Lenovo merilis ponsel khusus anak sekolah yang menonjolkan fitur AI untuk belajar, sekaligus kontrol orangtua yang ketat. Perangkat bernama AI Student Phone ini juga memungkinkan orangtua memantau lokasi anak secara real time melalui GPS.
Yang membuatnya berbeda, ponsel ini tidak dibekali gim, web browser, maupun media sosial. Lenovo justru menempatkan fungsi belajar, keamanan, dan komunikasi dasar sebagai fokus utama perangkat.
AI Student Phone sudah meluncur di pasar China dengan harga 299 yuan. Menurut Gizmochina, harga itu setara sekitar Rp 789.000.
Bagi orangtua, nilai jual paling menonjol ada pada fitur pengawasan jarak jauh. Ponsel ini mendukung geofencing, sehingga sistem bisa mengirim notifikasi ketika anak masuk atau keluar dari area tertentu seperti rumah atau sekolah.
Pengaturan perangkat dilakukan lewat aplikasi pendamping. Dari sana, orangtua dapat memblokir panggilan dari nomor tidak dikenal, menjadwalkan waktu ponsel menyala dan mati otomatis, hingga mengaktifkan classroom mode.
Saat classroom mode aktif pada jam sekolah, fungsi ponsel dibatasi secara ketat. Perangkat hanya menampilkan waktu dan tetap bisa dipakai untuk panggilan darurat SOS.
Pendekatan ini menunjukkan Lenovo tidak memosisikan AI Student Phone sebagai smartphone hiburan. Perangkat lebih diarahkan sebagai alat komunikasi dan belajar yang membatasi distraksi digital untuk anak.
Fitur AI untuk belajar
Fitur utama ponsel ini terletak pada tombol fisik AI. Tombol itu dipakai untuk memanggil asisten suara yang dirancang membantu kebutuhan belajar anak.
Melalui fitur tersebut, pengguna bisa mengajukan pertanyaan pengetahuan umum. Anak juga dapat meminta bantuan untuk mengerjakan pekerjaan rumah.
Lenovo turut menyertakan perpustakaan materi belajar di dalam perangkat. Isinya mencakup kumpulan rumus matematika dan kosakata bahasa Inggris.
Akses ke materi itu disediakan tanpa browsing internet. Artinya, anak tidak diberi akses web bebas seperti pada smartphone biasa.
Kombinasi tombol AI dan materi belajar internal membuat perangkat ini tampil berbeda di kelas ponsel anak. Lenovo tampaknya mencoba menyeimbangkan unsur teknologi AI dengan pembatasan akses yang lebih ketat.
Desain sederhana, fungsi tetap lengkap
Secara umum, AI Student Phone lebih dekat ke feature phone ketimbang smartphone konvensional. Bentuk dan pendekatannya menekankan kesederhanaan, bukan konsumsi aplikasi.
Perangkat ini memakai layar sentuh 1,83 inci. Lenovo melapisi layar tersebut dengan Panda Glass yang disebut tahan benturan.
Layar juga mendukung input tulisan tangan. Fitur ini memberi cara interaksi tambahan selain tombol fisik AI yang menjadi pusat fungsi belajar.
Untuk daya, Lenovo membekalinya dengan baterai 1.850 mAh. Perangkat juga mendukung jaringan 4G.
Menariknya, ponsel ini tidak membutuhkan kartu SIM IoT khusus. Dengan begitu, perangkat tetap dapat digunakan untuk panggilan suara maupun video HD.
Fungsi komunikasi itu menjadi bagian penting dari konsep perangkat. Anak tetap bisa terhubung, tetapi dalam lingkungan penggunaan yang lebih terkendali.
Pembayaran dan pengawasan transaksi
Selain belajar dan pelacakan lokasi, Lenovo juga memasukkan fitur pembayaran berbasis kode QR. Fitur ini memungkinkan anak melakukan transaksi di toko menggunakan perangkat tersebut.
Kontrol tetap berada di tangan orangtua melalui aplikasi pendamping. Orangtua dapat mengatur batas pengeluaran sekaligus memantau seluruh transaksi yang dilakukan.
Kehadiran fitur ini memperluas fungsi ponsel dari sekadar alat komunikasi. AI Student Phone juga diposisikan sebagai perangkat yang mendukung aktivitas harian anak di luar rumah.
Namun, Lenovo tetap menjaga pendekatan pengawasan. Setiap transaksi bisa dilihat orangtua, sehingga penggunaan uang digital oleh anak tidak dibiarkan tanpa kontrol.
Warna dan aksesori
Sebagai pelengkap, Lenovo menyertakan tali gantung atau lanyard yang bisa dilepas-pasang. Aksesori ini dibuat agar ponsel lebih mudah dibawa anak saat bepergian.
Di pasar China, AI Student Phone tersedia dalam tiga pilihan warna. Opsi warnanya meliputi orange-white, pink, dan biru.
Dengan kombinasi AI untuk belajar, pelacakan GPS real time, geofencing, pembatasan panggilan, dan mode kelas, Lenovo menghadirkan perangkat yang menyasar kebutuhan spesifik keluarga. Produk ini bukan ponsel anak biasa, melainkan perangkat komunikasi ringkas yang dirancang untuk membantu belajar sambil memberi orangtua kendali lebih besar atas keamanan dan penggunaan harian anak.
Source: tekno.kompas.com






