Redmi 17C Meluncur dengan Layar 120 Hz dan HyperOS 3, Tapi Speknya Malah Dipangkas

Redmi 17C resmi meluncur di China sebagai ponsel entry-level baru dari sub-merek Xiaomi. Perangkat ini langsung menarik perhatian karena membawa layar LCD 120 Hz dan HyperOS 3, tetapi hadir dengan sejumlah pemangkasan spesifikasi dibanding generasi sebelumnya.

Di kelas harga awal 799 Chinese yuan, Redmi 17C tetap mencoba menawarkan kombinasi fitur yang relevan untuk pemakaian harian. Namun, perubahan pada RAM, penyimpanan, baterai, pengisian daya, dan kamera membuat peluncuran ini juga memunculkan sorotan soal arah lini Redmi C yang dulu identik dengan nilai agresif.

Redmi 17C dibekali layar 6,88 inci dengan resolusi HD+ dan refresh rate 120 Hz. Ukuran ini sedikit lebih kecil dari Redmi 15C yang memakai panel 6,9 inci dengan spesifikasi dasar serupa.

Panel tersebut mendukung tingkat kecerahan hingga 600 nits. Xiaomi juga membekalinya dengan sertifikasi TÜV Low Light, Flicker Free, dan Circadian Friendly untuk aspek kenyamanan mata.

Di sektor perangkat lunak, Redmi 17C langsung menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16 dari kotak penjualan. Ini menjadi salah satu poin penting karena perangkat tersebut tidak datang dengan HyperOS 2 seperti Poco C81x.

Fokus pada fitur inti

Untuk dapur pacu, Redmi 17C memakai Helio G81 Ultra. Chip ini juga digunakan pada Redmi 15C, sehingga peningkatan performa bukan menjadi fokus utama pada model baru ini.

Konfigurasi memorinya justru lebih terbatas. Redmi 17C hanya menawarkan RAM hingga 4 GB, sementara pendahulunya sempat hadir dengan varian 8 GB.

Penyimpanan dasar juga turun menjadi 64 GB. Pada Redmi 15C, opsi dasar yang tersedia sebelumnya mencapai 128 GB.

Kombinasi spesifikasi ini menempatkan Redmi 17C sebagai perangkat yang lebih diarahkan untuk kebutuhan dasar. Pengguna yang mencari layar mulus dan sistem operasi terbaru mungkin akan melihat nilai lebih di sini, meski sektor lain mengalami penyesuaian.

Banyak spesifikasi dipangkas

Salah satu perubahan yang paling terasa ada pada baterai. Redmi 17C dibekali baterai 5.160 mAh, lebih kecil dibanding Redmi 15C yang membawa 6.000 mAh.

Kecepatan pengisian dayanya juga turun. Jika Redmi 15C mendukung 33W, Redmi 17C kini hanya menawarkan pengisian 18W.

Di kamera, Redmi 17C memakai satu kamera belakang 13 MP. Ini merupakan penurunan dari Redmi 15C yang sebelumnya hadir dengan kamera utama 50 MP.

Kamera depan juga ikut dipangkas menjadi 5 MP. Pada model sebelumnya, kamera selfie yang ditawarkan beresolusi 8 MP.

Perubahan ini menunjukkan bahwa Redmi lebih menonjolkan pengalaman dasar dan harga masuk yang rendah pada model baru ini. Di sisi lain, pengguna yang mengutamakan fotografi, kapasitas baterai besar, atau pengisian lebih cepat bisa melihat Redmi 15C sebagai acuan pembanding yang lebih kuat di atas kertas.

Konektivitas dan fitur lain

Meski beberapa sektor turun, fitur konektivitas utama tetap dipertahankan. Redmi 17C hadir dengan pemindai sidik jari di samping, speaker tunggal, Wi-Fi 5, Bluetooth 5.4, jack audio 3,5 mm, dan konektivitas 4G.

Namun ada satu fitur yang hilang dari generasi sebelumnya. Redmi 17C tidak memiliki rating IP, sementara Redmi 15C hadir dengan IP64.

Pilihan warnanya terdiri dari Sea Breeze Blue, Danxia Red, dan Black. Perangkat ini juga sudah mulai dijual melalui toko daring Xiaomi China.

Dari sisi posisi produk, Redmi 17C tampak dirancang untuk tetap kompetitif di segmen anggaran dengan menonjolkan kombinasi layar 120 Hz dan perangkat lunak terbaru. Tetapi peluncuran ini juga memperlihatkan konsekuensi dari tekanan komponen, yang tercermin pada pemotongan spesifikasi di beberapa area penting.

Harga Redmi 17C dibuka dari 799 Chinese yuan untuk varian 4 GB + 64 GB. Dengan paket tersebut, perangkat ini masuk pasar sebagai opsi terjangkau yang mengedepankan layar cepat, software baru, dan fitur dasar yang masih lengkap untuk penggunaan sehari-hari.

Source: gadgets.beebom.com

Terkait