
Samsung tampaknya tidak ragu mengambil pendekatan yang sudah lebih dulu dikenal pengguna iPhone untuk One UI 9. Di aplikasi Phone pada Galaxy S26 Ultra, riwayat panggilan akan menampilkan panggilan dari aplikasi pihak ketiga seperti WhatsApp dan Telegram dalam satu log terpadu, mirip dengan sistem di iOS 26.
Langkah ini menjadi sorotan karena Samsung ingin menyederhanakan cara pengguna memantau panggilan. Selama ini, riwayat komunikasi sering terpecah antara aplikasi telepon bawaan dan layanan VoIP seperti WhatsApp atau Google Meet.
Log panggilan lintas aplikasi mulai jadi standar
Fitur tersebut masih berada di tahap beta dan menjadi salah satu andalan One UI 9. Samsung menyebut pembaruan ini dirancang agar pengguna tidak perlu membuka aplikasi satu per satu hanya untuk mengecek riwayat panggilan.
SamMobile melaporkan bahwa fitur ini memanfaatkan kemampuan yang disediakan Android 17. Google juga sebelumnya mengumumkan perubahan serupa untuk ponsel Android 16, sehingga integrasi log panggilan lintas aplikasi memang mulai bergerak ke arah standar baru di ekosistem Android.
Samsung termasuk salah satu vendor awal yang mengimplementasikannya secara penuh lewat One UI 9. Untuk saat ini, fitur itu baru tersedia di Galaxy S26 Ultra yang menjalankan versi beta.
Baru WhatsApp dan Google Meet, Telegram menyusul
Dalam tahap awal, dukungan fitur ini masih terbatas. WhatsApp dan Google Meet sudah bisa masuk ke log panggilan terpadu, sementara Telegram belum ikut didukung.
Samsung belum menutup kemungkinan untuk menambahkan Telegram pada pembaruan berikutnya. Artinya, daftar aplikasi yang terintegrasi masih bisa bertambah seiring pengembangan One UI 9 berjalan.
Bagi pengguna Galaxy S26 Ultra di program beta, fitur ini sudah bisa dicoba. Namun, cakupannya tetap belum seluas yang dijanjikan untuk versi final.
Bisa dimatikan lewat pengaturan
Samsung tidak memaksa semua pengguna memakai model log panggilan campuran ini. Secara bawaan, fitur tersebut aktif, tetapi pengguna tetap bisa mematikannya kapan saja.
Pengaturannya juga dibuat cukup sederhana. Pengguna hanya perlu membuka aplikasi Phone, menekan ikon tiga titik di pojok kanan atas, masuk ke Settings, lalu memilih Other call settings dan Other calling apps.
Dari menu itu, pengguna bisa memilih aplikasi pihak ketiga mana saja yang ingin muncul di riwayat panggilan default. Opsi ini memberi kontrol penuh bagi mereka yang ingin tetap memisahkan log panggilan antar aplikasi.
Now Brief ikut merasakan manfaatnya
Salah satu dampak paling menarik dari perubahan ini ada pada fitur Now Brief milik Samsung. Fitur itu biasanya memberi pengingat untuk menghubungi orang terdekat yang jarang dihubungi, seperti anggota keluarga.
Sebelumnya, Now Brief hanya mendeteksi panggilan telepon biasa. Dengan log panggilan terpadu, Now Brief juga bisa mengenali panggilan yang dilakukan melalui WhatsApp atau Google Meet.
Hasilnya, pengingat yang muncul menjadi lebih relevan. Pengguna tidak akan lagi mendapat saran untuk menghubungi seseorang jika ternyata baru saja berbicara lewat aplikasi pihak ketiga.
Jadwal rilis dan isu privasi
Peluncuran final One UI 9 disebut kemungkinan akan berbarengan dengan Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Fold 8 Wide, dan Galaxy Z Flip 8 yang dijadwalkan pada akhir Juli 2026. Setelah itu, pengguna ponsel Galaxy lawas masih perlu menunggu beberapa minggu sebelum pembaruan ikut hadir di perangkat mereka.
Samsung juga diharapkan bisa mempercepat jadwal pembaruan untuk model-model yang dirilis sebelum seri Galaxy S26. Meski begitu, belum ada kepastian detail untuk tiap perangkat di luar gelombang awal tersebut.
Di sisi lain, integrasi ini memunculkan kekhawatiran soal privasi. Dengan menggabungkan log panggilan dari berbagai aplikasi, Samsung ikut menangani data panggilan dari layanan pihak ketiga.
Karena itu, opsi mematikan fitur tetap menjadi poin penting. Pengguna yang ingin memisahkan riwayat komunikasi masih bisa mempertahankan pengaturan seperti sebelumnya, sementara pengguna lain bisa menikmati seluruh panggilan dalam satu daftar yang lebih praktis.
Source: telset.id







