Vivo X Fold 6 Siap Meluncur 26 Juni, Kamera 200 MP Dan Chipset Ngebut Bikin Rival Waspada

Vivo X Fold 6 mulai memasuki fase paling krusial menjelang peluncuran resminya. Ponsel lipat gaya buku ini dijadwalkan meluncur pada 26 Juni 2026 di pasar domestik China, dan Vivo уже membuka pre-order untuk konsumen di negara tersebut.

Langkah itu membuat perhatian pasar langsung tertuju pada perangkat premium terbaru Vivo ini. Di tengah persaingan foldable phone yang semakin sengit, X Fold 6 datang dengan kombinasi desain baru, layar kelas atas, kamera yang agresif, dan chipset yang diklaim sangat bertenaga.

Desain baru dengan opsi warna Blue Hole

Vivo juga menyorot varian warna Blue Hole sebagai salah satu daya tarik utama X Fold 6. Warna ini terinspirasi dari fenomena alam lubang runtuhan biru di dasar laut dalam.

Dari sisi fisik, Vivo X Fold 6 membawa bahasa desain yang lebih luwes dengan sudut membulat. Meski begitu, tepian bodinya tetap dibuat vertikal untuk menjaga kesan tegas sekaligus memberi rasa nyaman saat digenggam dalam mode lipat maupun terbentang.

Layar premium dengan panel Samsung M14

Di sektor tampilan, Vivo menempatkan material berpendar generasi terbaru pada layar luar dan layar lipat bagian dalam. Pendekatan ini menunjukkan bahwa Vivo ingin menjaga kualitas visual tanpa mengorbankan efisiensi daya.

Untuk panel bagian dalam, Vivo memakai Samsung M14. Panel ini diklaim mampu menghasilkan tingkat kecerahan puncak yang lebih tinggi dan lebih tajam, sekaligus lebih hemat dalam konsumsi baterai.

Kamera yang dikejar sensasi DSLR

Bagian kamera menjadi salah satu fokus terbesar dari Vivo X Fold 6. Perangkat ini bahkan dijuluki sebagai “DSLR Mini yang Dapat Dilipat” karena konfigurasi kameranya dinilai sangat agresif untuk kelas ponsel lipat.

Susunan kameranya mencakup sensor utama 200 MP, lensa telefoto super periskop Zeiss APO pertama di dunia untuk perangkat layar lipat, chip pencitraan mandiri Blueprint V3+, serta dukungan teleconverter Vivo Zeiss G2 yang setara focal length 200mm. Kombinasi itu ditujukan untuk menghasilkan foto dan video dengan akurasi warna alami yang mendekati kamera profesional.

Chipset Dimensity 9500 Super Edition jadi andalan

Di balik bodinya, Vivo X Fold 6 mengandalkan MediaTek Dimensity 9500 Super Edition. Chipset ini disebut lahir dari riset dan pengembangan hampir dua tahun agar bisa bekerja optimal pada arsitektur perangkat layar lipat.

Vivo mengklaim kemampuan NPU pada chipset ini naik 111 persen dibanding generasi sebelumnya. Pada saat yang sama, konsumsi energinya justru turun 56 persen, sehingga performa tinggi tetap diiringi efisiensi daya yang lebih baik.

Langsung membawa OriginOS 6 Fold

Perangkat ini juga akan langsung menjalankan OriginOS 6 Fold saat pertama kali diaktifkan. Sistem operasi tersebut sudah dibekali fitur produktivitas multi-application yang dirancang untuk memaksimalkan multitasking di layar lebar.

Dengan pendekatan itu, Vivo tampak ingin menjadikan X Fold 6 bukan hanya sebagai ponsel lipat premium, tetapi juga perangkat kerja yang lebih serius. Fokusnya terlihat jelas pada kombinasi layar, kamera, dan efisiensi komputasi yang disiapkan untuk pengguna kelas atas.

Namun, Vivo هنوز belum mengungkap harga resmi maupun jadwal ketersediaan untuk pasar global di luar China. Detail itu diperkirakan baru akan dijelaskan lengkap saat acara peluncuran resminya pada akhir bulan Juni.

Source: www.gadgetdiva.id

Terkait