8 Tablet Rp3-4 Jutaan yang Siap Gantikan Laptop, Pilihan Paling Masuk Akal Buat Kerja Hybrid

Mobilitas kerja hybrid dan kuliah online membuat tablet kembali jadi perangkat andalan. Di kisaran Rp3 juta sampai Rp4 jutaan, pilihan yang tersedia di Juni 2026 sudah jauh lebih serius karena banyak model membawa layar besar, baterai awet, dan performa yang cukup untuk menggantikan laptop ringan.

Pilihannya juga tidak lagi terbatas pada tablet untuk hiburan semata. Sejumlah model kini datang dengan RAM 8 GB, storage besar, dukungan stylus, hingga keyboard bawaan, sehingga lebih siap dipakai mengetik, rapat daring, membaca dokumen, dan multitasking harian.

Pilihan Rp3 jutaan: fokus ke layar lega dan daya tahan

Itel Vista Tab 30 Pro jadi opsi paling menarik bagi yang ingin layar super besar tanpa harga tinggi. Tablet ini membawa panel 13 inci 2K, kecerahan 600 nits, Helio G99, RAM 8 GB, storage 256 GB UFS 2.2, baterai 10.000 mAh, serta dukungan 4G, dengan harga mulai Rp3,1 jutaan.

Huawei MatePad SE 11 menonjol di aspek kenyamanan mata. Layarnya 11 inci Full HD Plus sudah mengantongi sertifikasi TUV Rheinland untuk anti-blue light dan flicker-free, lalu dipasangkan dengan Snapdragon 680, RAM 6 GB, ROM 128 GB, baterai 7.700 mAh, serta dukungan Huawei M-Pen Lite, dengan harga mulai Rp3,2 jutaan.

Infinix XPad 20 Pro mengincar pengguna yang ingin visual mulus. Tablet ini membawa layar 12 inci 2K 90Hz, Helio G100 Ultimate 6nm, RAM 8 GB, internal 256 GB, baterai 8.000 mAh, pengisian 18W, dan jaringan 4G LTE, dengan harga mulai Rp3,4 jutaan.

Masuk ke kelas Rp3,5 jutaan hingga Rp4 jutaan

Samsung Galaxy Tab A11 Plus menjadi satu-satunya model di daftar ini yang sudah mendukung 5G via kartu SIM. Tablet ini memakai Dimensity 7300 4nm, RAM 6 GB, storage 128 GB, baterai 7.040 mAh, fast charging 25W, serta desain bezel tipis, dengan harga mulai Rp3,5 jutaan untuk versi Wi-Fi dan Rp4,5 jutaan untuk versi 5G.

Motopad 60 Neo hadir sebagai opsi paling baru di sisi perangkat lunak. Tablet ini langsung menjalankan Android 15, membawa fitur Circle to Search dan Smart Connect, empat speaker Dolby Atmos, layar 11 inci 2.5K 90Hz, Dimensity 6300, RAM 4 GB, ROM 128 GB, dan baterai 7.040 mAh, dengan harga mulai Rp4 jutaan.

Paling kuat untuk performa dan kerja berat

Redmi Pad 2 Pro tampil sebagai salah satu kandidat paling serius di kelas 4 jutaan. Tablet ini disebut sebagai perangkat pertama di Indonesia yang memakai Snapdragon 7s Gen 4, lalu dipadukan dengan layar 12,1 inci 2.5K 120Hz, RAM 8 GB, ROM 256 GB, baterai 12.000 mAh, fast charging 33W, dan bodi metal unibody, dengan harga mulai Rp4,1 jutaan.

Poco Pad M1 membawa bekal serupa karena memakai Snapdragon 7s Gen 4, RAM 8 GB, storage 256 GB, dan layar 12,1 inci 2.5K 120Hz. Keunggulan utamanya ada pada baterai 12.100 mAh yang diklaim mampu standby hingga 83 hari, dengan harga mulai Rp4,1 jutaan.

Opsi praktis untuk pengguna yang butuh paket lengkap

Infinix XPad Edge masuk untuk pengguna yang ingin langsung kerja tanpa membeli aksesori tambahan. Paket penjualannya sudah mencakup X Keyboard, lalu membawa desain metal premium setebal 6,19 mm, Snapdragon 685, RAM 8 GB, storage 256 GB yang bisa diperluas hingga 2 TB via microSD, layar 13,2 inci 2.4K, baterai 8.000 mAh, dan dukungan 4G LTE, dengan harga mulai Rp4,5 jutaan.

Dari seluruh daftar ini, Redmi Pad 2 Pro dan Poco Pad M1 paling kuat untuk pengguna yang mengejar performa murni dan layar terbaik di sekitar Rp4 jutaan. Sementara itu, Infinix XPad Edge lebih cocok untuk kebutuhan kerja instan karena keyboard sudah tersedia di dalam paket penjualan.

Terkait