

Ray tracing juga disebut mengalami peningkatan. Dampaknya di atas kertas adalah pencahayaan, bayangan, dan pantulan yang lebih realistis pada judul game modern.

Memori, penyimpanan, dan AI

Perbedaan lain yang cukup mencolok muncul pada dukungan memori dan storage. Dimensity 9600 disebut mendukung LPDDR5X dan UFS 4.0, sedangkan Dimensity 9600 Pro dikabarkan naik ke LPDDR6 dan UFS 5.0.

Kombinasi LPDDR6 dan UFS 5.0 pada model Pro dapat memberi manfaat langsung untuk kecepatan transfer data. Efeknya bisa terasa pada waktu buka game yang lebih cepat dan pemuatan aset yang lebih singkat.

Di ranah AI, MediaTek juga disebut melakukan peningkatan besar. Seri Dimensity 9600 dikabarkan dapat memakai desain dual-NPU untuk komputasi berlapis, ditambah Neural Shader Scheduler yang membagi tugas machine learning secara dinamis antara GPU dan NPU sesuai efisiensi waktu nyata.

Chip ini juga disebut membawa dukungan hardware untuk Arm Scalable Matrix Extension 2 atau SME2. Fitur tersebut ditujukan untuk mempercepat komputasi matriks, yang penting untuk respons AI lebih cepat dengan efisiensi daya lebih baik.

Ada pula klaim bahwa seri ini berpotensi menjadi otak untuk smartphone AI-first pertama dari OpenAI. Meski menarik, bagian ini masih berada pada tahap bocoran dan belum mendapat pengumuman resmi.

Skor benchmark awal yang mulai terlihat

Indikasi performa awal juga mulai muncul dari sampel engineering. Digital Chat Station membagikan perkiraan Geekbench 6 untuk Dimensity 9600 Pro, meski angka tersebut belum bisa dianggap sebagai hasil final perangkat ritel.

Menurut bocoran itu, Dimensity 9600 Pro dapat mencetak skor single-core sekitar 4200 hingga 4300. Untuk multi-core, angkanya disebut berada di kisaran 12000 hingga 12500.

Sebagai pembanding, tipster yang sama menyebut estimasi generasi sebelumnya ada di kisaran 4000 untuk single-core dan 11000 untuk multi-core. Jika angka awal ini mendekati hasil akhir, peningkatannya terlihat stabil dan konsisten, meski belum menunjukkan lonjakan yang sangat drastis.

Peluncuran resmi seri Dimensity 9600 diperkirakan berlangsung sekitar September, dan smartphone pertama dengan chip ini bisa hadir seawal periode yang sama. Sampai ada pengumuman resmi dari MediaTek, seluruh detail spesifikasi, arsitektur, dan benchmark tersebut masih perlu dibaca sebagai bocoran yang memberi gambaran awal arah flagship perusahaan berikutnya.

Source: www.gizmochina.com
Terkait