BYD Seal PHEV Makin Dekat, Sedan Plug-In Hybrid Ini Bisa Jadi Penantang Baru di Indonesia

BYD Seal PHEV mulai terlihat sebagai kandidat kuat untuk masuk pasar Indonesia setelah model hybrid BYD lain lebih dulu dipasarkan. Minat terhadap nama Seal di Tanah Air juga sudah punya modal awal, karena varian listriknya mencatat respons positif dari konsumen.

Peluang itu makin menarik karena BYD sedang memperluas portofolio hybrid sebagai jembatan sebelum konsumen beralih penuh ke Battery Electric Vehicle atau BEV. Saat ini, merek asal Tiongkok itu baru memboyong satu model mobil hybrid yang sudah bisa dipesan di Indonesia, yakni M6 DM-i.

Respons pasar jadi sinyal awal

Di Indonesia, BYD Seal EV sempat mencatat wholesales 4.828 unit pada periode Juni-Desember 2024. Angka itu menjadi salah satu penanda bahwa sedan ramah lingkungan dari BYD punya daya tarik tersendiri di pasar domestik.

Modal tersebut membuat kemungkinan hadirnya Seal versi PHEV terasa masuk akal bagi BYD. Apalagi, teknologi DM-i sudah dipasang pada Seal 6 DM-i dan disebut punya performa yang sejalan dengan filosofi GASS, yakni gesit, andal, senyap, dan super irit.

Sinyal dari internal BYD

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao menyebut Seal PHEV sebagai salah satu produk yang sudah memakai teknologi DM-i. Ia juga mengatakan kehadirannya di Indonesia akan dipertimbangkan, meski belum mau membuka waktu peluncurannya.

Eagle bahkan memberi peluang terbatas kepada jurnalis untuk mencoba langsung BYD Seal 6 DM-i. Pernyataan itu memperlihatkan bahwa model ini bukan sekadar wacana di atas kertas, meski kepastian jadwal rilisnya masih ditahan.

Jejak desain sudah muncul lebih dulu

Sinyal lain datang dari sisi administrasi desain. Desain mobil yang diduga sebagai BYD Seal PHEV sebelumnya terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) pada Maret 2025.

Pendaftaran desain eksterior itu tercatat atas nama BYD Company Limited yang beralamat di Shenzhen, Cina, dengan nomor permohonan A00202406455. Dari tampilan yang beredar, ada perbedaan dibanding Seal EV, termasuk aksen kromatik yang membingkai jendela dan penggunaan door handle konvensional.

Bekal teknis yang cukup agresif

Di pasar lain, BYD Seal PHEV disebut menggunakan mesin 1.500 cc. Mobil ini juga menawarkan dua opsi baterai, yaitu 10,08 kWh dan 19 kWh.

Dengan kombinasi pengisian daya penuh dan tangki bensin penuh, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 1.505 kilometer. Efisiensi bahan bakarnya juga disebut 4,4 liter per 100 kilometer atau setara 22,73 kilometer per liter.

Jika seluruh petunjuk itu dibaca bersama, Seal PHEV punya fondasi yang cukup kuat untuk dipertimbangkan masuk Indonesia tahun ini. Namun, sampai saat ini BYD masih menahan detail paling penting, yakni kapan model itu benar-benar akan meluncur di pasar Tanah Air.

Source: otomotif.katadata.co.id

Berita Terkait

Back to top button