Samsung mulai menguji One UI 9.0 untuk Galaxy A25, menandai kemunculan perdana pembaruan itu pada ponsel kelas menengah tersebut. Temuan ini menarik karena menunjukkan bahwa pengembangan Android 17 versi Samsung tidak hanya bergerak di lini flagship, tetapi juga mulai menjangkau perangkat yang lebih terjangkau.
Informasi ini muncul saat Samsung sudah merilis tiga pembaruan beta One UI 9.0 untuk seri Galaxy S26. Di saat yang sama, perusahaan juga disebut telah memulai pengujian internal One UI 9.0 untuk sejumlah ponsel Galaxy kelas atas dan menengah lainnya.
Tipster Tarun Vats menemukan build uji One UI 9.0 dengan versi firmware A256BXXUCFZF1 untuk Galaxy A25 di server Samsung. Temuan ini menjadi indikasi awal bahwa perangkat tersebut sudah masuk tahap pengujian internal untuk pembaruan besar berikutnya.
Meski begitu, kemunculan build uji ini tidak berarti Galaxy A25 pasti akan menerima program beta publik. Samsung disebut masih menguji perangkat lunak itu secara internal sebelum merilis versi stabil, setelah persoalan performa, keandalan, dan stabilitas dianggap selesai.
Posisi Galaxy A25 dalam siklus pembaruan
Galaxy A25 meluncur pada akhir 2023 dengan Android 14. Saat itu, Samsung menjanjikan empat pembaruan besar sistem operasi Android untuk perangkat ini.
Dari total komitmen tersebut, dua pembaruan besar sudah dikirimkan. Galaxy A25 menerima One UI 7 berbasis Android 15 pada Mei 2025 dan One UI 8 berbasis Android 16 pada Oktober 2025.
Dengan begitu, One UI 9.0 berbasis Android 17 akan menjadi pembaruan besar ketiga untuk Galaxy A25. Ini juga memperkuat posisi ponsel tersebut sebagai salah satu model menengah Samsung yang masih punya ruang pembaruan cukup panjang.
Jadwal rilis yang mulai terlihat
Versi stabil One UI 9.0 dijadwalkan memulai debutnya di Galaxy Z Flip 8, Galaxy Z Fold 8, dan Galaxy Z Fold 8 Ultra pada akhir bulan ini. Setelah itu, seri Galaxy S26 diperkirakan akan menerima pembaruan stabil pada Agustus.
Samsung kemudian disebut akan menggulirkan pembaruan itu secara bertahap ke perangkat flagship yang lebih lama. Sesudah fase tersebut, giliran ponsel Galaxy kelas menengah dan entry-level yang kompatibel akan menyusul.
Dalam proyeksi yang beredar, Samsung diperkirakan menyelesaikan rollout One UI 9.0 pada kuartal ketiga atau kuartal keempat tahun ini. Artinya, Galaxy A25 kemungkinan masih harus menunggu setelah perangkat premium dan flagship lama lebih dulu memperoleh giliran.
Apa yang dibawa One UI 9.0
Selain peningkatan inti dari Android 17, One UI 9.0 disebut membawa sejumlah penyempurnaan antarmuka. Perubahan yang hadir digambarkan bersifat halus, tetapi tetap menyentuh area penggunaan harian.
Samsung juga menyiapkan Quick Panel yang lebih bisa dikustomisasi. Pembaruan ini berpotensi memberi pengguna kontrol yang lebih fleksibel terhadap tata letak dan fungsi panel cepat.
Di area notifikasi dan Quick Panel, widget pemutar media akan tampil lebih berwarna. Perubahan ini bisa membuat elemen kontrol media terasa lebih menonjol dibanding versi sebelumnya.
One UI 9.0 juga dikabarkan meningkatkan perlindungan aplikasi dan pemblokiran jaringan. Fokus ini menunjukkan Samsung tidak hanya mengejar tampilan baru, tetapi juga memperkuat aspek keamanan dan kontrol konektivitas.
Untuk pengguna Samsung Notes, pembaruan ini disebut menghadirkan gaya tape dan pena baru. Tambahan tersebut memang bukan perubahan besar, tetapi bisa memberi variasi baru pada pengalaman mencatat.
Samsung juga disebut menyiapkan fitur tambahan lain untuk One UI 9.5 pada awal 2027. Itu berarti One UI 9.0 bukanlah akhir dari siklus pengembangan fitur pada generasi antarmuka ini.
Bagi pemilik Galaxy A25, kabar pengujian internal ini menjadi sinyal bahwa perangkat mereka masih berada dalam peta prioritas pembaruan besar Samsung. Namun untuk saat ini, yang baru terkonfirmasi adalah keberadaan build uji di server Samsung, sementara jadwal rilis final untuk Galaxy A25 sendiri belum diumumkan.
