
Gangguan tampaknya sedang menimpa Google Gemini pada 10 Juni 2026, dengan laporan dari banyak pengguna di berbagai wilayah yang mengeluhkan chatbot AI tersebut tidak merespons atau gagal diakses. Masalah ini menjadi sorotan karena Gemini dipakai luas untuk coding, riset, analisis data, hingga alur kerja bisnis yang sensitif terhadap waktu.
Sejauh ini, belum ada jadwal pemulihan penuh yang diumumkan Google. Namun, pelacak gangguan dan laporan pengguna menunjukkan bahwa masalah hari ini bukan insiden kecil yang terbatas pada satu akun, satu perangkat, atau satu jenis percakapan.
Apa yang sedang terjadi pada Gemini
Indikasi gangguan mengarah pada layanan AI konsumen Google secara luas, bukan hanya satu model tertentu atau satu thread chat. Pengguna melaporkan masalah pada percakapan lama maupun saat mencoba memulai chat baru.
Banyak pengguna juga melihat pesan kesalahan saat mencoba meminta respons dari Gemini. Dua kode yang paling sering disebut adalah Error 1076 dan Error 1099, yang muncul ketika sistem gagal memproses jawaban.
Laporan yang beredar menunjukkan masalah terjadi di web dan aplikasi seluler sekaligus. Kondisi ini menguatkan dugaan bahwa sumber gangguan ada di sisi backend, bukan pada browser, perangkat, atau sistem operasi tertentu.
Layanan yang terdampak
Gemini versi web termasuk yang paling banyak dilaporkan bermasalah. Pengguna menyebut respons gagal dibuat dan pesan seperti “Something went wrong” muncul di berbagai browser.
Aplikasi Gemini di Android dan iOS juga tampak terdampak. Karena pola error serupa muncul di mobile dan desktop, masalahnya terlihat menyentuh infrastruktur inti layanan.
Gangguan ini tidak tampak membedakan pengguna gratis dan berbayar. Laporan juga menyebut pelanggan Gemini Pro dan pengguna premium ikut mengalami kendala yang sama.
Percobaan membuat percakapan baru pun tidak selalu membantu. Banyak pengguna tetap menerima error meski sudah berpindah akun, membuka sesi baru, atau mengulang prompt dari awal.
Model yang masih bisa dipakai sebagian
Di tengah gangguan yang lebih luas, ada indikasi bahwa Gemini Flash Lite masih berfungsi secara parsial. Sementara itu, Gemini Flash dan Gemini Pro justru tampak menjadi bagian yang paling banyak mengalami disrupsi.
Perbedaan ini penting karena menunjukkan layanan Gemini tidak sepenuhnya mati total dalam semua komponennya. Meski begitu, kemampuan yang masih tersisa tampaknya terbatas dan belum cukup untuk menyebut platform sudah kembali normal.
Fakta bahwa Flash Lite masih sebagian berjalan juga memberi petunjuk bahwa gangguan kemungkinan tidak berasal dari input pengguna. Masalah ini lebih mengarah pada sistem pemrosesan respons di backend Gemini.
Mengapa gangguan ini penting
Gemini bukan lagi sekadar chatbot untuk penggunaan santai. Platform ini sudah menjadi alat kerja harian bagi pengguna yang mengandalkannya untuk menulis kode, menelusuri informasi, merangkum data, dan menjalankan tugas profesional lain.
Karena itu, gangguan seperti hari ini bisa berdampak langsung pada produktivitas. Pengguna personal mungkin hanya kehilangan akses sementara, tetapi tim kerja dan pengguna enterprise bisa menghadapi hambatan pada pekerjaan yang sedang berjalan.
Gangguan pada AI generatif juga terasa berbeda dibanding layanan biasa. Saat sistem respons tidak bekerja, bukan hanya halaman yang lambat dimuat, tetapi seluruh alur kerja berbasis prompt bisa berhenti.
Status terbaru yang bisa dipahami pengguna
Berdasarkan pola laporan yang muncul, status Gemini pada 10 Juni 2026 memang menunjukkan adanya outage yang signifikan. Masalah tampak meluas dan konsisten di banyak skenario penggunaan, mulai dari membuka chat lama sampai mencoba membuat respons baru.
Belum ada penjelasan rinci mengenai akar masalah maupun perkiraan kapan layanan akan pulih sepenuhnya. Itu berarti pengguna masih perlu mengantisipasi error yang muncul secara berulang selama gangguan berlangsung.
Untuk saat ini, bagian platform yang paling terdampak tampaknya adalah sistem pembuatan respons. Selama Error 1076 dan Error 1099 masih banyak dilaporkan, pengalaman memakai Gemini kemungkinan akan tetap tidak stabil di web maupun aplikasi seluler.
Source: tech.sportskeeda.com








