Layar iPhone Ternyata Buatan Samsung, Ironisnya Apple Malah Dapat Teknologi OLED Lebih Dulu

Author: Qoo Media

Di tengah persaingan panjang Apple dan Samsung di pasar ponsel premium, ada satu fakta menarik yang kerap luput dari perhatian pengguna. Salah satu fitur terbaik iPhone, yaitu layar OLED dengan kecerahan tinggi dan akurasi warna sangat presisi, justru diproduksi oleh Samsung.

Bukan divisi Samsung Electronics yang membuat ponsel Galaxy, melainkan Samsung Display yang menjadi pemasok utama panel OLED untuk iPhone. Fakta ini menunjukkan bahwa rivalitas dua merek besar tidak menghalangi kerja sama penting di balik layar.

Apple memang merancang sendiri banyak teknologi inti iPhone, termasuk chip seri A dan sebagian modem. Namun untuk komponen layar, perusahaan asal Cupertino itu mengandalkan pemasok eksternal seperti Samsung Display, LG Display, dan BOE.

Dari tiga nama tersebut, Samsung Display selama bertahun-tahun menjadi pemasok terbesar panel OLED untuk iPhone. Posisi ini bertahan karena Samsung dinilai mampu memenuhi standar kualitas layar yang diinginkan Apple.

Kenapa Apple tetap memilih Samsung

Apple tidak membeli panel OLED yang sudah jadi di pasaran. Perusahaan itu memesan panel dengan spesifikasi khusus yang dirancang untuk kebutuhan iPhone.

Skala produksi Apple juga menjadi faktor penting dalam hubungan ini. Dengan penjualan iPhone yang mencapai lebih dari 200 juta unit per tahun, pesanan dari Apple menjadi rebutan para produsen komponen.

Dalam kondisi seperti itu, Samsung Display kerap menjadi pihak yang memasok panel OLED generasi terbaru ke Apple. Hal ini membuat iPhone pada beberapa generasi bahkan lebih dahulu memakai material OLED terbaru dibanding lini Galaxy yang dirilis Samsung Electronics pada tahun yang sama.

Contohnya terlihat pada iPhone 16 Pro pada 2024. Ponsel itu menggunakan material OLED Samsung generasi M14, sementara Galaxy S24 Ultra dan S25 Ultra pada periode tersebut masih memakai material M13.

Material OLED M14 baru hadir di lini Galaxy S26 Ultra pada tahun ini. Fakta ini memperlihatkan bahwa hubungan bisnis Apple dan Samsung Display berjalan sangat strategis, terlepas dari persaingan keras di pasar smartphone.

Sudah dimulai sejak iPhone X

Kerja sama Apple dan Samsung Display bukan hal baru. Samsung Display menjadi pemasok panel OLED pertama untuk Apple saat iPhone X dirilis pada 2017.

Saat itu, Apple menyebut panel OLED di iPhone X sebagai layar pertama yang memenuhi standar kualitas iPhone. Panel tersebut menghadirkan warna lebih hidup, warna hitam pekat, rasio kontras tinggi, serta dukungan manajemen warna yang dioptimalkan khusus oleh Apple.

Sejak iPhone X, penggunaan OLED di lini iPhone terus meluas. Mulai seri iPhone 12 pada 2020, seluruh model iPhone menggunakan layar OLED.

Dalam perjalanan itu, Apple mulai menggandeng LG Display dan BOE. Langkah ini dilakukan untuk memperluas kapasitas produksi sekaligus menekan biaya komponen.

Meski begitu, Samsung Display tetap menjadi pemasok utama. Dominasi itu menegaskan peran Samsung dalam salah satu aspek yang paling sering dipuji dari iPhone, yakni kualitas layar.

Bukan hanya panel, tapi juga sentuhan Apple

Keunggulan layar iPhone tidak hanya berasal dari panel OLED buatan Samsung. Apple juga melakukan kalibrasi warna, pengendalian tingkat kecerahan, dan menerapkan teknologi pencegah burn-in melalui perangkat lunak.

Kombinasi antara panel berkualitas tinggi dan pengolahan dari Apple inilah yang membuat layar iPhone selama bertahun-tahun kerap mendapat penilaian tinggi dari berbagai penguji layar independen. Dengan kata lain, kualitas layar iPhone lahir dari perpaduan kemampuan manufaktur Samsung Display dan optimasi khas Apple.

Kerja sama ini juga tidak terbatas pada iPhone. Samsung Display disebut turut memasok panel OLED untuk perangkat Apple lain, termasuk iPad Pro dengan layar Tandem OLED.

Menurut laporan yang dihimpun KompasTekno dari Gizmodo, Samsung Display bahkan diperkirakan menjadi pemasok eksklusif layar lipat untuk iPhone Fold yang dirumorkan meluncur tahun ini. Jika itu terwujud, maka peran Samsung di balik produk-produk Apple akan menjadi semakin besar, terutama pada teknologi layar yang kini menjadi salah satu nilai jual utama perangkat premium.

Source: tekno.kompas.com
Terbaru