Vivo mulai mengangkat dua nilai jual utama X Fold 6 menjelang peluncurannya, yakni baterai yang lebih besar dan ketahanan yang ditingkatkan. Ponsel lipat bergaya buku ini dijadwalkan debut pada 26 Juni dan sudah dibuka untuk pre-order di China.
Sorotan terbesarnya ada pada baterai 7.000mAh, naik dari 6.000mAh pada Vivo X Fold 5. Di segmen ponsel lipat, peningkatan ini penting karena daya tahan sering menjadi salah satu kompromi terbesar dibanding ponsel biasa.
Han Boxiao dari Vivo, melalui unggahan di Weibo, mengonfirmasi penggunaan baterai “Blue Ocean” 7.000mAh pada Vivo X Fold 6. Baterai ini juga disebut memakai teknologi anoda silikon generasi kelima yang diklaim sebagai yang pertama di industri.
Vivo menyebut baterai tersebut mampu memberi daya tahan hingga 9,8 jam dalam kondisi beban berat. Perusahaan juga mengklaim ada peningkatan performa 30 persen dibanding model sebelumnya.
Tidak hanya mengejar kapasitas, Vivo juga menyorot stabilitas baterai di kondisi ekstrem. X Fold 6 diklaim tetap menjaga daya tahan secara stabil bahkan pada suhu minus 20 derajat Celsius.
Fokus pada daya tahan fisik
Selain baterai, ketahanan bodi ikut menjadi materi promosi utama menjelang pengumuman resmi. Vivo mengonfirmasi X Fold 6 akan membawa rating IPX8 dan IPX9 untuk ketahanan terhadap air.
Ponsel ini juga disebut memiliki engsel ringan yang dirancang untuk membuka dan menutup secara stabil saat dilipat berulang. Klaim ini menunjukkan Vivo tidak hanya menambah kapasitas baterai, tetapi juga berusaha menjawab kekhawatiran umum pada perangkat foldable soal daya tahan mekanis.
Detail ketahanan ini menandai peningkatan penting untuk lini X Fold. Vivo secara terbuka memposisikan X Fold 6 sebagai model yang lebih tangguh dibanding Vivo X Fold 5 tahun lalu.
Chipset dan konektivitas ikut disorot
Di luar baterai dan durabilitas, Vivo juga telah memastikan chipset yang dipakai. X Fold 6 akan ditenagai MediaTek Dimensity 9500 Super Edition berbasis 3nm.
Vivo juga menonjolkan peningkatan di sisi penerimaan sinyal. Perangkat ini disebut memakai Universal Signal Amplification System 3.0 yang membawa chipset komunikasi 1+4 buatan sendiri.
Susunannya terdiri dari satu chip Universal Signal Amplification dan empat chip Wi-Fi enhanced wall-penetrating. Sistem ini diklaim meningkatkan penerimaan sinyal dan kualitas komunikasi di lokasi yang menantang seperti kereta cepat, lift gedung tinggi, dan jalan tol.
Bagi perangkat lipat kelas atas, aspek konektivitas seperti ini menjadi penting karena pengguna sasaran umumnya menuntut pengalaman yang stabil untuk kerja dan mobilitas. Karena itu, promosi Vivo tidak hanya berhenti pada spesifikasi inti, tetapi juga menyentuh pengalaman penggunaan harian.
Kamera dan pilihan warna
Vivo turut mengonfirmasi bahwa X Fold 6 akan hadir dengan empat kamera belakang. Kamera utamanya disebut beresolusi 200 megapiksel.
Perusahaan juga telah memamerkan empat opsi warna yang akan tersedia. Varian tersebut adalah Black Gold, Blue Hole, Polar Night, dan Salt Lake, berdasarkan terjemahan dari penamaan berbahasa China.
Kehadiran empat warna ini memberi sinyal bahwa Vivo ingin menekankan sisi premium sekaligus gaya pada perangkat barunya. Strategi ini lazim dipakai untuk ponsel lipat, yang tidak hanya dijual sebagai alat produktivitas tetapi juga sebagai produk kelas atas.
Peluncuran dan pre-order
Vivo X Fold 6 dijadwalkan meluncur di China pada 26 Juni. Menjelang tanggal itu, perusahaan sudah membuka pre-order melalui situs resmi Vivo China, JD.com, dan Tmall.
Konsumen yang melakukan reservasi disebut akan mendapatkan diskon awal dan subsidi tukar tambah. Nilainya mencapai hingga CNY 1500.
Langkah membuka pre-order sebelum debut resmi biasanya dipakai untuk membangun minat pasar sekaligus mengukur respons awal konsumen. Dalam kasus X Fold 6, materi promosi yang sudah dibuka lebih dulu memperlihatkan bahwa Vivo menaruh perhatian besar pada dua isu yang paling sering dipertanyakan di kategori foldable, yaitu baterai dan ketahanan.
Dengan baterai 7.000mAh, rating IPX8 dan IPX9, engsel ringan, serta chipset Dimensity 9500 Super Edition, Vivo tampak menyiapkan X Fold 6 sebagai pembaruan yang fokus pada penggunaan nyata sehari-hari. Detail resmi lainnya kemungkinan akan terungkap penuh saat peluncuran pada 26 Juni di China.
