Ponsel dengan RAM 4GB kembali muncul di segmen harga yang dulu identik dengan spesifikasi lebih lega. Perubahan ini memicu pertanyaan baru: apakah era 4GB RAM di ponsel benar-benar kembali pada 2026.
Pemicu utamanya bukan tren desain produk, melainkan lonjakan harga memori dan penyimpanan yang disebut telah memengaruhi banyak kategori elektronik. Dampaknya kini terlihat jelas di pasar smartphone, termasuk pada perangkat yang dibanderol di atas 20.000 rupee.
OnePlus menjadi sorotan setelah meluncurkan OnePlus N6 di India dengan varian dasar 4GB RAM seharga 22.999 rupee. Konfigurasi ini dianggap tidak lazim untuk ponsel di kelas harga tersebut.
Dalam beberapa tahun terakhir, banyak merek cenderung menghindari kombinasi harga di atas 20.000 rupee dengan RAM 4GB. Karena itu, kehadiran OnePlus N6 dipandang sebagai sinyal bahwa tekanan biaya komponen mulai mengubah standar minimum spesifikasi.
Harga memori mengubah peta spesifikasi
Kenaikan biaya RAM dan storage disebut sudah berlangsung sejak akhir 2025. Kondisi itu tidak hanya menekan pasar ponsel, tetapi juga desktop, laptop, hingga TV.
Laporan yang sama menyebut situasi ini sebagai “RAMpocalypse”, merujuk pada lonjakan harga komponen memori yang jauh lebih besar dari perkiraan awal. Efeknya disebut meluas ke hampir seluruh perangkat komputasi dan hiburan.
Dampak ekstrem dari kenaikan harga itu juga dikaitkan dengan perangkat lain di luar smartphone. Konsol baru seperti Steam Machine disebut meluncur di kisaran sekitar ₹1 lakh, sementara rumor harga PS6 juga sempat mengarah ke angka yang sama.
Dalam konteks itulah, ponsel 4GB RAM tidak lagi terlihat sebagai keputusan produk yang berdiri sendiri. Spesifikasi tersebut lebih mencerminkan upaya produsen menahan harga jual di tengah biaya komponen yang terus tinggi.
OnePlus N6 jadi contoh paling jelas
OnePlus N6 menjadi contoh paling menonjol karena masuk ke pasar budget, tetapi membawa RAM 4GB pada harga 22.999 rupee. Di kelas ini, banyak konsumen biasanya mengharapkan setidaknya 6GB atau 8GB RAM.
Perbandingan dengan perangkat generasi sebelumnya membuat langkah ini terasa lebih kontras. Poco F6, misalnya, disebut pernah dibeli pada harga 22.999 rupee dengan RAM 8GB sekitar satu setengah tahun lalu.
Perubahan itu menunjukkan bahwa ukuran RAM tidak lagi bisa dibaca hanya dari level harga. Harga yang sama kini bisa memberi kapasitas memori yang lebih rendah dibanding periode sebelumnya.
Bahkan setelah krisis harga memori mulai terasa, ponsel yang meluncur pada 2026 disebut masih umumnya menawarkan minimal 6GB RAM pada model dasar. Karena itu, keputusan menghadirkan OnePlus N6 4GB di atas 20.000 rupee dinilai sebagai penurunan standar yang cukup tajam.
Bukan kasus tunggal
Yang lebih penting, OnePlus N6 disebut kemungkinan bukan ponsel terakhir dengan RAM 4GB di rentang 20.000 hingga 25.000 rupee. Tekanan yang sama bahkan disebut bisa mendorong konfigurasi serupa muncul di kisaran 30.000 rupee.
Artinya, kemunculan RAM 4GB di ponsel modern tidak lagi bisa dipandang sebagai anomali satu merek. Jika harga memori tetap tinggi, spesifikasi yang dulu dianggap terlalu minim bisa kembali menjadi pemandangan umum.
Pandangan ini diperkuat oleh informasi mengenai Strategic Customer Agreements atau SCA yang sedang ditandatangani produsen memori seperti Micron dan lainnya. Kesepakatan tersebut disebut berpotensi membuat harga RAM dan storage tetap tinggi hingga 2030.
Jika skenario itu bertahan, produsen ponsel akan menghadapi pilihan sulit antara menaikkan harga atau memangkas spesifikasi dasar. Dalam situasi seperti itu, RAM 4GB berpeluang kembali menjadi kompromi yang lebih sering ditemui.
Apa artinya bagi pasar ponsel
Bagi pasar, perubahan ini bisa menggeser ekspektasi konsumen terhadap ponsel kelas menengah bawah. Angka RAM yang dulu cepat naik dari 4GB ke 6GB dan 8GB kini tidak lagi bergerak sejalan dengan harga.
Bagi merek, tekanan biaya komponen dapat memaksa penataan ulang portofolio. Varian dasar mungkin dibuat lebih agresif dari sisi harga jual, tetapi dengan kapasitas memori yang lebih rendah dari standar sebelumnya.
Karena itu, pertanyaan apakah era 4GB RAM kembali pada 2026 tidak lagi terdengar berlebihan. Dengan harga memori dan penyimpanan yang belum menunjukkan penurunan, ponsel 4GB RAM justru bisa menjadi bagian lebih umum dari lanskap smartphone dalam waktu dekat.
Source: tech.sportskeeda.com






