Indosat Ooredoo Hutchison menggandeng Nokia dan NVIDIA untuk membangun jaringan 5G berbasis AI yang ditujukan menjangkau 80 persen wilayah Indonesia. Kolaborasi ini menempatkan modernisasi jaringan seluler sebagai pintu masuk menuju layanan digital yang lebih cepat, stabil, dan adaptif.
Bagi pelanggan, perubahan ini bukan hanya soal sinyal yang lebih kuat. Kerja sama tersebut juga diarahkan untuk menghadirkan pengalaman digital yang lebih relevan, mulai dari hiburan yang lebih imersif, game, hingga konektivitas untuk bekerja, belajar, dan berkomunikasi sehari-hari.
Fokus pada 5G RAN dan perluasan cakupan
Nokia akan menjadi mitra teknologi utama dalam pengembangan jaringan 5G Radio Access Network atau 5G RAN terbaru. Teknologi ini akan diterapkan pada pita frekuensi rendah dan menengah agar layanan bisa berjalan lebih cepat, andal, dan responsif di berbagai daerah.
Peningkatan infrastruktur itu diharapkan memperluas kapasitas, kinerja, dan cakupan layanan Indosat. Target jangka panjangnya adalah memperluas akses digital yang inklusif bagi pelanggan di seluruh Indonesia.
Jaringan baru ini juga dipersiapkan untuk melayani kebutuhan pelanggan ritel maupun korporasi. Pengguna di sektor layanan publik, industri, dan layanan digital disebut termasuk kelompok yang akan memanfaatkan infrastruktur tersebut.
Masuk ke era AI-RAN
Selain memperkuat konektivitas, kerja sama tiga perusahaan ini menjadi bagian dari langkah menuju jaringan berbasis kecerdasan buatan. Nokia, NVIDIA, dan Indosat tengah mengembangkan AI-RAN, arsitektur yang menggabungkan AI dan jaringan telekomunikasi dalam satu sistem terpadu.
Setelah panggilan AI-RAN pertama berhasil dilakukan pada ajang Mobile World Congress 2026, ketiganya menyiapkan uji coba lapangan di Indonesia pada akhir 2026. Tahap ini akan menguji penerapan teknologi tersebut dalam lingkungan jaringan nyata.
Pengembangannya mencakup algoritma AI baru dari Nokia yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi spektrum pada platform AI-RAN NVIDIA. Teknologi itu akan menjadi bagian dari rangkaian uji coba yang disiapkan berikutnya.
Dari AI factories sampai AI Grid
Indosat juga memperkuat AI Grid melalui kombinasi AI factories terpusat dan infrastruktur AI-RAN yang terdistribusi. Skema ini dipakai untuk menghadirkan layanan AI dan konektivitas bagi jutaan masyarakat Indonesia.
Inisiatif tersebut mendapat dukungan dari AI-RAN Innovation Center di Surabaya dan ekosistem NVIDIA AI Technology Center. Keduanya menjadi bagian dari fondasi pengembangan jaringan yang lebih cerdas dan terintegrasi.
President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyebut perusahaan terus berupaya memberi pengalaman terbaik bagi pelanggan lewat inovasi teknologi. Ia mengatakan kolaborasi ini memperkuat kesiapan Indosat untuk menghadirkan inovasi digital berikutnya.
Justin Hotard, President dan CEO Nokia, menilai masa depan industri telekomunikasi akan ditentukan oleh kemampuan operator menggabungkan konektivitas dan kecerdasan dalam skala besar. Menurutnya, kerja sama dengan Indosat dan NVIDIA akan memperluas cakupan 5G, mendukung layanan berbasis AI, serta membuka peluang model bisnis baru dan pertumbuhan digital yang lebih besar.
