Persaingan Samsung dan Apple berpotensi meluas ke kategori perangkat baru setelah ponsel lipat. Kali ini, perhatian tertuju pada cincin pintar, segmen yang sudah dimasuki Samsung lewat Galaxy Ring dan kini mulai dikaitkan dengan Apple lewat rumor terbaru.
Kabar ini menarik karena Apple selama ini belum memiliki produk smart ring. Jika rumor tersebut terbukti, langkah itu akan menempatkan Apple langsung berhadapan dengan Samsung di pasar wearable yang lebih kecil, tetapi makin diperhatikan.
Samsung lebih dulu membangun pijakan di kategori ini melalui Galaxy Ring. Produk itu menjadi smart ring pertama Samsung dan sempat hadir dengan sorotan besar saat peluncurannya.
Namun, setelah debut tersebut, perkembangan di lini smart ring Samsung cenderung tidak terlalu ramai. Penerusnya memang dinantikan, tetapi untuk saat ini Galaxy Ring 2 disebut-sebut baru mungkin hadir tahun depan.
Di sisi lain, Apple dikenal tidak terburu-buru mengikuti tren perangkat keras baru. Pola itu juga terlihat pada kategori ponsel lipat, ketika Samsung sudah lama menjual foldable sementara Apple masih belum meluncurkan produk serupa.
Apple kini diperkirakan akan merilis ponsel lipat pertamanya pada paruh kedua tahun ini. Latar itu membuat rumor mengenai smart ring terasa lebih relevan, karena menunjukkan bahwa Apple mungkin mulai membuka diri terhadap kategori perangkat yang lebih dulu digarap rivalnya.
Cincin pintar jadi target berikutnya?
Rumor yang beredar menyebut Apple mungkin sedang mengerjakan smart ring. Meski begitu, informasi ini belum bisa dianggap sebagai konfirmasi bahwa perangkat tersebut benar-benar akan meluncur.
Dalam banyak kasus, Apple diyakini mengerjakan berbagai proyek yang pada akhirnya tidak pernah sampai ke pasar. Karena itu, keberadaan proyek internal belum otomatis berarti produk final akan benar-benar dirilis ke konsumen.
Pendekatan Apple terhadap kategori baru juga kerap sangat terukur. Jika perusahaan itu akhirnya masuk ke pasar smart ring, langkah tersebut kemungkinan akan dilakukan sesuai ritme dan pertimbangan internalnya sendiri, bukan sekadar mengikuti kecepatan kompetitor.
Itu sebabnya rumor ini perlu dibaca dengan hati-hati. Ada kemungkinan Apple memang mengevaluasi kategori tersebut, tetapi belum ada kepastian apakah proyek itu akan berkembang menjadi produk komersial.
Alasan Apple selama ini belum masuk
Sebelumnya, laporan-laporan terdahulu menyebut Apple mengambil pendekatan lambat terhadap smart ring. Salah satu alasan yang pernah disebut adalah kekhawatiran bahwa perangkat seperti itu bisa mengganggu penjualan Apple Watch.
Pertimbangan itu masuk akal jika dilihat dari posisi Apple Watch dalam ekosistem produk Apple. Smart ring berpotensi menawarkan sebagian fungsi wearable dalam bentuk yang jauh lebih kecil, sehingga bisa menciptakan tumpang tindih di mata konsumen.
Sampai sekarang belum jelas apakah pandangan tersebut berubah. Tidak ada kepastian apakah Apple kini melihat smart ring sebagai pelengkap bagi Apple Watch, atau justru masih menilainya sebagai produk yang berisiko menggerus lini jam pintarnya sendiri.
Bagi Samsung, situasinya berbeda karena Galaxy Ring sudah lebih dulu hadir di pasar. Itu memberi Samsung pengalaman awal di segmen ini, meski perusahaan tersebut juga belum tampak agresif mempercepat generasi keduanya.
Apa arti rumor ini bagi pasar wearable
Jika Apple benar-benar masuk, persaingan di pasar wearable bisa melebar dari jam tangan pintar ke cincin pintar. Kehadiran dua nama besar dalam kategori yang sama biasanya akan meningkatkan perhatian pasar terhadap format perangkat tersebut.
Di sisi konsumen, masuknya Apple juga bisa menjadi validasi tambahan bahwa smart ring bukan sekadar eksperimen sesaat. Selama ini, kategori itu masih relatif baru dibanding jam tangan pintar, sehingga kehadiran pemain besar berpotensi mengubah persepsi pasar.
Bagi Samsung, rumor ini sekaligus menjadi sinyal bahwa keunggulan sebagai pelopor tidak selalu bertahan lama tanpa tindak lanjut yang jelas. Apalagi, untuk saat ini penerus Galaxy Ring belum diperkirakan hadir dalam waktu dekat.
Meski begitu, posisi Samsung tetap penting karena perusahaan tersebut sudah memiliki produk nyata di pasar. Sementara Apple masih berada pada tahap rumor, Samsung sudah lebih dulu menunjukkan bagaimana bentuk persaingan di kategori smart ring dapat dimulai.
Pada akhirnya, arah langkah Apple di segmen ini masih belum pasti. Namun, setelah ponsel lipat mulai dikaitkan dengan rencana Apple, cincin pintar kini muncul sebagai area berikutnya yang berpotensi menjadi medan persaingan baru dengan Samsung.
Source: www.sammobile.com






