Vivo Misterius Muncul Di Geekbench, Sinyal Awal Ponsel Pertama Dengan Dimensity 9500

Sebuah smartphone misterius Vivo baru saja muncul di Geekbench dan langsung memicu spekulasi soal langkah berikutnya dari lini ponsel premium Vivo. Perangkat dengan nomor model V2545A itu menunjukkan tanda-tanda kuat memakai chipset flagship terbaru MediaTek, Dimensity 9500.

Kemunculan ini penting karena perangkat tersebut belum punya identitas resmi, tetapi jejak awalnya sudah mengarah ke kelas atas. Selain berpotensi menjadi salah satu ponsel pertama dengan Dimensity 9500, perangkat ini juga sebelumnya sudah terpantau di database sertifikasi 3C di Tiongkok.

Jejak awal di Geekbench

Di Geekbench, V2545A tercatat menggunakan chipset dengan nomor model MT6693. Nama prosesor tidak ditulis secara langsung, tetapi konfigurasi CPU, informasi GPU yang muncul lewat metadata, dan nomor model chipset tersebut sama-sama mengarah kuat ke MediaTek Dimensity 9500.

Jika identifikasi itu tepat, Vivo tampaknya sedang menyiapkan perangkat yang menyasar segmen premium pada akhir 2026. Posisi ini membuat V2545A masuk ke kelompok awal ponsel yang mengadopsi platform flagship terbaru MediaTek.

Pengisian cepat 100W jadi petunjuk penting

Sebelum muncul di Geekbench, perangkat yang sama lebih dulu terdeteksi di sertifikasi 3C pada April 2026. Dokumen itu mengungkap dukungan pengisian daya cepat hingga 100W.

Kombinasi chipset flagship dan pengisian 100W biasanya menjadi ciri perangkat kelas atas. Karena itu, banyak pengamat mulai mengaitkan V2545A dengan lini yang menonjolkan performa tinggi dan pengisian cepat ekstrem.

Arah ke Vivo atau iQOO masih terbuka

Salah satu dugaan yang paling kuat adalah V2545A berasal dari lini iQOO. Brand tersebut memang kerap membawa fokus ke performa tinggi, termasuk pada seri-seri yang mengandalkan kecepatan isi ulang dan chipset kelas flagship.

Namun, kemungkinan itu belum mengunci identitas perangkat secara pasti. Vivo juga sudah mengonfirmasi bahwa Vivo X Fold 6 yang akan datang akan memakai Dimensity 9500, sehingga V2545A masih bisa saja menjadi perangkat Vivo lain dengan platform yang sama.

Bagian dari gelombang perangkat baru

Di sisi lain, sejumlah laporan industri menyebut iQOO sedang menyiapkan penerus seri Neo generasi berikutnya. Salah satu nama yang ramai dibicarakan adalah iQOO Neo 11S, yang disebut akan hadir sebagai penyempurnaan dari generasi sebelumnya.

Sebagai pembanding, iQOO Neo 11 dilaporkan memakai chipset flagship Qualcomm pada generasi terdahulunya. Pola itu menunjukkan bahwa lini Neo tetap menjadi ruang penting bagi iQOO untuk membawa performa tinggi ke pasar.

Tanda pengembangan sudah cukup jauh

Meski nama pemasaran V2545A belum dikonfirmasi, dua jejak awal tersebut memberi sinyal bahwa pengembangannya sudah memasuki tahap lanjut. Geekbench menunjukkan arah chipset, sedangkan sertifikasi 3C memperkuat dugaan bahwa perangkat ini memang disiapkan untuk kelas premium.

Untuk saat ini, kombinasi Dimensity 9500 dan pengisian 100W membuat V2545A menjadi salah satu perangkat Vivo yang paling menarik untuk dipantau. Identitas resminya kemungkinan baru akan terungkap ketika Vivo atau iQOO mulai membuka detail yang lebih lengkap soal desain, spesifikasi, dan posisi produk ini di portofolio mereka.

Terkait