iQOO Neo 12 Siap Menantang Batas OLED, Layar 2K 165Hz yang Pernah Dianggap Mustahil

Author: Qoo Media

Pasar smartphone gaming kembali memanas setelah bocoran terbaru mengarah pada satu kombinasi yang sebelumnya dianggap sulit diwujudkan: layar OLED 2K dengan refresh rate 165Hz. iQOO Neo 12 disebut sebagai perangkat yang berpotensi membawa terobosan itu, sekaligus menantang klaim OnePlus soal batas teknologi panel OLED.

Informasi ini menarik karena OnePlus sebelumnya menyatakan bahwa industri layar belum mampu menggabungkan resolusi 2K dan refresh rate 165Hz dalam satu panel OLED. Jika bocoran tentang Neo 12 akurat, iQOO bisa menjadi pihak yang justru membuktikan bahwa batas tersebut mulai ditembus.

Bocoran yang Menyulut Perhatian Industri

Tipster ternama asal Tiongkok, Digital Chat Station, menyebut iQOO Neo 12 akan hadir dengan layar OLED 2K yang mendukung refresh rate 165Hz. Bahkan, perangkat ini dikabarkan sedang diuji dengan mode yang lebih tinggi lagi, yakni hingga 185Hz.

Kabar itu langsung menjadi sorotan karena menyentuh area yang sangat sensitif di industri smartphone performa tinggi. Selama ini, produsen kerap harus memilih antara resolusi yang lebih tajam atau refresh rate yang lebih cepat karena keterbatasan panel.

OnePlus Pernah Menyebutnya Belum Mungkin

Pernyataan OnePlus pada tahun lalu membuat isu ini semakin kontras. Saat memperkenalkan OnePlus 15, perusahaan menyampaikan bahwa kombinasi OLED 2K dan 165Hz belum bisa dihadirkan secara teknis pada saat itu.

Presiden OnePlus China, Li Jie, menyebut keterbatasan material luminescent dan teknologi sirkuit sebagai alasan utama. Karena itu, OnePlus memilih panel 1,5K dengan refresh rate 165Hz pada OnePlus 15 sebagai solusi terbaik yang tersedia saat itu.

Peluang Jadi yang Pertama di Dunia

Jika bocoran tersebut benar, iQOO Neo 12 berpeluang menjadi smartphone pertama di dunia yang menghadirkan layar OLED 2K 165Hz dalam produk komersial. Pencapaian ini akan sangat berarti karena sebagian besar panel 2K yang diproduksi massal saat ini masih mentok di refresh rate 144Hz.

Kombinasi tersebut juga relevan untuk pasar gaming premium. Perangkat dengan resolusi tinggi dan refresh rate sangat cepat biasanya menawarkan perpaduan antara ketajaman visual dan kelancaran animasi yang sulit dicapai bersamaan.

Mode 185Hz Masih dalam Tahap Uji

Bocoran yang sama menyebut tim riset dan pengembangan iQOO juga sedang menguji refresh rate 185Hz. Angka ini bukan yang tertinggi di smartphone, karena Asus sudah lebih dulu menghadirkan 185Hz lewat ROG Phone 9 Pro.

Perbedaannya terletak pada resolusi. ROG Phone 9 Pro masih memakai panel Full HD atau 1080p, sedangkan iQOO Neo 12 dikabarkan mengincar 2K. Jika kombinasi itu berhasil diwujudkan, posisi iQOO bisa naik lebih tinggi di kelas smartphone gaming premium.

Relevan untuk Gaming Kompetitif

Refresh rate yang lebih tinggi memberi dampak nyata pada pengalaman bermain. Gerakan di layar terlihat lebih mulus, respons visual terasa lebih cepat, dan screen tearing bisa ditekan.

Pada game FPS dan game kompetitif lain, kombinasi itu membantu pemain melacak target dengan lebih presisi. Saat dipadukan dengan resolusi 2K, hasilnya berpotensi memberi pengalaman visual yang lebih tajam tanpa mengorbankan kelancaran.

Chipset Flagship Masih Jadi Pelengkap Penting

Selain layar, iQOO Neo 12 juga dikabarkan akan ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari Qualcomm. Meski detail lain belum diungkap, perangkat ini diperkirakan akan menyasar pengguna flagship dan gamer yang mengejar performa tinggi.

Sejumlah laporan juga menyebut iQOO kemungkinan memperkenalkan Neo 12 pada paruh kedua 2026. Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari perusahaan soal spesifikasi maupun jadwal peluncurannya.

Bocoran ini menunjukkan bahwa persaingan teknologi layar smartphone masih bergerak cepat, terutama di segmen gaming dan performa tinggi. Jika iQOO benar-benar menghadirkan OLED 2K 165Hz, atau bahkan 185Hz, Neo 12 bisa menjadi salah satu perangkat paling menarik untuk diperhatikan di kelas premium.

Terbaru