Pasar Smartwatch Makin Naik Kelas, Apple Tetap Memimpin Saat Samsung Tersandung

Pasar smartwatch global kembali menunjukkan pemulihan yang makin jelas pada kuartal pertama 2026. Pengiriman perangkat wearable pintar tumbuh 4% dibanding periode yang sama tahun lalu, dengan Apple tetap memimpin pasar dunia.

Kabar ini penting karena pertumbuhan tersebut datang setelah 2024 yang berat dan pemulihan bertahap sepanjang 2025. Data Counterpoint juga menunjukkan bahwa konsumen kini makin tertarik membeli smartwatch premium, bukan hanya perangkat dasar.

Posisi Apple masih paling kuat secara global. Perusahaan itu menguasai 23% pangsa pasar smartwatch dunia pada Q1 2026, sekaligus mencatat pertumbuhan 21% dibanding Q1 2025.

Dorongan utama bagi Apple datang dari lini wearable yang relatif baru. Counterpoint menilai perangkat-perangkat baru Apple menjadi salah satu penggerak terbesar kenaikan pasar pada awal tahun ini.

Amerika Utara menjadi wilayah yang sangat penting bagi Apple. Lebih dari separuh total pengiriman smartwatch Apple berasal dari kawasan tersebut, mempertegas dominasi merek itu di pasar premium.

Kenaikan permintaan tidak hanya terlihat dari volume pengiriman. Harga jual rata-rata global atau average selling price (ASP) smartwatch juga naik 6% secara tahunan pada kuartal pertama tahun ini.

Kenaikan ASP itu memberi sinyal bahwa pembeli mulai mencari fitur yang lebih tinggi. Produsen pun merespons dengan menghadirkan perangkat wearable yang membawa fitur premium, lebih banyak sensor, dan kemampuan pemantauan kesehatan yang lebih baik.

Perubahan ini menunjukkan arah pasar yang berbeda dibanding fase penurunan sebelumnya. Jika sebelumnya fokus pasar lebih banyak pada pertumbuhan volume, kini nilai jual dan kelas produk juga ikut naik.

Di luar Apple, persaingan global tetap bergerak dinamis. Huawei menempati posisi kedua setelah mencatat kenaikan penjualan 12%, lalu diikuti Xiaomi, Imoo, dan Samsung.

Performa Samsung justru bergerak berlawanan dengan tren pasar secara umum. Vendor tersebut mengalami penurunan signifikan sebesar 28%, saat pasar global dan beberapa pesaing utama justru tumbuh.

China Jadi Penopang Penting

Selain Amerika Utara, China menjadi salah satu motor utama pertumbuhan smartwatch pada awal 2026. Pengiriman smartwatch di negara itu tumbuh 15% dibanding tahun lalu, memberi kontribusi besar terhadap kenaikan pasar global.

Huawei tampil dominan di pasar domestik China. Perusahaan itu menguasai 40% pangsa pasar dalam negeri, jauh di depan para pesaingnya.

Di belakang Huawei, pasar China diisi oleh Imoo dan Xiaomi. Kekuatan tiga pemain ini memperlihatkan bahwa pertumbuhan pasar wearable tidak lagi hanya bertumpu pada merek global tradisional, tetapi juga pada vendor yang sangat kuat di pasar lokal.

Kinerja China menjadi penting karena pasar ini memberi tambahan volume sekaligus mendukung tren premiumisasi. Saat permintaan naik di segmen yang lebih tinggi, produsen mendapat ruang untuk mendorong perangkat dengan sensor dan kapabilitas kesehatan yang lebih lengkap.

Pasar Premium Makin Menonjol

Counterpoint mencatat bahwa konsumen secara umum kini lebih condong membeli smartwatch premium. Kecenderungan itu terlihat sejalan dengan naiknya ASP global dan strategi produk para produsen besar.

Perangkat wearable terbaru kini tidak lagi hanya dijual sebagai aksesori pendamping ponsel. Banyak model terbaru membawa fitur kesehatan yang lebih kuat, sensor lebih banyak, dan pengalaman penggunaan yang lebih lengkap, sehingga pembeli tampak lebih bersedia membayar lebih mahal.

Bagi Apple, kondisi ini menjadi angin segar karena perusahaan tersebut selama ini kuat di kelas premium. Kombinasi antara perangkat baru, basis pengguna yang besar, dan kekuatan pasar Amerika Utara membantu mempertahankan jarak dengan para rival.

Di sisi lain, Huawei mendapat dorongan dari pasar domestik yang sangat solid. Dominasi di China memberi fondasi penting bagi performa globalnya, terutama saat permintaan di negara itu tumbuh dua digit.

Tren Q1 2026 juga memperlihatkan bahwa pemulihan pasar wearable berlangsung lebih sehat dibanding sebelumnya. Pertumbuhan pengiriman, kenaikan harga jual rata-rata, dan menguatnya minat pada fitur kesehatan premium memberi gambaran bahwa pasar smartwatch sedang bergerak ke fase yang lebih matang.

Dengan Apple di posisi teratas dan Huawei terus menekan dari belakang, persaingan smartwatch global kini tidak hanya soal jumlah unit yang terkirim. Nilai produk, kualitas fitur, dan kekuatan di pasar regional juga semakin menentukan arah industri.

Source: www.gsmarena.com

Terkait