Lenovo Ubah Mini PC Jadi Pusat AI Pribadi, Toko Aplikasi AI-nya Punya 8.000 Skill

Lenovo kembali menarik perhatian pasar PC mini dengan pendekatan yang tidak biasa. Alih-alih hanya menjual komputer ringkas untuk komputasi umum, perusahaan ini menghadirkan Lenovo AI Host Mini sebagai pusat AI pribadi yang berbasis toko aplikasi AI.

Konsep ini membuat perangkat mungil tersebut berbeda dari mini PC pada umumnya. Pengguna tidak hanya menjalankan aplikasi biasa, tetapi juga bisa mengunduh modul kemampuan AI sesuai kebutuhan melalui marketplace bawaan.

Toko aplikasi AI sebagai inti perangkat

Saat pertama dipakai, Lenovo AI Host Mini sudah dibekali lebih dari 20 skill AI bawaan. Jika kebutuhan bertambah, Lenovo menyediakan lebih dari 8.000 opsi skill AI lain yang bisa diunduh dari toko aplikasi terintegrasi.

Ragam skill itu mencakup produktivitas, otomatisasi kerja, dan integrasi ke platform komunikasi populer di China. Daftar integrasi yang disebut mencakup WeChat, QQ, dan Feishu.

Ekosistem tersebut membuat perangkat ini tidak sekadar menjadi PC kecil. Lenovo menempatkannya sebagai pusat AI pribadi yang bisa disesuaikan dengan aktivitas harian maupun kebutuhan kerja.

Bentuk sangat ringkas, bobot ringan

Secara fisik, Lenovo AI Host Mini dibuat sangat portable. Dimensinya hanya 10 cm x 10 cm x 4,86 cm dengan bobot sekitar 373 gram.

Ukuran itu membuatnya lebih ringkas dan lebih ringan dibanding Apple Mac mini. Sebagai pembanding, Mac mini memiliki dimensi 12,7 x 12,7 x 5 cm dengan bobot 670 gram.

Mesin internal dan sistem operasinya

Di bagian dapur pacu, Lenovo memakai prosesor Cixin P1 CD8180. Chip ARM fabrikasi 6 nanometer buatan Cixin Technology itu membawa CPU 12-core dan GPU Arm Immortalis-G720 10-core.

Lenovo mengklaim kombinasi CPU, GPU, dan NPU pada perangkat ini mampu menghasilkan performa komputasi AI hingga 45 TOPS. Angka itu menunjukkan kapasitas eksekusi perhitungan matematis hardware dalam satu detik.

Untuk memori, mini PC ini membawa RAM LPDDR5 8 GB dan SSD 256 GB. Sistem operasinya memakai Ubuntu Linux, yang dipadukan dengan platform AI buatan Lenovo bernama Tianxi Claw sebagai pusat manajemen seluruh skill AI.

Disiapkan untuk pengembang dan penggunaan bersama

Lenovo juga menambahkan Developer Mode untuk pengguna yang ingin menyesuaikan kemampuan AI. Mode ini memungkinkan pembuatan atau modifikasi skill AI agar sesuai dengan aktivitas kerja tertentu.

Perangkat ini juga dirancang agar bisa menjalankan beberapa AI agent secara simultan. Selain itu, sistemnya dapat diakses oleh beberapa pengguna dalam waktu bersamaan.

Proses aktivasi awal dibuat sederhana lewat pemindaian kode QR menggunakan smartphone. Setelah itu, pengguna tinggal memilih dan memasang kemampuan AI yang diinginkan.

Konektivitas lengkap untuk ukuran mini

Meski mungil, Lenovo menyematkan konektivitas yang cukup lengkap. Perangkat ini memiliki 2 port USB-C, 4 port USB-A, Ethernet 2,5 Gbps, HDMI 1.4, dan DisplayPort 1.4.

Susunan port tersebut memudahkan sambungan ke monitor eksternal, media penyimpanan sekunder, dan aksesori komputer lain. Detail teknis perangkat ini dihimpun dari laporan Tech Radar dan Notebook Check.

Harga dan jadwal rilis di China

Lenovo AI Host Mini dijadwalkan mulai dijual resmi di pasar domestik China pada 1 Juli 2026. Produk ini hadir dalam satu varian standar.

Varian dengan RAM 8 GB dan SSD 256 GB itu dibanderol 2.999 yuan. Harga tersebut setara dengan kisaran Rp 7,8 juta.

Hingga pengumuman ini disampaikan, Lenovo belum memberi keterangan resmi soal perluasan pasar. Belum ada kepastian apakah komputer mini berbasis ekosistem AI ini akan meluncur ke luar China.

Terkait