Moto Pad 70 Pro Vs Xiaomi Pad 8, Selisih Tipis tapi Satu Terasa Jauh Lebih Masuk Akal

Persaingan tablet Android kini makin mengarah ke produktivitas, bukan sekadar konsumsi hiburan. Di kelas menengah, Moto Pad 70 Pro dan Xiaomi Pad 8 muncul sebagai dua opsi yang menyasar kebutuhan kerja mobile dengan pendekatan yang berbeda.

Keduanya sama-sama memakai Snapdragon 8s Gen 4 dan opsi RAM 8GB atau 12GB. Namun, perbedaan ukuran layar, pendekatan software, dan biaya aksesori membuat pilihan di antara keduanya sangat bergantung pada cara pemakaian sehari-hari.

Bagi pengguna yang ingin tablet terasa mendekati laptop, Moto Pad 70 Pro langsung menonjol. Motorola membekalinya dengan layar 13 inci 3.5K LTPS IPS, bobot 589 gram, dan refresh rate 144Hz yang cocok untuk dipasang di meja, dipadukan dengan keyboard, atau dipakai di atas stand.

Sebaliknya, Xiaomi Pad 8 lebih menekankan mobilitas. Tablet ini memakai layar 11,2 inci 3.2K LCD dengan bobot 485 gram, sehingga lebih mudah dibawa dalam tas kecil dan lebih nyaman digenggam dalam waktu lama.

Perbedaan rasio layar juga berpengaruh pada pengalaman penggunaan. Xiaomi memilih rasio 3:2 yang lebih bersahabat untuk membaca dokumen dan menjelajah web karena menampilkan konten vertikal lebih banyak.

Xiaomi juga menyediakan varian Nano Texture Display. Lapisan anti-glare pada model ini diklaim mampu mengurangi pantulan layar hingga 70 persen, fitur yang bisa terasa penting untuk bekerja di luar ruangan atau di kantor dengan pencahayaan terang.

Fokus software berbeda

Karena memakai chipset yang sama, performa mentah keduanya tidak terpaut jauh. Multitasking, browsing, dan aplikasi kantor standar diperkirakan berjalan mulus di dua perangkat ini.

Perbedaan utama justru ada di sisi perangkat lunak. Motorola mendorong pengalaman yang terhubung lintas perangkat, sedangkan Xiaomi lebih menekankan pengalaman kerja kantor yang mirip laptop.

Moto Pad 70 Pro hadir dengan Productivity Interface yang menawarkan tata letak bergaya desktop saat pengguna perlu mengelola banyak jendela. Fitur Smart Connect juga disiapkan untuk berbagi file atau menyinkronkan clipboard antara tablet, ponsel Motorola, dan PC.

Motorola turut menyematkan alat bantu AI seperti Smarter Reader. Fitur ini dirancang untuk merangkum dokumen panjang atau menerjemahkan teks secara langsung saat dibutuhkan.

Di sisi lain, Xiaomi membekali Pad 8 dengan HyperOS 3 yang condong ke pekerjaan kantor tradisional. Sistem ini menghadirkan browser kelas PC dengan dukungan mouse-hover preview dan menu klik kanan, sehingga pengalaman menjelajah terasa lebih dekat ke laptop.

Xiaomi juga mengintegrasikan WPS Office langsung ke dalam sistem operasi. Langkah ini memberi keuntungan praktis bagi pengguna yang rutin mengolah spreadsheet, membuat presentasi, atau mengedit PDF.

Aksesori bisa mengubah nilai beli

Aspek aksesori menjadi pembeda penting dalam total biaya penggunaan. Untuk banyak pembeli tablet produktivitas, stylus dan keyboard bukan lagi tambahan, melainkan kebutuhan.

Motorola memasukkan Moto Pen Pro langsung di dalam kotak penjualan. Bagi pengguna yang sering mencatat dengan tulisan tangan, menandatangani dokumen, atau membuat sketsa, keputusan ini langsung memberi penghematan.

Jika ingin keyboard, Motorola menjualnya seharga ₹5,999. Perusahaan itu juga menawarkan diskon bundel jika keyboard dibeli bersama model 256GB.

Xiaomi mengambil jalur berbeda dengan menjual semua aksesori secara terpisah. Xiaomi Focus Pen Pro dibanderol ₹5,999, keyboard standar ₹4,999, dan Focus Keyboard yang lebih canggih dipatok ₹8,999.

Artinya, biaya awal Xiaomi Pad 8 bisa terlihat kompetitif, tetapi total belanja dapat naik cukup jauh saat pengguna ingin melengkapinya untuk kerja penuh. Di titik ini, paket penjualan Motorola menjadi nilai tambah yang sulit diabaikan.

Baterai dan daya tahan harian

Moto Pad 70 Pro membawa baterai 10,200mAh dengan dukungan pengisian cepat 45W. Tablet ini juga memiliki rating IP52 yang berarti tahan terhadap debu ringan dan percikan air kecil.

Xiaomi Pad 8 dibekali baterai 9,200mAh dan sama-sama mendukung pengisian 45W. Xiaomi memperkirakan tablet ini bisa bertahan sekitar 9,3 jam untuk pemutaran video.

Untuk pemakaian kerja campuran dalam satu hari, keduanya diposisikan cukup aman. Namun, kapasitas baterai yang lebih besar memberi Moto Pad 70 Pro sedikit keunggulan saat dipakai bepergian lebih lama tanpa akses mudah ke colokan listrik.

Audio juga menjadi bagian dari pengalaman harian, terutama untuk rapat video dan hiburan setelah jam kerja. Moto Pad 70 Pro membawa sistem empat speaker yang disetel JBL untuk menghasilkan suara yang lebih jelas.

Harga terbaru dan siapa yang lebih cocok

Harga Xiaomi Pad 8 saat ini sudah berubah karena kelangkaan komponen. Model dasar 8GB/128GB kini dijual ₹35,999, varian 12GB/256GB ₹38,999, dan model Nano Texture berada di ₹40,999.

Moto Pad 70 Pro meluncur dengan harga ₹36,999 untuk versi 8GB/128GB. Pembeli awal bisa mendapatkannya di ₹32,999 melalui penawaran bank.

Dari peta harga tersebut, Xiaomi Pad 8 tetap menarik bagi pengguna yang mengutamakan portabilitas, rasio layar untuk membaca, dan opsi layar anti-glare. Sementara itu, Moto Pad 70 Pro lebih mengarah ke pengguna yang ingin layar besar, stylus bawaan, baterai lebih besar, dan perlindungan percikan air dalam satu paket yang lebih siap untuk kerja sejak awal.

Source: www.gizmochina.com

Terkait