Kemunculan varian Korea dari Samsung Galaxy S26 FE di Geekbench memperkuat sinyal bahwa ponsel ini makin dekat ke tahap peluncuran. Listing terbaru itu juga memberi petunjuk penting bahwa Samsung tampaknya tetap mengandalkan chip Exynos untuk lini Fan Edition berikutnya.
Perangkat yang muncul membawa nomor model SM-S741N, yang diyakini sebagai varian Korea Selatan dari Galaxy S26 FE. Temuan ini menarik karena bukan hanya menandai keberadaan perangkat, tetapi juga membuka detail awal soal chipset, RAM, sistem operasi, dan firmware yang digunakan.
Dalam listing Geekbench yang pertama kali disorot SammyGuru, perangkat tersebut tercatat memakai chipset deca-core dengan arsitektur ARMv8. Prosesor itu memiliki frekuensi dasar 1,80GHz dan dibagi ke dalam empat klaster inti.
Rinciannya mencakup dua inti Cluster 1 pada 1,80GHz, lima inti Cluster 2 pada 2,36GHz, dua inti Cluster 3 pada 2,75GHz, dan satu inti Cluster 4 pada 3,30GHz. Jika dibandingkan dengan arsitektur prosesor yang sudah tersedia di pasar, susunan ini mengarah ke Exynos 2500.
Exynos 2500 sendiri merupakan chipset kelas flagship buatan Samsung. Chip ini diumumkan pada Juni 2025 dan saat ini sudah digunakan pada Samsung Galaxy Z Flip 7.
Bila petunjuk ini akurat, Galaxy S26 FE akan menjadi salah satu perangkat Fan Edition yang membawa prosesor kelas atas dari lini internal Samsung. Strategi itu menunjukkan bahwa Samsung belum meninggalkan pendekatan penggunaan chipset Exynos untuk model FE generasi terbaru.
RAM 8GB dan Android 17
Listing benchmark tersebut juga memperlihatkan kapasitas RAM sekitar 6,83GB. Dalam pemasaran komersial, angka itu sangat mungkin diposisikan sebagai varian 8GB.
Di sisi perangkat lunak, ponsel ini tercatat menjalankan Android 17. Antarmuka yang dipakai diperkirakan adalah One UI 9 berbasis Android 17.
Selain itu, entri benchmark juga memuat versi firmware S741NKSU0AZFF. Detail seperti ini biasanya menjadi penanda bahwa pengujian perangkat sudah berjalan pada tahap yang lebih matang dibanding sekadar bocoran spesifikasi mentah.
Kemunculan model Korea ini menyusul penampakan varian lain Galaxy S26 FE di Geekbench sebelumnya. Model terdahulu membawa nomor SM-S741U dan juga mengarah ke kombinasi Exynos 2500, RAM 8GB, serta Android 17.
Pada pengujian sebelumnya itu, perangkat mencatat skor 2.312 poin untuk single-core dan 7.723 poin untuk multi-core. Angka tersebut memberi gambaran awal soal performa, meski hasil benchmark perangkat prarilis biasanya masih bisa berubah sebelum peluncuran resmi.
Skor benchmark terbaru sedikit lebih rendah
Menariknya, angka dalam listing terbaru disebut sedikit lebih rendah dibanding hasil yang muncul sebelumnya. Meski begitu, perbedaan seperti ini bukan hal yang luar biasa untuk perangkat yang masih berada dalam fase pengujian.
Skor benchmark bisa dipengaruhi banyak faktor, termasuk versi firmware, optimasi perangkat lunak, hingga kondisi pengujian saat perangkat dijalankan. Karena itu, hasil di Geekbench belum bisa dianggap sebagai cerminan final performa Galaxy S26 FE saat nanti dipasarkan.
Di luar skor, konsistensi informasi yang muncul justru menjadi sorotan utama. Dua listing berbeda sama-sama mengarah pada Exynos 2500, RAM 8GB, dan Android 17, sehingga memperkuat dugaan mengenai fondasi spesifikasi perangkat ini.
Samsung sendiri belum mengumumkan Galaxy S26 FE secara resmi. Namun, perangkat ini belakangan sudah terlihat di berbagai platform sertifikasi, yang biasanya menjadi tanda bahwa peluncuran makin dekat.
Laporan sebelumnya menyebut Galaxy S26 FE bisa meluncur pada akhir tahun ini. Sebagai konteks, Galaxy S25 FE diperkenalkan pada September 2025.
Apa arti kemunculan varian Korea ini
Munculnya nomor model SM-S741N penting karena menunjukkan bahwa pengujian tidak hanya terjadi pada satu pasar. Ini bisa menandakan Samsung mulai menyiapkan Galaxy S26 FE untuk distribusi yang lebih luas, setidaknya di tahap awal pengembangan regional.
Bagi penggemar lini FE, detail ini juga relevan karena model Fan Edition biasanya menarik perhatian berkat posisinya yang menjembatani fitur kelas atas dan pendekatan yang lebih terjangkau dibanding seri flagship utama. Karena itu, pilihan chipset, RAM, dan software menjadi aspek yang paling banyak dicermati sejak awal.
Untuk saat ini, informasi yang paling konsisten mengarah pada penggunaan Exynos 2500, RAM 8GB, dan Android 17 dengan One UI 9. Selama Samsung belum memberikan pengumuman resmi, listing Geekbench varian Korea ini menjadi petunjuk terbaru yang paling jelas soal arah pengembangan Galaxy S26 FE.
