Update Pixel Malah Bikin Ponsel Stuck di Logo G, Google Kini Minta Pengguna Lapor Satu per Satu

Author: Qoo Media

Google akhirnya angkat bicara soal masalah bootloop yang dilaporkan menimpa sejumlah ponsel Pixel setelah pembaruan perangkat lunak dalam beberapa bulan terakhir. Perusahaan kini meminta pengguna yang terdampak untuk membuat tiket dukungan resmi dan menyebutkan secara jelas bahwa masalahnya adalah “reboot loop issue after recent software update.”

Langkah ini penting karena gangguan tersebut bukan sekadar restart biasa. Sejumlah pengguna melaporkan perangkat mereka berhenti di logo “G” saat dinyalakan, gagal masuk ke sistem, bahkan terkunci dalam siklus reboot setelah memasukkan PIN.

Masalah ini sudah bergulir sejak Maret dan belum benar-benar mereda. Laporan pengguna menyebut gejala serupa masih muncul setelah pembaruan April dan Mei, sehingga isu ini kini menjadi salah satu gangguan startup paling menyita perhatian di kalangan pengguna Pixel.

Di Google Issue Tracker, thread terkait masalah ini telah dipenuhi ratusan komentar dari pengguna terdampak. Laporan itu juga mengumpulkan lebih dari 400 upvote, sebuah sinyal bahwa jumlah kasus yang dirasakan pengguna kemungkinan lebih besar dari yang terlihat di kolom komentar.

Google minta pengguna lapor langsung

Menurut balasan terbaru Google di Issue Tracker yang ditemukan Android Authority, perusahaan masih menyelidiki masalah startup atau bootloop ini. Google menyebut gangguan tersebut muncul setelah pembaruan perangkat lunak Maret, April, atau Mei dan dapat membuat perangkat macet di logo “G” atau layar boot awal.

Google juga menyebut ada kasus saat perangkat langsung terkunci dan reboot lagi setelah pengguna memasukkan PIN. Karena pola kerusakan tampaknya tidak seragam, perusahaan menilai jalur penyelesaiannya bisa berbeda pada tiap perangkat.

Itu sebabnya Google tidak menawarkan satu langkah perbaikan umum yang berlaku untuk semua pengguna. Perusahaan justru meminta pengguna menghubungi tim dukungan agar bisa diarahkan ke “jalur terbaik” sesuai kondisi perangkat masing-masing.

Bagi pengguna yang hendak melapor, Google meminta agar isi tiket dukungan menyebut secara spesifik bahwa masalah yang dialami adalah “reboot loop issue after recent software update.” Detail ini dinilai penting agar kasus dapat diidentifikasi dengan lebih cepat oleh tim dukungan.

Gejala yang dilaporkan pengguna

Keluhan paling umum adalah ponsel tidak bisa melewati logo awal saat dinyalakan. Dalam beberapa laporan, perangkat hanya berhenti di huruf “G” yang biasanya tampil saat booting atau restart, tanpa pernah masuk ke layar utama.

Sebagian pengguna juga melaporkan pesan error yang lebih serius. Salah satu pesan yang muncul adalah “Cannot load Android system and data corrupt,” yang mengindikasikan perangkat gagal memuat sistem Android dan data dinyatakan rusak.

Ada pula laporan bahwa ponsel sempat tidak mau menyala sama sekali. Dalam satu kasus, sebuah Pixel 8 baru menunjukkan tanda kehidupan setelah dihubungkan ke charger, tetapi kemudian justru masuk ke bootloop tak lama setelahnya.

Gangguan ini dilaporkan terjadi pada lebih dari satu model. Postingan pengguna menyebut perangkat seperti Pixel 4a, Pixel 9, Pixel 10 Pro XL, hingga Pixel 8 ikut terdampak, menunjukkan bahwa masalah ini tidak terbatas pada satu generasi saja.

Masalah sudah berlangsung berbulan-bulan

Laporan awal soal booting bermasalah mulai ramai sejak awal Maret setelah Google merilis patch keamanan bulanan. Sejak saat itu, pola keluhannya relatif konsisten: perangkat gagal masuk ke pengalaman penggunaan normal karena selalu berhenti di layar awal.

Yang membuat situasi semakin menyulitkan, laporan serupa terus berlanjut pada pembaruan April dan Mei. Artinya, bagi sebagian pengguna, memasang update keamanan terbaru belum otomatis mengakhiri masalah, dan dalam beberapa kasus justru dikaitkan dengan awal munculnya gangguan.

Hingga kini, belum terlihat adanya solusi cepat yang diumumkan secara luas untuk semua perangkat terdampak. Google memang menyatakan masih menyelidiki, tetapi penanganannya tampaknya akan sangat bergantung pada kondisi masing-masing unit.

Bagi pengguna Pixel yang mengalami gejala serupa, fokus Google saat ini bukan pada panduan perbaikan massal, melainkan penanganan lewat dukungan resmi. Dengan begitu, perusahaan dapat menentukan langkah berikutnya berdasarkan model perangkat, kondisi booting, dan pola error yang muncul di tiap kasus.

Source: www.androidcentral.com
Terbaru