Huawei Mate XT 2 dan Mate X8 Siap Lompat Jauh, Upgrade Chipset Ini Bisa Jadi Pembeda Besar

Huawei disebut sedang menyiapkan dua ponsel lipat baru untuk paruh kedua tahun ini, dan sorotan utamanya mengarah pada lompatan chipset yang cukup besar. Bocoran terbaru menyebut lini penerus Mate XT dan seri Mate X akan memakai Kirin generasi baru, bukan melanjutkan jalur Kirin 9030 seperti yang sempat diperkirakan.

Informasi ini penting karena peningkatan tidak hanya disebut terjadi di sisi performa, tetapi juga pada kamera, baterai, dan penyempurnaan desain lipatan. Jika bocoran tersebut akurat, Huawei berpotensi membawa paket pembaruan yang lebih menyeluruh pada generasi foldable berikutnya.

Menurut pembocor Digital Chat Station di Weibo, Huawei berencana meluncurkan satu ponsel tri-fold baru dan satu foldable model book-style pada paruh kedua tahun ini. Nama perangkatnya memang belum disebut, tetapi arahnya diduga mengacu pada Huawei Mate XT 2 dan Mate X9.

Fokus terbesar ada pada chipset yang disebut sebagai Kirin flagship generasi berikutnya. Indikasinya, Huawei bisa langsung melompat ke lini Kirin 9050 dan melewati seri Kirin 9030 sepenuhnya.

Untuk model tri-fold, perangkat ini disebut berpeluang debut dengan Kirin 9050 Pro. Bocoran yang sama juga menyebut perangkat tersebut kemungkinan hadir dengan HarmonyOS 7, yang menandakan pembaruan di sisi perangkat lunak akan berjalan seiring dengan peningkatan hardware.

Laporan sebelumnya menyebut chip baru itu bisa memakai arsitektur logika bertumpuk vertikal dua lapis. Pendekatan ini dikatakan dirancang untuk meningkatkan performa dan efisiensi daya tanpa harus bergantung pada proses manufaktur yang lebih maju.

Chipset baru jadi daya tarik utama

Jika benar dipakai pada Mate XT 2 dan foldable book-style terbaru Huawei, Kirin 9050 akan menjadi salah satu titik pembeda paling jelas dari generasi sebelumnya. Peningkatan ini juga relevan karena ponsel lipat membutuhkan keseimbangan ketat antara kinerja tinggi, pengelolaan panas, dan konsumsi daya yang efisien.

Pada perangkat foldable, tuntutan terhadap chipset memang lebih besar dibanding ponsel biasa. Layar besar, mode multitasking, dan modul kamera kelas atas membuat efisiensi daya menjadi faktor yang sama pentingnya dengan performa mentah.

Selain chipset, bocoran juga menyinggung adanya penyempurnaan pada desain lipatan untuk model tri-fold. Detail teknisnya belum dibuka, tetapi indikasi ini menunjukkan Huawei tidak hanya mengejar spesifikasi, melainkan juga pengalaman penggunaan dan desain mekanis perangkat.

Untuk model book-style, Digital Chat Station menyebut perangkat ini akan memakai layar dalam 8,15 inci dan layar penutup 6,5 inci. Ukuran itu menempatkannya sebagai foldable yang tetap mengedepankan area kerja luas saat dibuka, namun masih mempertahankan layar luar yang fungsional untuk penggunaan cepat.

Kamera dan baterai ikut naik kelas

Bocoran yang sama juga mengarah pada peningkatan besar di sektor kamera. Foldable Huawei berikutnya disebut bisa memakai sensor utama 1/1,3 inci, ditemani kamera telefoto periskop, serta modul kamera yang dibuat lebih ringkas.

Kombinasi ini menarik karena perangkat lipat sering menghadapi keterbatasan ruang internal. Jika Huawei mampu memasukkan sensor besar dan lensa periskop ke bodi yang tetap ramping, itu akan menjadi langkah penting dalam evolusi desain foldable.

Dari sisi daya, perangkat-perangkat baru ini disebut akan membawa baterai dengan kapasitas yang “dimulai dengan angka enam”. Ungkapan itu mengarah pada kapasitas di atas 6.000mAh, sebuah angka yang tergolong besar untuk kategori ponsel lipat.

Kapasitas semacam itu berpotensi menjadi nilai jual tersendiri. Layar besar dan form factor lipat biasanya membuat daya tahan baterai menjadi perhatian utama, sehingga peningkatan kapasitas akan sangat relevan bagi calon pembeli.

Soal harga, kedua perangkat itu disebut akan diposisikan di kisaran 10.000 Yuan. Angka tersebut menunjukkan Huawei tampaknya tetap menempatkan lini ini di segmen premium, sejalan dengan statusnya sebagai perangkat lipat flagship.

Jadwal dan varian warna yang mulai terungkap

Untuk waktu peluncuran, bocoran menyebut Huawei bisa memperkenalkan generasi foldable berikutnya seawal September. Meski belum ada konfirmasi resmi dari perusahaan, jendela waktu ini sejalan dengan laporan bahwa peluncuran ditargetkan pada paruh kedua tahun ini.

Laporan sebelumnya juga menyebut Mate XTs akan hadir dalam beberapa pilihan warna, yakni Mystic Black, Auspicious Red, Crimson Purple, dan Bright White. Kehadiran banyak warna mengindikasikan Huawei masih memberi perhatian besar pada aspek gaya dan diferensiasi visual di kelas foldable premium.

Sampai saat ini, seluruh detail tersebut masih berada di ranah bocoran dan belum diumumkan langsung oleh Huawei. Namun, jika informasi dari Digital Chat Station dan laporan-laporan sebelumnya terbukti akurat, Mate XT 2 dan foldable book-style terbaru Huawei bisa menjadi dua perangkat yang paling menarik untuk dipantau dalam gelombang peluncuran ponsel lipat berikutnya.

Source: www.gizmochina.com
Terkait