Gangguan Spotify dilaporkan terjadi pada 16 Juni 2026, dengan banyak pengguna mengeluhkan musik tidak bisa diputar. Bagi sebagian pengguna, masalahnya bukan hanya pada pemutaran lagu, tetapi juga pada playlist yang tidak dapat diakses.
Layanan ini belum memberi pernyataan resmi saat laporan gangguan bermunculan. Namun, data dari Downdetector menunjukkan Spotify memang sedang mengalami masalah layanan yang cukup signifikan di sejumlah wilayah.
Menurut Downdetector, gangguan mulai terdeteksi sekitar pukul 6:58 PM IST pada 16 Juni 2026. Laporan tidak terkonsentrasi di satu negara saja, melainkan muncul di beberapa kawasan sekaligus.
Wilayah yang terdampak mencakup Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Kanada, dan India. Pola ini menunjukkan gangguan berskala luas, bukan sekadar masalah lokal pada jaringan tertentu.
Jumlah laporan juga meningkat cukup besar di beberapa negara. Downdetector mencatat lebih dari 5.000 laporan dari Amerika Serikat dan sekitar 1.212 laporan dari India.
Akun pemantau StatusIsDown di X, @status_is_down, juga menyoroti lonjakan keluhan tersebut. Unggahan itu menyebut Spotify dilaporkan down untuk ribuan pendengar pada saat yang sama.
Layanan yang Terdampak
Dampak gangguan tampaknya menyentuh lebih dari satu fitur utama Spotify. Sejumlah pengguna tidak bisa memutar musik, sementara pengguna lain bahkan kesulitan membuka situs web Spotify.
Pengujian yang dilakukan pada saat gangguan menunjukkan situs Spotify masih bisa diakses dalam beberapa kasus. Playlist di aplikasi seluler juga masih terlihat, tetapi lagu tidak berjalan sama sekali.
Track yang dicoba diputar dilaporkan berhenti di posisi 0:00 tanpa suara keluar. Pada beberapa lagu, artwork album juga tidak muncul seperti biasa.
Masalah tidak berhenti di musik saja. Saat laporan ini ditulis, layanan Spotify lain seperti podcast, audiobook, dan pustaka musik juga disebut ikut terdampak.
Artinya, pengguna yang mengira hanya fitur pemutaran lagu yang bermasalah kemungkinan akan menemukan gangguan yang lebih luas. Dalam beberapa kasus, koleksi atau library pengguna juga tidak dimuat dengan normal.
Kenapa Banyak Pengguna Mengira Aplikasinya Rusak
Gangguan seperti ini sering terasa mirip dengan masalah pada aplikasi atau koneksi pribadi. Padahal, data lintas wilayah menunjukkan keluhan muncul serentak dari banyak pengguna di negara berbeda.
Perbedaan pengalaman antarwilayah juga membuat situasinya terlihat tidak konsisten. Ada pengguna yang masih bisa membuka aplikasi, tetapi tidak bisa memutar konten, sementara pengguna lain gagal mengakses layanan sejak awal.
Kondisi itu membuat sebagian orang mungkin mencoba langkah berulang seperti menutup aplikasi, membuka ulang, atau memeriksa koneksi internet. Namun, bila sumber masalah ada di sisi layanan, gejalanya memang bisa muncul dalam bentuk yang berbeda-beda.
Spotify sendiri belum menjelaskan penyebab gangguan saat laporan-laporan ini muncul. Karena itu, informasi yang paling terlihat saat ini berasal dari pola laporan pengguna dan pemantauan layanan seperti Downdetector.
Apakah Spotify Sudah Pulih?
Pada saat yang sama, ada tanda-tanda pemulihan mulai terjadi di sebagian wilayah. Setelah sekitar dua setengah jam downtime, layanan disebut mulai kembali normal bagi sebagian pengguna di beberapa region.
Meski begitu, pemulihan belum berlangsung merata. Banyak pengguna masih melaporkan masalah, yang menandakan proses perbaikan kemungkinan sedang dilakukan secara bertahap di backend.
Situasi seperti ini berarti pengalaman tiap pengguna bisa berbeda tergantung wilayahnya. Sebagian mungkin sudah kembali bisa memutar musik, sementara yang lain masih menemui lagu yang macet atau library yang tidak muncul.
Belum ada waktu pemulihan pasti yang diumumkan. Karena gangguan muncul lintas negara dan pemulihan berjalan tidak serempak, durasi gangguan dapat berbeda dari satu kawasan ke kawasan lain.
Bagi pengguna yang saat ini masih tidak bisa memakai Spotify secara normal, kondisi tersebut sejalan dengan laporan yang sedang berlangsung. Indikasi terbaru menunjukkan layanan mulai membaik di beberapa tempat, tetapi akses penuh ke musik, podcast, audiobook, dan pustaka pengguna belum sepenuhnya stabil untuk semua wilayah.
Source: tech.sportskeeda.com






