Redmi K90 Ultra langsung mencuri perhatian bahkan sebelum peluncurannya pada 30 Juni di China. Hasil uji gaming yang dibagikan tipster Weibo Digital Chat Station menunjukkan ponsel ini mampu melampaui performa sejumlah ponsel berbasis Snapdragon 8 Elite Gen 5 dalam pemakaian nyata.
Sorotan utamanya bukan sekadar angka frame rate tinggi, tetapi kombinasi performa stabil dan konsumsi daya yang tetap terkendali. Faktor itu penting karena banyak ponsel flagship bisa mencetak skor tinggi sesaat, lalu turun saat suhu meningkat.
Performa gaming jadi senjata utama
Menurut Digital Chat Station, Redmi K90 Ultra mencatat rata-rata 165 fps saat memainkan Genshin Impact selama 60 menit dengan 3x frame interpolation aktif. Rata-rata konsumsi dayanya disebut berada di 5,8W, dengan performa berkelanjutan yang tetap stabil dalam mode pendinginan.
Di Honkai: Star Rail, perangkat ini dilaporkan menghasilkan 59,7 fps dengan konsumsi daya rata-rata 7,5W. Tipster itu juga menyebut nilai 1% low, frame rate rata-rata, dan konsumsi dayanya bahkan lebih baik dibanding ponsel yang memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Hasil kuat juga muncul di PUBG. Redmi K90 Ultra disebut mampu menyentuh 164,8 fps dengan nyaris tanpa frame drop selama pengujian.
Untuk Honor of Kings, pengujian dilakukan pada preset grafis tertinggi. Hasilnya, ponsel ini berjalan stabil di 144 fps dengan konsumsi daya rata-rata hanya 3,4W, sementara angka 1% low tetap bertahan di 140 fps.
Klaim mengalahkan ponsel Snapdragon 8 Elite Gen 5
Bagian yang paling menarik ada pada perbandingan langsung dengan perangkat lain. Digital Chat Station menyatakan Redmi K90 Ultra memberikan performa gaming yang lebih baik dibanding ponsel berbasis Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang tidak memakai kipas internal.
Klaim itu memberi konteks penting pada hasil benchmark lapangan ini. Artinya, keunggulan K90 Ultra tidak hanya dikaitkan dengan chipset, tetapi juga dengan rancangan pendinginan yang agresif untuk menjaga performa tetap tinggi lebih lama.
Meski sama-sama menyasar kelas performa atas, ponsel dengan pendinginan pasif sering menghadapi keterbatasan saat beban kerja berlangsung lama. Dalam skenario gaming berat, suhu yang lebih tinggi biasanya akan memicu penurunan clock dan berdampak pada frame rate.
Rahasia ada di sistem pendinginan
Redmi membangun K90 Ultra dengan Snapdragon 8 Elite, chip grafis internal D2, dan heatsink 3D Ice-Sealed seluas 6.700 mm². Paket ini diperkuat kipas pendingin aktif bawaan, yang menurut laporan tampak bekerja sangat efektif dalam menjaga kestabilan performa.
Kehadiran kipas aktif menjadi pembeda yang paling menonjol. Saat banyak ponsel premium mengandalkan vapor chamber atau lembar pendingin besar tanpa komponen bergerak, Redmi memilih solusi yang lebih dekat ke pendekatan ponsel gaming.
Pendekatan tersebut terlihat berdampak langsung pada hasil nyata. Di empat game besar yang diuji, K90 Ultra tidak hanya mengejar fps tinggi, tetapi juga mempertahankannya dalam sesi bermain panjang.
Bukan cuma cepat, tapi efisien
Efisiensi daya menjadi poin yang tak kalah penting dari data yang beredar. Konsumsi 5,8W di Genshin Impact dan 3,4W di Honor of Kings menunjukkan Redmi tidak hanya mendorong performa mentah, tetapi juga berusaha menjaga efisiensi termal dan daya.
Angka itu penting bagi pengguna yang bermain dalam waktu lama. Semakin efisien sebuah perangkat, semakin kecil peluang suhu naik terlalu cepat dan semakin besar kemungkinan baterai bertahan lebih lama selama sesi gaming.
Pada Honkai: Star Rail, konsumsi daya rata-rata 7,5W memang lebih tinggi dibanding game lain dalam daftar ini. Namun angka frame rate dan klaim keunggulan pada 1% low menunjukkan perangkat tetap menjaga kelancaran permainan di beban yang lebih berat.
Peluncuran sudah dekat
Redmi sendiri telah mengonfirmasi bahwa K90 Ultra akan meluncur di China pada 30 Juni. Perusahaan diperkirakan akan mengungkap lebih banyak detail spesifikasi menjelang acara tersebut.
Selain performa gaming, laporan yang beredar juga menyebut perangkat ini bisa membawa baterai di atas 8.500mAh. Dukungan pengisian cepat kabel 100W juga disebut menjadi bagian dari paketnya.
Jika rincian itu terkonfirmasi, K90 Ultra berpotensi menarik perhatian bukan hanya dari penggemar benchmark, tetapi juga pengguna yang menginginkan ponsel dengan daya tahan besar dan performa stabil. Untuk saat ini, fokus utamanya tetap pada satu hal: skor gaming dunia nyata yang menempatkan K90 Ultra di depan sejumlah ponsel Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Source: www.gizmochina.com






