Jika Anda melihat ikon daun di dalam simbol baterai pada ponsel Samsung, itu bukan tanda baterai rusak. Ikon tersebut justru menandakan bahwa Power Saving Mode sedang aktif di perangkat.
Bagi banyak pengguna Galaxy, simbol ini terasa membingungkan karena tampil seperti peringatan teknis. Padahal, fungsinya sederhana: memberi tahu bahwa ponsel sedang membatasi sejumlah fitur agar baterai bertahan lebih lama.
Power Saving Mode memang dibuat untuk kondisi ketika pengisian daya tidak memungkinkan. Fitur ini juga berguna saat charger atau power bank tidak tersedia, sehingga ponsel bisa tetap dipakai lebih lama.
Saat mode ini aktif, Samsung membatasi beberapa fungsi untuk menghemat daya. Salah satunya adalah kecepatan prosesor, sehingga ponsel bisa terasa lebih lambat dari biasanya.
Mengapa ikon daun bisa muncul
Ikon daun di dekat baterai juga berfungsi sebagai pengingat visual yang konstan. Samsung menampilkan tanda itu agar pengguna paham alasan sejumlah fitur ikut dibatasi.
Mode hemat daya ini bukan fitur yang hanya ada di Galaxy. iPhone dan perangkat Android lain juga punya fungsi serupa untuk memperpanjang masa pakai baterai.
Namun, simbol daun bukan satu-satunya indikator yang pernah dipakai Samsung. Dalam dokumen dukungan yang disebut berasal dari akhir 2022, Samsung masih menggunakan simbol daur ulang pada ikon baterai untuk menandai Power Saving Mode.
Perubahan ikon mulai terlihat ketika Samsung merilis beta One UI 7.0 untuk seri Galaxy S24. Pada tahap itu, pengguna mulai melihat indikator daun di bagian atas layar, dan simbol yang sama juga muncul di panel Quick Settings.
Apa yang dibatasi saat Power Saving Mode aktif
Samsung memberi beberapa opsi penyesuaian pada Power Saving Mode. Pada Galaxy Z Flip 6, pengaturan Standard dalam Android 16 atau One UI 8.5 secara bawaan membatasi kecepatan prosesor hingga 70 persen.
Pengaturan itu juga mematikan Always On Display, menurunkan kecerahan layar 10 persen, mengubah Motion smoothness ke Standard, mengaktifkan Dark Mode, dan mengatur screen timeout ke 30 detik. Di halaman Settings, pengguna juga diberi tahu bahwa mode ini membatasi penggunaan jaringan latar belakang, sinkronisasi, dan akses lokasi.
Ada juga opsi Maximum untuk penghematan daya yang lebih agresif. Mode ini membatasi semua aktivitas latar belakang dan notifikasi, kecuali untuk beberapa aplikasi inti seperti Messages, Phone, dan Wallet.
Daftar aplikasi yang masih boleh menerima notifikasi dan menjalankan tugas latar belakang juga bisa diubah. Pengguna dapat menyalakan atau mematikan toggle tertentu di halaman pengaturan mode ini.
Samsung juga menampilkan estimasi daya tahan baterai saat mode hemat daya digunakan. Dalam pengujian pada Galaxy Z Flip 6 yang jarang dipakai dan memiliki baterai 80 persen, ponsel itu diperkirakan bertahan tiga hari dan sembilan jam saat Power Saving Mode dimatikan.
Saat mode Standard diaktifkan, estimasi naik menjadi empat hari. Ketika diubah ke Maximum, estimasi melonjak ke delapan hari dan 15 jam.
Cara menghapus ikon daun
Ikon daun akan tetap muncul selama Power Saving Mode masih aktif. Mengisi daya Galaxy hingga 100 persen tidak otomatis mematikan fitur ini.
Untuk menghilangkan ikon itu, Power Saving Mode harus dimatikan secara manual. Cara tercepat adalah membuka panel Quick Settings dengan menggeser layar dari atas lalu mengetuk toggle Power Saving Mode yang bergambar baterai dengan daun.
Jika mode ini aktif tanpa sengaja, kemungkinan toggle itulah yang tersentuh. Alternatif lain, buka aplikasi Settings, masuk ke menu Battery, lalu cari menu Power Saving untuk mematikan fitur atau menyesuaikan pengaturannya.
Pengguna juga bisa mengetuk teks “Power Saving” untuk mengatur detail Standard dan Maximum. Beberapa ponsel Galaxy juga memiliki Adaptive Power Saving Mode yang menyesuaikan konsumsi daya berdasarkan kebiasaan pengguna.
Selain itu, menu Modes and Routines dapat dipakai untuk membuat otomatisasi penghemat baterai pada waktu tertentu. Opsi ini bisa membantu menjaga daya tanpa harus selalu menyalakan atau mematikan Power Saving Mode secara manual.
