realme P4 Series langsung mencuri perhatian di pasar smartphone Indonesia karena membawa baterai jumbo dengan harga yang masih ada di kisaran 1 jutaan. Di tengah persaingan kelas menengah yang makin padat, realme memilih jalur yang berbeda dengan menonjolkan daya tahan baterai, pendinginan, dan fitur gaming ketimbang sekadar mengejar chipset kencang.
Langkah ini terasa relevan untuk pengguna yang ingin bermain game lebih lama tanpa sering mencari colokan. Strategi penjualan yang dilakukan secara online juga membuat banderolnya lebih kompetitif dan membuka peluang lebih besar bagi pembeli yang berburu ponsel terjangkau dengan fitur lengkap.
Baterai besar jadi daya tarik utama
Varian tertinggi, realme P4x, dibekali baterai 8.000 mAh. Kapasitas ini ditujukan untuk mendukung gaming, menonton video, hingga aktivitas kerja dalam durasi panjang tanpa cepat habis daya.
Pengisian dayanya juga dibuat praktis lewat 45W Fast Charging. realme menambahkan Bypass Charging agar suhu perangkat lebih stabil saat dipakai bermain sambil diisi, serta Reverse Charging 6W yang memungkinkan ponsel ini dipakai sebagai power bank untuk perangkat lain.
Performa disiapkan untuk penggunaan harian dan gaming
Di sektor mesin, realme P4x mengandalkan chipset UNISOC T7250. Kombinasi ini dipadukan dengan RAM dinamis hingga 24 GB dan memori internal sampai 256 GB untuk mendukung multitasking dan menjalankan game populer dengan lebih lancar.
Layar 120Hz Ultra Smooth Display ikut memperkuat sisi hiburan karena animasi terasa lebih mulus. Agar performa tetap konsisten saat dipakai lama, realme memasang Graphite Cooling System seluas 10.000 mm² untuk membantu meredam panas.
Fitur pendukung gaming juga cukup lengkap. Ada Game Space, Ultra Boost, optimasi jaringan, dan mode Do Not Disturb, sementara perangkat ini juga membawa sertifikasi MIL-STD-810H, perlindungan ArmorShell, dan sertifikasi IP64.
P4 Lite jadi opsi lebih murah
Bagi pembeli yang ingin harga lebih rendah, realme P4 Lite hadir sebagai alternatif. Model ini membawa baterai 7.000 mAh yang masih cukup besar untuk menemani aktivitas seharian, termasuk bermain game dan melakukan panggilan suara dalam waktu lama.
Meski pengisian dayanya hanya 15W Fast Charging, P4 Lite tetap mendapat Reverse Charging 6W dan Bionic Repair Technology untuk menjaga kesehatan baterai hingga ribuan siklus pengisian. Dari sisi desain, realme memakai konsep Future Tech Design dengan bodi ramping agar tetap nyaman digenggam.
Spesifikasi dan harga realme P4 Series
Kedua model sama-sama memakai chipset UNISOC T7250, tetapi ada perbedaan pada kapasitas RAM dan baterai. Berikut ringkasannya:
| Model | Baterai | RAM dinamis | Penyimpanan | Layar | Charging | Harga promo |
|---|---|---|---|---|---|---|
| realme P4x | 8.000 mAh | hingga 24 GB | hingga 256 GB | 120Hz Ultra Smooth Display | 45W Fast Charging | mulai Rp2.299.000 |
| realme P4 Lite | 7.000 mAh | hingga 12 GB | hingga 256 GB | 6,8 inci HD+ 120Hz | 15W Fast Charging | mulai Rp1.749.000 |
Varian tertinggi realme P4x dibanderol hingga Rp3.099.000. Sementara realme P4 Lite dipasarkan sampai Rp2.599.000, membuatnya tetap berada di area harga yang relatif terjangkau untuk kelas entry-level.
Layak dibeli atau tidak?
Dilihat dari kombinasi baterai besar, layar 120Hz, fitur gaming, dan sistem pendingin, realme P4 Series tampak menyasar pengguna yang butuh ponsel awet untuk aktivitas panjang. Segmen yang paling cocok adalah gamer kasual, pelajar, mahasiswa, dan pekerja yang ingin smartphone tahan lama tanpa biaya besar.
Penjualan perdana dilakukan lewat Flash Sale mulai 7 Juli 2026 di Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, Lazada, Blibli, dan Akulaku. Beberapa varian memori juga hadir secara eksklusif di platform tertentu, sehingga calon pembeli perlu memperhatikan ketersediaannya sebelum memilih model yang paling pas.
Source: pemmzchannel.com






