Kejaran 156 MPH Berakhir Crash, Sopir Corvette Bilang Tinggal Beli Lagi

Sebuah pengejaran yang berawal dari pelanggaran registrasi berakhir dengan tabrakan, penangkapan, dan komentar yang justru membuat kasus ini makin mencolok. Menurut Arkansas State Police, pengemudi Chevrolet Corvette itu sempat melaju hingga 156 mph saat mencoba kabur dari polisi.

Kasus ini bermula pada pagi 15 Juni di northbound Interstate 55 di Mississippi County, Arkansas. Trooper Arellano disebut melihat Corvette merah dengan penutup plat, lalu hasil pengecekan registrasi menunjukkan tag kendaraan itu sudah kedaluwarsa beberapa bulan sebelumnya.

Saat lampu darurat dinyalakan dekat mile marker 55, polisi mengatakan pengemudi tidak berhenti. Mobil sport itu justru tancap gas, dan catatan radar menunjukkan kecepatan lebih dari 150 mph sebelum akhirnya mencapai 156 mph.

Pengejaran itu berlanjut melewati batas negara bagian menuju Missouri. Di sana, trooper Missouri State Highway Patrol sudah menyiapkan stop sticks, dan Corvette melindas perangkat itu dengan ban sisi kiri tetapi tetap melaju.

Aksi kejar-kejaran baru berhenti setelah pengemudi mengerem mendadak beberapa mil kemudian. Trooper ASP yang berada di belakangnya tidak sempat mengurangi kecepatan dan menabrak bagian belakang Corvette saat mencoba melakukan maneuver penghentian.

Benturan itu membuat kedua kendaraan tidak bisa digunakan lagi. Setelah mobil berhenti total, pengemudi keluar sambil membawa ransel lalu berusaha kabur dengan lari kaki sebelum akhirnya menyerah di sebuah ladang dekat lokasi.

Polisi kemudian mengidentifikasi pria itu sebagai Jayden Atreeyian Smith, 28 tahun, dari West Point, Mississippi. Dalam laporan kejadian dan catatan penjara, petugas menemukan dua key fob Ram TRX, satu key fob Dodge SRT, dan SIM milik Smith di dalam ransel tersebut.

Pemeriksaan lanjutan terhadap Corvette juga disebut menemukan 0,12 gram dugaan ganja. Saat dimasukkan ke kendaraan patroli, polisi mengatakan Smith menanggapi kerusakan mobil sport itu dengan nada santai dan menyebut dirinya akan “simply buy another one.”

Pernyataan itu menambah sorotan pada kasus yang sejak awal sudah menonjol karena kecepatan tinggi dan lintas negara bagian. Smith kemudian ditahan atas sejumlah dakwaan, termasuk felony fleeing in a vehicle yang menciptakan bahaya kematian yang substansial, felony fleeing on foot yang berujung cedera, reckless driving, possession of a controlled substance, tidak memiliki liability insurance, registrasi kedaluwarsa, improper display of tags, serta beberapa pelanggaran lalu lintas lainnya.

Polisi juga menyebut penutup plat pada Corvette tidak otomatis ilegal di Arkansas selama tidak menutupi plat atau mengurangi reflektivitasnya. Dalam kasus ini, masalah utama bukan hanya penutup plat, melainkan status registrasi yang sudah habis dan keputusan pengemudi untuk terus melaju hingga kecepatan ekstrem.

Source: www.carscoops.com
Terkait