Popularitas HP lipat Samsung di Indonesia naik bukan hanya karena desainnya yang unik. Daya tarik utamanya justru ada pada fitur canggih yang langsung terasa membantu aktivitas harian, terutama bagi pengguna yang membutuhkan perangkat kerja serbaguna.
Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7 kini makin banyak direkomendasikan karena dianggap bisa mendongkrak efisiensi kerja. Data internal terbaru menunjukkan 70 persen pengguna sangat merekomendasikan jajaran ponsel lipat ini untuk kebutuhan multitasking yang semakin padat.
Tiga fitur AI yang paling sering dipakai
Fitur yang paling banyak disukai pengguna datang dari ekosistem Multimodal AI yang tertanam di dalam perangkat. Samsung juga membekalinya dengan One UI 8 dan pembaruan Enhanced Personalization agar alur kerja yang padat bisa dibuat lebih ringkas.
Tiga fitur AI yang paling sering digunakan adalah Circle to Search with Gemini, Note Assist, dan Now Brief. Ketiganya punya fungsi berbeda, tetapi sama-sama dibuat untuk memangkas langkah kerja di layar.
Circle to Search with Gemini memudahkan pencarian informasi visual atau teks di layar dengan gerakan melingkar instan. Pengguna tidak perlu berpindah aplikasi untuk mencari detail yang sedang dilihat.
Note Assist membantu menyusun, merangkum, dan menerjemahkan dokumen panjang atau catatan rapat dalam hitungan detik. Fitur ini relevan bagi pengguna yang sering bekerja dengan materi tertulis dan perlu hasil cepat.
Now Brief menyajikan ringkasan jadwal kerja, berita penting, dan informasi cuaca harian secara otomatis saat pengguna memulai hari. Fitur ini cocok untuk pengguna yang ingin langsung mendapat gambaran aktivitas tanpa membuka banyak aplikasi lebih dulu.
Layar besar untuk kerja lebih fleksibel
Selain AI, faktor bentuk HP lipat Samsung juga menjadi alasan kuat mengapa perangkat ini disukai. Layar yang lebih luas memberi ruang visual yang jauh lebih besar dibandingkan smartphone biasa.
Kondisi itu membuat pengguna bisa menjalankan aplikasi rapat virtual berdampingan dengan dokumen kerja. Aktivitas pesan singkat juga bisa dibuka bersamaan lewat mode split-screen tanpa harus terus berganti layar.
Ruang visual yang masif ini terutama terasa di Galaxy Z Fold7. Pengalaman multitasking menjadi lebih nyaman karena beberapa aplikasi dapat dibuka sekaligus dalam satu genggaman.
Kombinasi layar luas dan AI membuat HP lipat Samsung dipakai tidak hanya untuk konsumsi konten, tetapi juga untuk kerja aktif. Dari penyuntingan dokumen sampai koordinasi harian, perangkat ini dirancang agar pengguna tetap produktif di banyak situasi.
Dibuat untuk pengalaman mobile yang lebih matang
Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, menegaskan bahwa foldable bukan lagi sekadar tren pelengkap estetika. Ia menyebut Galaxy Z Fold7 dan Flip7 mempertegas kematangan teknologi Samsung yang memberi nilai nyata bagi produktivitas pengguna.
Samsung juga menempatkan investasi teknologi jangka panjang sebagai dasar pengembangan perangkat generasi ketujuh ini. Hasilnya terlihat pada ketahanan engsel bodi dan efisiensi konsumsi daya baterai yang disebut semakin matang.
Di sisi lain, integrasi SmartThings membuat ponsel lipat ini dapat berfungsi sebagai pusat kendali aktivitas digital modern. Pengguna bisa memakainya untuk urusan profesional, pendidikan, hingga hiburan sepanjang hari.
Dengan kombinasi Multimodal AI, layar luas, dan integrasi ekosistem yang lebih rapi, Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7 tampil sebagai dua perangkat yang paling menonjol di kelasnya. Tiga fitur AI yang paling disukai pengguna memperlihatkan bahwa ponsel lipat Samsung kini tidak hanya menjual bentuk, tetapi juga cara kerja yang lebih cepat dan praktis.
