OnePlus N6 Bawa Baterai 8.000 mAh dan Cas 45W, Chipsetnya Ternyata Dimensity 6300

OnePlus mulai mengunci perhatian menjelang peluncuran OnePlus N6 dengan mengonfirmasi salah satu detail paling penting bagi pengguna ponsel berdaya tahan besar. Ponsel ini dipastikan mendukung pengisian cepat 45W SuperVOOC, sementara kapasitas baterainya sebelumnya sudah diumumkan mencapai 8.000 mAh.

Kabar ini penting karena OnePlus N6 akan menjadi model pertama dalam lini N Series yang baru. Dengan baterai besar dan klaim isi daya singkat untuk pemakaian cepat, perangkat ini tampak diarahkan ke pengguna yang mengutamakan daya tahan dan kepraktisan harian.

OnePlus dijadwalkan memperkenalkan N6 pada 30 Juni. Perusahaan juga sudah menampilkan perangkat tersebut dalam dua pilihan warna, meski rincian spesifikasi lainnya belum diungkap resmi secara lengkap.

Lewat unggahan di X, OnePlus India menyebut OnePlus N6 mampu memberikan 1,7 jam pemutaran video hanya dengan pengisian selama lima menit. Klaim itu datang bersama konfirmasi dukungan 45W SuperVOOC Fast Charging.

Informasi ini memberi gambaran awal tentang pendekatan OnePlus terhadap kombinasi baterai besar dan kecepatan isi ulang. Angka 8.000 mAh tergolong menonjol, sehingga efisiensi pengisian menjadi sorotan utama menjelang peluncuran.

Video yang dibagikan OnePlus juga mengisyaratkan dukungan reverse wired charging. Namun, belum ada rincian resmi mengenai seberapa cepat N6 dapat mengisi daya perangkat lain melalui fitur tersebut.

Chipset mulai terungkap lewat Geekbench

Di luar pengumuman resmi OnePlus, perangkat dengan nomor model CPH2955 yang diyakini sebagai OnePlus N6 muncul di Geekbench. Daftar benchmark itu membuka petunjuk penting soal chipset, memori, dan sistem operasi yang dipakai.

Ada beberapa listing Geekbench untuk CPH2955. Semua listing tersebut menunjukkan perangkat berjalan dengan Android 16, membawa RAM 6GB, dan memakai prosesor octa-core MediaTek dengan kode MT6835.

Kode MT6835 dapat merujuk ke Dimensity 6100+ atau Dimensity 6300. Namun, rincian clock CPU pada listing itu mengarah ke Dimensity 6300, bukan Dimensity 6100+.

Dasarnya ada pada dua inti Cortex-A76 yang tercatat berjalan hingga 2,4GHz. Kecepatan ini sesuai dengan Dimensity 6300, sementara Dimensity 6100+ memiliki dua inti Cortex-A76 hingga 2,2GHz.

Kedua chipset tersebut sama-sama memiliki enam inti Cortex-A55 dengan frekuensi maksimum 2GHz. Karena itu, pembeda utama pada listing ini datang dari kecepatan dua inti performanya.

Jika identifikasi itu akurat, OnePlus N6 akan hadir dengan Dimensity 6300 sebagai otak utama. Temuan ini juga memberi gambaran posisi perangkat di kelas pasar yang lebih menekankan efisiensi dan kebutuhan harian dibanding performa flagship.

Skor awal dan arti di baliknya

Pada saat data benchmark ini dicatat, skor single-core tertinggi untuk CPH2955 di Geekbench mencapai 788. Sementara itu, skor multi-core tertingginya tercatat 2029.

Skor ini belum bisa dijadikan penilaian final atas performa perangkat di penggunaan nyata. Namun, angka tersebut tetap memberi petunjuk awal tentang kemampuan ponsel sebelum pengumuman resminya digelar.

Kombinasi Android 16, RAM 6GB, dan Dimensity 6300 menunjukkan OnePlus tampaknya menyiapkan fondasi perangkat yang fokus pada stabilitas penggunaan sehari-hari. Dalam konteks ini, baterai 8.000 mAh dan pengisian 45W justru berpotensi menjadi nilai jual yang lebih menonjol daripada sekadar skor benchmark.

Apa yang sudah pasti dan apa yang masih menunggu konfirmasi

Sejauh ini, detail yang sudah dikonfirmasi langsung mencakup tanggal peluncuran 30 Juni, baterai 8.000 mAh, dua opsi warna, dan pengisian cepat 45W SuperVOOC. Klaim tambahan yang juga sudah disampaikan adalah kemampuan mendapat 1,7 jam pemutaran video dari pengisian lima menit.

Sementara itu, informasi seperti chipset, RAM 6GB, Android 16, dan skor benchmark masih berasal dari listing Geekbench untuk model CPH2955 yang diyakini sebagai N6. Reverse wired charging juga baru terlihat sebagai indikasi dari materi video, tanpa rincian kecepatan pengisian untuk perangkat lain.

Dengan waktu peluncuran yang masih tersisa lebih dari sepekan, masih ada ruang bagi OnePlus untuk membuka spesifikasi lain dalam beberapa hari ke depan. Untuk saat ini, sorotan utama jelas mengarah pada kombinasi baterai besar 8.000 mAh, dukungan 45W SuperVOOC, dan petunjuk penggunaan Dimensity 6300 yang mulai terbaca lewat Geekbench.

Source: www.gsmarena.com

Terkait