Sony Bawa Sensasi Dingdong ke PS5, FlexStrike Dijual Rp 4,1 Juta di Indonesia

Pengguna PlayStation 5 di Indonesia kini mendapat opsi baru untuk memainkan game fighting dengan sensasi ala mesin arcade klasik. Sony resmi membawa FlexStrike ke pasar lokal, sebuah fighting stick yang dirancang untuk PS5 dan PC dengan bentuk yang mengingatkan pada kontrol “dingdong”.

Kehadiran aksesori ini menarik perhatian karena menyasar kebutuhan pemain game adu jotos yang mengutamakan presisi. Model kontrol seperti ini juga identik dengan permainan arcade dan selama ini banyak dipilih pemain kompetitif untuk mengeksekusi combo serta gerakan khusus karakter.

FlexStrike sebelumnya diperkenalkan dengan nama Project Defiant. Kini perangkat itu dipasarkan sebagai aksesori resmi Sony untuk pengalaman bermain game fighting yang lebih khusus dibanding controller standar.

Secara desain, FlexStrike memakai bodi datar dengan form factor persegi panjang menyerupai buku. Tata letaknya khas fighting stick, dengan joystick di sisi kiri dan deretan tombol fungsi di sisi kanan.

Meski mengusung format ala arcade, jumlah tombol pada FlexStrike lebih lengkap dari mesin dingdong klasik. Perangkat ini mencakup seluruh tombol fungsi yang ada di controller PS5 DualSense, seperti kotak, segitiga, L1, R1, dan lainnya, tetapi dengan susunan yang disesuaikan.

Format tersebut membuat FlexStrike ditujukan untuk game yang menuntut input cepat dan akurat. Bagi pemain fighting, susunan tombol seperti ini dinilai membantu saat melakukan kombinasi serangan dan perintah khusus secara konsisten.

Jadwal pemesanan dan harga di Indonesia

Sony membuka pemesanan FlexStrike di Indonesia mulai 12 Juni 2026 melalui berbagai mitra penjualan resmi. Harga jual yang disarankan untuk perangkat ini adalah Rp 4.199.000.

Setelah masa pemesanan dibuka, produk ini dijadwalkan mulai tersedia di toko ritel Indonesia pada 6 Agustus 2026. Tanggal tersebut juga menjadi momen perilisan perangkat secara umum.

Bersamaan dengan itu, Sony juga membuka pre-order edisi fisik game Marvel Tokon: Fighting Souls pada tanggal yang sama. Untuk pasar Indonesia, game tersebut dibanderol Rp 879.000.

Bisa dipakai di PS5 dan PC

FlexStrike mendukung koneksi nirkabel dan dapat digunakan di PS5 maupun PC. Namun, dukungan untuk perangkat PC disebut akan hadir secara bertahap setelah perilisan pada 6 Agustus 2026.

Dukungan lintas perangkat ini memberi ruang lebih luas bagi pengguna yang tidak hanya bermain di konsol. Meski begitu, fokus utama perangkat tetap berada pada ekosistem PlayStation 5 sebagai platform yang lebih dulu didukung.

Sony juga melengkapi FlexStrike dengan baterai isi ulang. Artinya, perangkat ini tidak sekadar mengandalkan penggunaan kabel saat dipakai bermain.

Untuk menunjang mobilitas, FlexStrike dibekali tas selempang khusus. Aksesori tambahan ini membuat perangkat lebih mudah dibawa ke turnamen, acara komunitas, atau sesi bermain bersama teman.

Mengapa FlexStrike menonjol

Di pasar controller, fighting stick bukan kategori yang menyasar semua pemain. Produk seperti ini biasanya ditujukan untuk pengguna yang benar-benar fokus pada genre fighting dan mencari pengalaman kontrol yang berbeda dari gamepad biasa.

Keunggulan utamanya ada pada pendekatan input yang lebih spesifik. Dengan joystick dan tombol besar yang dipisahkan secara jelas, pemain bisa meniru sensasi permainan arcade yang selama ini lekat dengan budaya game fighting.

Di Indonesia, pendekatan ini terasa akrab karena mengingatkan pada mesin arcade yang dulu populer dengan sebutan dingdong. Karena itu, FlexStrike bukan hanya menawarkan fungsi, tetapi juga membawa unsur nostalgia ke ruang bermain modern di PS5.

Bagi pemain yang tumbuh dengan game arcade, bentuk dan susunan tombol seperti ini memberi pengalaman yang lebih familiar. Sementara untuk pemain baru, FlexStrike bisa menjadi alternatif bagi mereka yang ingin mencoba cara bermain yang lebih teknis.

Dengan masuknya FlexStrike ke Indonesia, Sony menambah pilihan aksesori resmi untuk pengguna PS5 di segmen yang lebih khusus. Produk ini hadir untuk pasar yang mencari kontrol lebih presisi, koneksi nirkabel, serta perangkat yang siap dibawa ke kebutuhan bermain kompetitif dan komunitas.

Source: tekno.kompas.com

Berita Terkait

Back to top button