Rumor iPhone Fold kembali memanas, tetapi arah kabarnya kini justru bergeser ke penundaan. Sejumlah petunjuk dari rantai pasok Apple mengarah pada kemungkinan bahwa perangkat lipat pertama Apple tidak hadir pada 2026 dan baru mulai dikirim ke konsumen pada 2027.
Perubahan jadwal ini menjadi sorotan karena iPhone Fold sudah lama dinantikan, namun hingga pertengahan 2026 Apple belum juga memperkenalkannya secara resmi. Di tengah antusiasme yang terus tumbuh, minimnya tanda-tanda produksi massal membuat spekulasi soal mundurnya debut perangkat itu semakin kuat.
Sinyal datang dari pemasok komponen
Laporan Economic Daily News yang dikutip AppleInsider, Selasa (16/6/2026), menyebut ada indikasi perubahan pada jadwal perangkat baru Apple. CEO Largan Precision, Enping Lin, mengatakan bahwa “beberapa peluang baru akan diumumkan pada kuartal ketiga, dan sebagian lainnya akan dipindahkan ke awal tahun depan.”
Pernyataan itu tidak menyebut iPhone Fold secara langsung. Namun, Largan Precision dikenal sebagai pemasok lensa untuk perangkat Apple, sehingga komentar tersebut memicu spekulasi di kalangan pengamat industri.
Lin juga mengatakan bahwa kuartal keempat tahun ini akan lebih sibuk dibanding tahun-tahun sebelumnya karena penjadwalan perangkat baru pelanggan. Banyak pihak menafsirkan ucapan itu sebagai sinyal bahwa ada perubahan pada rencana peluncuran produk Apple yang sedang disiapkan.
Sinyal serupa datang dari Ruan Chaozong, General Manager Xinrixing. Perusahaan itu disebut memproduksi komponen bearing atau engsel untuk iPhone Fold, dan menurut laporan yang beredar, Xinrixing hanya menunggu keputusan Apple terkait jadwal pengiriman perangkat tersebut.
Produksi disebut masih jadi kendala
Tantangan produksi menjadi salah satu alasan yang paling sering muncul dalam berbagai rumor tentang iPhone Fold. Sejumlah laporan sebelumnya menyebut Apple masih melakukan pengujian manufaktur untuk memastikan kualitas perangkat lipat pertamanya.
Analis Apple Ming-Chi Kuo juga pernah menyebut pengembangan iPhone Fold menghadapi tantangan teknis. Menurutnya, kendala yield rate dan kesiapan manufaktur dapat memengaruhi jadwal pengiriman perangkat dalam jumlah besar.
Apple dikenal sangat ketat sebelum merilis kategori produk baru. Perusahaan biasanya menunggu teknologi yang dipakai benar-benar matang sebelum meluncurkannya ke pasar.
Karena itu, bila masih ada masalah pada layar lipat, mekanisme engsel, daya tahan perangkat, atau proses produksi massal, penundaan menjadi pilihan yang masuk akal. Apple tampaknya tidak ingin mengambil risiko meluncurkan produk yang belum memenuhi standar kualitas internalnya.
Rumor lama yang terus berulang
Kabar soal iPhone Fold sejatinya bukan hal baru. Sejak Samsung memperkenalkan smartphone lipat pertamanya pada 2019, hampir setiap tahun muncul laporan yang memprediksi Apple akan mengikuti langkah serupa.
Tahun 2026 sempat dianggap sebagai momen paling realistis untuk debut iPhone Fold. Alasannya, jumlah bocoran yang beredar saat itu jauh lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Pada April 2026, sejumlah laporan bahkan sempat menyebut Apple akan mengumumkan iPhone Fold dalam acara peluncuran iPhone pada September 2026. Perangkat itu diperkirakan baru dikirim beberapa minggu setelahnya, dan kemungkinan hanya tersedia dalam jumlah terbatas.
Namun, laporan lain kemudian menyebut ada masalah produksi yang membuat jadwal peluncuran bergeser ke 2027. Banyaknya rumor yang saling bertolak belakang membuat posisi iPhone Fold tetap penuh tanda tanya.
Rencana jangka panjang Apple masih disebut ada
Di saat generasi pertamanya belum jelas, beberapa laporan menyebut Apple sudah menyiapkan langkah lanjutan untuk lini smartphone lipat. Model berikutnya dikabarkan bisa hadir pada 2027 dan 2028.
Generasi lanjutan itu disebut akan membawa desain yang lebih matang, bezel lebih tipis, dan kemungkinan format flip yang lebih ringkas. Meski begitu, semua informasi tersebut masih berada di level rumor dan spekulasi dari rantai pasok.
Hingga Apple memberi pengumuman resmi, belum ada kepastian kapan iPhone Fold benar-benar masuk pasar. Untuk saat ini, kabar yang paling kuat justru menunjukkan bahwa penantian terhadap iPhone lipat pertama Apple bisa berlangsung lebih lama dari yang sebelumnya diperkirakan.
Source: www.idntimes.com





