Samsung mulai menggulirkan One UI 9 Beta 3 untuk lini Galaxy S26 di sejumlah wilayah terbatas. Pembaruan ini hadir dengan ukuran besar, sekitar 1,7GB, tetapi fokus utamanya bukan penambahan fitur baru melainkan perbaikan bug yang cukup luas.
Bagi pengguna yang sudah terdaftar dalam program beta, pembaruan ini penting karena menyasar sejumlah masalah yang langsung memengaruhi penggunaan harian. Mulai dari perangkat yang restart saat streaming video hingga layar putih saat menerima panggilan, Samsung tampak memprioritaskan stabilitas sebelum rilis final.
Menurut SamMobile, One UI 9 Beta 3 meluncur untuk seri Galaxy S26 dengan versi firmware vS94xBXXU3ZZF7. Ketersediaannya disebut masih terbatas di pasar tertentu, termasuk Korea Selatan, Inggris, Polandia, dan India.
Pembaruan ini juga membawa patch keamanan Juni 2026. Artinya, penguji beta tidak hanya menerima perbaikan sistem, tetapi juga peningkatan perlindungan keamanan terbaru.
Fokus besar pada stabilitas
Daftar perubahan menunjukkan Samsung menaruh perhatian besar pada bug yang paling mengganggu. Salah satu perbaikannya mengatasi masalah perangkat yang melakukan reboot saat pengguna sedang menonton video streaming.
Samsung juga memperbaiki bug layar putih yang muncul saat menerima panggilan telepon di Galaxy S26. Masalah seperti ini tergolong krusial karena menyentuh fungsi inti perangkat.
Perbaikan lain menyasar tampilan latar belakang hitam saat pengguna menarik turun status bar. Gangguan visual seperti ini memang terlihat sederhana, tetapi dapat merusak pengalaman penggunaan antarmuka secara keseluruhan.
Aplikasi Files ikut mendapat perhatian dalam beta terbaru ini. Samsung memperbaiki bug yang sebelumnya membuat daftar file tersimpan tidak tampil penuh di perangkat.
Kamera, layar kunci, dan navigasi ikut dibenahi
One UI 9 Beta 3 juga membawa peningkatan pada kemampuan fokus kamera saat menggunakan zoom 30x. Ini menunjukkan Samsung tidak hanya mengejar kestabilan sistem, tetapi juga memperbaiki area yang berhubungan langsung dengan performa kamera.
Di sisi lain, perusahaan juga memperbaiki masalah ketika layar beranda tidak bisa digeser ke kiri atau kanan saat menggunakan pen. Bagi pengguna model Ultra atau perangkat yang mendukung stylus, perbaikan ini bisa terasa signifikan.
Bug pada widget layar kunci juga masuk dalam daftar pembaruan. Informasi seperti cuaca dan baterai sebelumnya dilaporkan tidak selalu diperbarui dengan benar, dan kini telah ditangani dalam beta ketiga.
Samsung turut memperbaiki kondisi tertentu yang membuat sebagian tampilan pratinjau kamera terpotong. Selain itu, error yang berkaitan dengan privacy display saat mengatur routines atau menyalakan dan mematikan Quick Panel juga disebut telah ditingkatkan.
Langkah cepat menuju rilis yang lebih matang
Beta ketiga ini menegaskan bahwa Samsung bergerak cukup cepat dalam pengembangan One UI 9. Pengujian software berbasis Android 17 itu sudah dimulai sejak awal Mei, lalu Beta 2 hadir pada akhir bulan yang sama.
Beta 2 sebelumnya juga berukuran besar, yakni 1,6GB. Polanya mirip dengan Beta 3, karena pembaruan saat itu juga lebih banyak berisi perbaikan bug ketimbang perubahan besar yang mudah terlihat.
Langkah ini memberi sinyal bahwa Samsung sedang mempercepat pemolesan software sebelum peluncuran lebih luas. Alih-alih terus menambahkan fitur baru di tahap akhir, perusahaan tampaknya lebih memilih membereskan gangguan yang masih tersisa.
Pada pembaruan sebelumnya, Samsung juga sempat memperbaiki modul Good Lock, khususnya LockStar, untuk mengatasi masalah jam di layar kunci. Perbaikan lain saat itu juga menyasar kendala ketika pengguna mencoba menghapus pesan dalam jumlah besar.
Masih ada jejak pengembangan fitur baru
Meski beta terbaru berfokus pada perbaikan, pengembangan fitur baru One UI 9 belum sepenuhnya berhenti. Laporan sebelumnya sempat menyebut Samsung sedang menyiapkan integrasi antara aplikasi Contacts dan Creative Studio.
Selain itu, Samsung juga disebut menyiapkan alat kustomisasi di aplikasi Notes. Namun, pada Beta 3 kali ini, pusat perhatian jelas bergeser ke kestabilan dan penyempurnaan pengalaman penggunaan.
Untuk saat ini, pengguna Galaxy S26 di luar wilayah yang sudah disebut kemungkinan masih harus menunggu. Disebutkan bahwa perangkat Galaxy S26 di Amerika Serikat berpotensi menerima pembaruan ini kemudian, sehingga pengguna yang sudah terdaftar dalam program beta perlu memantau notifikasi pembaruan dalam beberapa waktu ke depan.
Source: www.androidcentral.com





