Lenovo Tab Plus Gen 2, Tablet “Gendut” Dengan 9 Speaker JBL Yang Bikin Rival Minder

Lenovo Tab Plus Gen 2 tampil beda di tengah pasar tablet Android yang selama ini berlomba menjadi semakin tipis. Perangkat ini justru sengaja dibuat lebih tebal demi menampung sistem audio yang menjadi nilai jual utamanya: sembilan speaker pro JBL di bagian belakang.

Keputusan itu membuat tablet ini tidak terasa seperti perangkat serba tipis biasa. Lenovo memposisikannya sebagai tablet hiburan, bukan sekadar layar besar untuk browsing atau mengetik dokumen.

Desain tebal yang justru fungsional

Dari depan, Lenovo Tab Plus Gen 2 masih terlihat seperti tablet Android 12,1 inci pada umumnya. Material unibody aluminium memberi kesan solid dan premium saat digenggam.

Perubahan paling mencolok ada di bagian belakang. Di sana terdapat tonjolan setebal 22,7 mm yang menjadi rumah bagi modul audio JBL, sementara bagian tertipis bodi tablet hanya 6,8 mm.

Tonjolan tersebut tidak dibiarkan tanpa fungsi. Lenovo menambahkan kickstand metal bawaan yang kokoh, lengkap dengan tactile feedback yang terasa mantap saat diatur.

Kehadiran kickstand ini membuat tablet lebih fleksibel dipakai di banyak situasi. Perangkat bisa dipakai menonton, memasak sambil melihat resep, atau dijadikan layar mini di meja kerja tanpa perlu case tambahan.

Lenovo juga mengubah tata letak tombol di interior perangkat. Tombol power dan volume dipindahkan ke bagian belakang dengan posisi recessed agar lebih mudah dijangkau jari.

Ada konsekuensi dari perombakan ini. Lubang jack audio 3,5 mm yang ada pada generasi sebelumnya tidak lagi disediakan.

Audio jadi pusat perhatian

Sektor audio menjadi alasan utama tablet ini dibuat. Di dalam ruang resonansi 43cc, Lenovo menanamkan 4 tweeters, 3 woofers, dan 2 passive radiators yang disetel oleh Dolby Atmos.

Susunan itu menghasilkan karakter suara yang dalam dan punchy, dengan vokal yang jernih serta separasi stereo yang besar. Hasil pengujian juga menunjukkan bass jauh lebih kuat dibanding generasi sebelumnya.

Menariknya, kualitas suara tetap terjaga saat volume dinaikkan penuh. Suara yang keluar tidak pecah dan tidak menunjukkan distorsi yang mengganggu.

Lenovo juga memberi mode khusus Bluetooth Speaker. Fitur ini membuat tablet tetap bisa dipakai sebagai speaker eksternal untuk ponsel atau perangkat lain meski layarnya mati.

Layar besar untuk hiburan harian

Audio yang agresif dipasangkan dengan layar LCD 12,1 inci beresolusi 2.5K dan refresh rate 120 Hz. Navigasi menu terasa mulus dan aktivitas scrolling di media sosial berjalan lebih nyaman.

Untuk kebutuhan streaming, tablet ini mendukung pemutaran YouTube hingga 4K 60 FPS HDR. Sementara itu, Netflix sudah didukung Widevine L1 sehingga bisa diputar dalam kualitas Full HD.

Kecerahan puncaknya mencapai 800 nits. Dengan angka itu, layar tetap nyaman dipakai di dalam ruangan maupun di kondisi luar ruangan yang tidak terlalu ekstrem.

Performa, baterai, dan pemakaian harian

Lenovo Tab Plus Gen 2 memakai chipset MediaTek Dimensity 7400, RAM 8 GB LPDDR5, dan storage hingga 256 GB UFS 3.1. Penyimpanan juga masih bisa diperluas lewat MicroSD hingga 2 TB.

Tablet ini berjalan dengan ZUI 18 berbasis Android 16. Lenovo menjanjikan 2 tahun pembaruan OS dan 4 tahun security patches untuk perangkat ini.

Untuk pemakaian harian, performanya responsif untuk multitasking, pengerjaan dokumen, dan video editing ringan di CapCut. Namun, ekspor video 4K tetap terasa berat.

Fitur produktivitas seperti Lenovo Smart Connect dan Desk Mode juga berjalan lancar. Smart Connect membantu integrasi ke PC atau laptop, sementara Desk Mode menghadirkan tampilan yang lebih mirip Windows.

Di sisi gaming, perangkat ini bukan dirancang untuk performa grafis kompetitif yang mentok kanan. Dalam pengujian intensif selama 3 jam, COD Mobile berjalan sangat lancar di 90 FPS, sedangkan PUBG Mobile stabil di 40 FPS.

Untuk game seperti Wuthering Waves dan Fortnite, pengaturan perlu diturunkan ke balanced atau auto agar nyaman dimainkan di kisaran 30 FPS. Hasil itu menunjukkan tablet ini lebih kuat di hiburan dan penggunaan umum ketimbang untuk gaming berat.

Daya tahannya menjadi salah satu kekuatan lain. Baterai 10.200 mAh mampu membuat tablet bertahan seharian penuh untuk pemakaian kasual, bahkan pemutaran video non-stop bisa mencapai 15-16 jam.

Pengisian daya sudah mendukung fast charging 45 Watt. Dari 0 hingga 100 persen, pengisian disebut memakan waktu sekitar 1,5 jam.

Kamera dan target pasar

Di bagian kamera, Lenovo menyematkan sensor belakang 13 MP yang bisa merekam 4K 30 FPS. Kamera ini cukup untuk kebutuhan pemindaian dokumen dan perekaman sederhana.

Di depan, tersedia kamera 8 MP dengan kemampuan 1080p 30 FPS. Spesifikasi ini memadai untuk meeting online dan video call.

Lenovo Tab Plus Gen 2 tidak mengejar gelar sebagai tablet paling tipis atau paling cepat. Fokus utamanya jelas berada pada pengalaman multimedia yang kuat, mulai dari suara, layar, hingga daya tahan baterai.

Kombinasi 9 speaker JBL, layar 120Hz, kickstand bawaan, dan baterai besar membuatnya menonjol sebagai tablet hiburan yang sangat serius. Di kelasnya, perangkat ini tampak diposisikan untuk pengguna yang mengutamakan audio dan kenyamanan konsumsi konten.

Terkait