Memasuki pertengahan 2026, Xiaomi, Redmi, dan Poco masih jadi tiga nama yang paling agresif di pasar smartphone Indonesia. Yang paling menarik, lini harganya kini membentang sangat jauh, dari kelas Rp1 jutaan sampai flagship Rp19 jutaan.
Bagi pembeli yang mengejar harga terendah, ada Poco C71 seharga Rp1.799.000 dan Redmi A7 Pro di Rp1.849.000. Keduanya membuka akses ke ekosistem Android modern tanpa perlu menyiapkan dana besar.
Harga termurah masih ada di kelas Rp1 jutaan
Dari tiga merek ini, Poco kembali tampil sebagai opsi paling murah lewat C71 dengan konfigurasi 4 GB/128 GB. Redmi juga ikut mengisi segmen bawah melalui A7 Pro 4 GB/64 GB, yang masih dipasarkan di bawah Rp2 juta.
Di kelas ini, Xiaomi, Redmi, dan Poco menunjukkan strategi yang jelas. Poco mengejar value for money, Redmi fokus pada keseimbangan harga dan fitur, sedangkan Xiaomi memegang posisi premium.
Daftar harga Xiaomi resmi
Untuk seri utama Xiaomi, pilihan terbaru dimulai dari Xiaomi 17T. Model ini dijual Rp8.999.000 dengan RAM 12 GB dan ROM 256 GB.
Di atasnya ada Xiaomi 17T Pro seharga Rp11.999.000, lalu Xiaomi 17 di Rp14.999.000. Puncaknya adalah Xiaomi 17 Ultra yang dibanderol Rp19.999.000 dengan konfigurasi 16 GB/512 GB.
Xiaomi 17 Ultra menjadi model paling tinggi di jajaran ini. Perangkat tersebut memakai Snapdragon 8 Gen 4 dan sistem kamera quad-Leica dengan sensor utama 200MP.
Harga Redmi Juli 2026 merata dari bawah ke tengah
Redmi tetap menjadi tulang punggung di segmen menengah-bawah. Line-up-nya diawali Redmi A7 Pro Rp1.849.000, lalu Redmi 15C Rp2.349.000 dan Redmi 15 Rp2.699.000.
Masuk ke kelas yang lebih tinggi, Redmi Note 15 dijual Rp2.899.000, sedangkan Redmi Note 15 5G berada di Rp3.499.000. Dua model teratasnya adalah Redmi Note 15 Pro 5G Rp5.099.000 dan Redmi Note 15 Pro+ 5G Rp6.399.000.
Redmi Note 15 Pro+ 5G juga membawa pembeda paling besar di keluarga ini. Model tersebut menjadi satu-satunya Redmi yang mendukung pengisian daya 120W dan diklaim dapat mengisi baterai 5.000 mAh penuh dalam 18 menit.
Poco menekan harga sambil tetap membawa performa
Poco mempertahankan identitasnya sebagai merek yang menonjolkan performa. Di seri C, C71 diposisikan sebagai model termurah, lalu C81 Pro dijual Rp1.899.000 dan C85 Rp2.249.000.
Di kelas menengah, Poco M7 hadir di Rp2.749.000 dan M7 Pro 5G di Rp3.399.000. Sementara itu, Poco X7 5G dipasarkan Rp4.399.000, disusul X8 Pro Rp5.799.000 dan X8 Pro Max Rp7.499.000.
Untuk kelas atas, Poco F7 Ultra dibanderol Rp8.999.000 dan Poco F8 Pro Rp9.999.000. Poco F8 Pro menjadi satu-satunya ponsel di bawah Rp10 juta yang memakai layar LTPO AMOLED 2K 144Hz dan pendingin cair vapor chamber.
Perbedaan posisi tiap merek makin jelas
Xiaomi menempatkan diri di area inovasi flagship dan pengalaman premium. Redmi tetap kuat sebagai pilihan rasional bagi pengguna umum, sementara Poco menyasar mereka yang mencari performa gaming dan nilai lebih.
Pembagian itu juga terlihat dari rentang harga masing-masing lini. Redmi bergerak dari Rp1.849.000 hingga Rp6.399.000, Poco dari Rp1.799.000 hingga Rp9.999.000, sedangkan Xiaomi berada di kisaran Rp8.999.000 sampai Rp19.999.000.
Pilihan paling relevan untuk tiap anggaran
Untuk bujet di bawah Rp2 juta, Poco C71 dan Redmi A7 Pro menjadi dua opsi paling menonjol. Keduanya cocok untuk kebutuhan dasar dan tetap menjaga harga tetap rendah.
Di rentang Rp3 juta sampai Rp5 juta, Redmi Note 15 5G dan Poco X7 5G terlihat paling seimbang. Sementara itu, pada kelas Rp6 juta sampai Rp10 juta, Redmi Note 15 Pro+ 5G dan Poco F7 Ultra menonjol karena membawa fitur yang lebih serius.
Bagi pembeli yang menargetkan flagship, Xiaomi 17 Ultra tetap menjadi model tertinggi di daftar ini. Dengan harga Rp19.999.000, perangkat tersebut menyasar pengguna yang mencari kamera profesional dan desain premium.







