Nothing memberi sinyal kuat soal lini produk baru yang belum pernah dipakai sebelumnya. Perusahaan itu mulai menggoda kehadiran perangkat seri “(b)”, memicu pertanyaan apakah ini akan menjadi jajaran baru dengan harga lebih terjangkau.
Teaser tersebut menarik perhatian karena seluruh produk Nothing sejauh ini selalu hadir lewat seri utama atau seri “(a)”. Jika seri “(b)” benar-benar diluncurkan, langkah ini akan menjadi perubahan penting dalam strategi penamaan dan segmentasi produk perusahaan.
Nothing mengunggah teaser itu di X pada 19 Juli 2026. Materinya sangat minim, hanya menampilkan transisi dari logo seri “(a)” ke logo baru “(b)” tanpa petunjuk lain.
Ketiadaan detail membuat kategori produknya masih terbuka lebar. Perangkat itu bisa saja berupa ponsel, tetapi tidak menutup kemungkinan hadir sebagai earbuds atau bahkan smartwatch.
Kenapa seri ini terasa penting
Belakangan ini, Nothing banyak merilis produk lewat seri “(a)”. Beberapa perangkat terbarunya mencakup Phone (4a), Phone (4a) Pro, dan Headphone (a).
Karena itu, kemunculan label “(b)” terasa seperti upaya membedakan produk baru dari pola yang sudah ada. Ini bukan sekadar peluncuran perangkat baru, melainkan juga kemungkinan lahirnya tingkatan produk baru di bawah atau di samping lini yang sudah dikenal.
Spekulasi soal arah produk ini juga muncul karena pernyataan CEO Nothing, Carl Pei. Saat Phone 4a pertama kali diperkenalkan, ia sempat mengatakan masih akan ada lebih banyak peluncuran perangkat pada 2026.
Pernyataan itu memberi konteks bahwa teaser terbaru bukan kejutan yang berdiri sendiri. Nothing memang sudah mengisyaratkan akan menambah perangkat lain sebelum tahun berakhir.
Bukan flagship baru
Meski begitu, petunjuk yang ada justru mengarah bahwa seri “(b)” bukan calon flagship anyar. Carl Pei sebelumnya sudah menegaskan tidak akan ada smartphone flagship baru, karena Nothing Phone 3 akan tetap menjadi ponsel flagship perusahaan untuk 2026.
Informasi itu mempersempit kemungkinan arah seri “(b)”. Jika bukan flagship, maka ruang yang tersisa lebih dekat ke kelas yang lebih terjangkau atau ke kategori produk non-ponsel.
Kemungkinan lain yang ikut menguat adalah karena lini Phone (4a) dan Headphones (a) masih tergolong baru. Dalam situasi seperti ini, Nothing dinilai kecil kemungkinan langsung meluncurkan ponsel mid-range baru atau headphone baru lain di bawah seri “(b)” yang bertabrakan terlalu dekat dengan produk yang baru diperkenalkan.
Dari situ, spekulasi yang paling sering muncul adalah seri “(b)” akan dipakai untuk perangkat budget. Bentuknya bisa ponsel murah atau earbuds dengan harga lebih rendah dibanding lini yang sudah ada.
Arah ke segmen budget?
Perkiraan yang beredar menyebut perangkat seri “(b)” berpotensi hadir sebagai smartphone budget di kisaran ₹20,000. Jika yang disiapkan adalah earbuds, kisaran harga yang disebut berada di sekitar ₹3,000.
Namun, angka itu belum dikonfirmasi oleh Nothing. Sampai saat ini, perusahaan baru menunjukkan identitas seri baru tanpa membagikan spesifikasi, fitur, desain, atau posisi harga secara resmi.
Jika akhirnya berbentuk smartphone, seri “(b)” bisa menjadi upaya Nothing masuk lebih dalam ke pasar ponsel terjangkau. Langkah seperti ini akan membuka ruang persaingan langsung dengan perangkat budget dari merek lain.
Salah satu nama yang ikut disebut dalam konteks ini adalah OnePlus N6. Kehadiran perangkat budget dari OnePlus membuat kemungkinan seri “(b)” dari Nothing akan dipandang sebagai pesaing langsung, bila produk yang dimaksud memang sebuah ponsel.
Masih banyak tanda tanya
Untuk saat ini, belum ada kepastian soal nama produk lengkapnya. Nothing juga belum memberi bocoran soal jadwal peluncuran, pasar sasaran, maupun kategori perangkat yang akan dipakai seri baru ini.
Yang jelas, teaser tersebut sudah cukup untuk menandai perubahan arah branding di tubuh Nothing. Setelah lama bertumpu pada seri utama dan seri “(a)”, kemunculan seri “(b)” memberi sinyal bahwa perusahaan sedang menyiapkan lapisan produk baru dengan identitas yang berbeda.
Bagi penggemar Nothing, perkembangan ini layak diperhatikan karena bisa menandai langkah perusahaan ke segmen yang lebih massal. Dan bila benar diarahkan ke kelas budget, seri “(b)” berpotensi menjadi pintu masuk baru bagi konsumen yang ingin mencicipi ekosistem Nothing dengan harga yang lebih rendah.
Source: tech.sportskeeda.com





